Usai Juara Maraton, Robi Syianturi Lepas Singlet Bersejarah untuk Korban Bencana Sumatera
Richard Andreas | 17 Desember 2025 14:28
Bola.net - Prestasi gemilang di lintasan lari bukan satu-satunya hal yang membanggakan dari sosok Robi Syianturi. Usai memastikan diri sebagai peraih medali emas nomor maraton putra di SEA Games 2025, pelari jarak jauh andalan Indonesia ini melakukan aksi solidaritas yang menyentuh hati.
Robi memutuskan untuk melelang singlet (kaos lari) berwarna putih yang ia kenakan saat berjuang menaklukkan rute 42 kilometer. Pelelangan ini dilakukan secara terbuka melalui kolom komentar di akun Instagram pribadinya.
Dedikasi untuk Korban Bencana
Robi mengungkapkan bahwa seluruh hasil lelang tersebut tidak akan masuk ke kantong pribadinya, melainkan didonasikan untuk masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera. Niat mulia ini ternyata sudah tertanam di benak Robi sejak awal kedatangannya di ajang olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut.
"Saya ingin berbagi, dan ingin masyarakat teman-teman yang ada di Sumatera agar mereka merasakan perjuangan saya berlari sepanjang 42 kilometer," ujar Robi menjelaskan filosofi di balik lelang jerseynya.
Ia berharap, langkah kecil ini dapat membawa manfaat luas bagi mereka yang membutuhkan dan menjadi jalan keberkahan bagi kariernya ke depan.
Tampil Kompetitif di Nomor 10.000 Meter
Tak hanya sibuk dengan aksi sosial, Robi juga kembali turun ke lintasan hanya beberapa hari setelah menguras fisik di nomor maraton. Pada Selasa lalu, ia berlaga di nomor 10.000 meter putra yang digelar di Stadion Supachalasai, Bangkok.
Meski kondisi kakinya terasa "panas" akibat kelelahan pasca-maraton, Robi tetap mampu tampil kompetitif. Ia finis di posisi kelima dengan catatan waktu 31 menit 03,34 detik.
"Alhamdulillah cukup senang, after marathon masih bisa lari di sub 31 menit. Bersyukur kepada Allah SWT bisa finis walau kaki panas," ungkapnya penuh syukur.
Apresiasi untuk Rikki Martin Simbolon
Kebahagiaan Robi di nomor 10.000 meter semakin lengkap melihat keberhasilan rekan setimnya, Rikki Martin Simbolon. Rikki sukses mempersembahkan medali perunggu bagi Indonesia setelah finis dengan waktu 29 menit 54,64 detik.
"Selamat buat Bang Rikki. Alhamdulillah bisa membawa medali perunggu di nomor 10.000 meter untuk Indonesia. Saya cukup senang, bangga, dan bahagia," tutur Robi mengapresiasi perjuangan rekannya.
Adapun medali emas pada nomor ini diraih oleh pelari Thailand, Tuntivate Kieran (29 menit 41,81 detik), disusul oleh Guermali Yacine dari Filipina yang meraih perak (29 menit 43,94 detik).
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Update Klasemen Perolehan Medali SEA Games 2025 Thailand
- Pertahankan Tradisi Medali SEA Games, Megawati Puji Mentalitas Skuad Muda Voli Putri Indonesia
- Jadwal Semifinal Voli Putra SEA Games 2025: Indonesia vs Vietnam
- Luar Biasa! Taklukkan Tuan Rumah Thailand, Timnas Futsal Putri Indonesia Melaju ke Final SEA Games 2025
- Panen 13 Medali di SEA Games 2025, Tim Renang Indonesia Masih Punya PR Besar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
SEA Games 2025: Tampil Melawan Cedera, Loncat Indah Indonesia Bawa Pulang Perunggu
Olahraga Lain-Lain 20 Desember 2025, 22:03
-
Update Klasemen Perolehan Medali SEA Games 2025 Thailand
Olahraga Lain-Lain 20 Desember 2025, 17:52
-
Daftar Atlet Indonesia Peraih Medali Emas di SEA Games 2025 Thailand
Olahraga Lain-Lain 20 Desember 2025, 17:52
LATEST UPDATE
-
Prediksi Newcastle vs Man Utd 5 Maret 2026
Liga Inggris 4 Maret 2026, 03:15
-
Prediksi Aston Villa vs Chelsea 5 Maret 2026
Liga Inggris 4 Maret 2026, 02:30
-
Prediksi Man City vs Nottm Forest 5 Maret 2026
Liga Inggris 4 Maret 2026, 02:30
-
Prediksi Brighton vs Arsenal 5 Maret 2026
Liga Inggris 4 Maret 2026, 02:30
-
Tempat Menonton Como vs Inter, Coppa Italia 4 Maret 2026
Liga Italia 3 Maret 2026, 23:30
LATEST EDITORIAL
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24








