3 Daya Tarik Neymar yang Bisa Memikat Klub Mana pun
Richard Andreas | 13 Mei 2020 19:15
Bola.net - Terlepas dari sikapnya di luar lapangan, sulit membantah kualitas Neymar sebagai salah satu pesepak bola terbaik di dunia. Keterampilan olah bola Neymar begitu tinggi, sulit disamai.
Bermain di Eropa menjadikan Neymar sebagai pemain dengan nilai transfer termahal di dunia, yakni saat didatangkan Paris Saint-Germain (PSG) dari Barcelona pada 2017. Kala itu, Les Parisiens harus menggelontorkan 220 juta euro demi memboyong bintang asal Brasil tersebut.
Selain itu, selama berkiprah di Benua Biru, Neymar berhasil menjuarai Liga Champions bersama Barcelona. Prestasi tersebut ditorehkan Neymar pada musim keduanya di Catalan, yakni pada 2014-2015.
Selain prestasi, Neymar juga memiliki skill olah bola yang tak perlu diragukan lagi. Pemain yang suka bergonta-ganti model rambut ini kerap unjuk kebolehan saat mengolah si kulit bundar.
Hanya, Neymar belum banyak mengoleksi prestasi mentereng seperti halnya Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Sejauh ini, pemain berusia 28 tahun ini belum pernah meraih trofi individu bergengsi, Ballon d'Or.
Kendati demikian, Neymar tetap dianggap sebagai pemain yang hebat yang ada saat ini.
Berikut tiga aspek yang menjadikan Neymar sebagai pemain hebat:
1. Skill Mengecoh Lawan
Berbicara trik melewati lawan, legenda asal Brasil, Ronaldinho, tak boleh dilewatkan. Tak hanya sekadar mengecoh lawan, Ronaldinho juga memperlihatkan skill yang indah.
Hal serupa juga kerap dilakukan Neymar saat berada di lapangan. Neymar menunjukkan keahliannya tersebut tak hanya menggunakan kaki, tetapi dengan anggota tubuh lainnya.
Beberapa skill yang pernah ditunjukkan Neymar antara lain Rainbow Flick, Aurelio Fooball Trick, The Rabona, dan Body Feint. Skill itu tak hanya ditunjukkan Neymar pada saat latihan, melainkan juga ketika pertandingan resmi.
2. Kontrol Bola dan Visi Bermain yang Bagus
Teknik bermain bola yang diperlihatkan Neymar bisa dibilang berada di atas rata-rata. Neymar memiliki kontrol bola, daya jelajah hingga tendangan yang bagus.
Kepiawaiannya tersebut terus berkembang seiring berjalannya waktu. Selain teknik bermain, Neymar juga mempunyai visi bermain yang bagus.
Kondisi tersebut membuat Neymar beberapa kali dipercaya menjadi kapten Timnas Brasil.
3. Produktivitas Gol
Cristiano Ronaldo dalam kurun waktu tertentu kerap menunjukkan trik bermain bola saat berada di lapangan. Namun, cara bermain tersebut kini telah diubah Ronaldo dan menjadikannya lebih buas dalam urusan mencetak gol karena bermain lebih efektif.
Sementara Neymar, bisa dibilang memiliki skill individu yang lebih baik dari Ronaldo. Hal tersebut kerap ditunjukkan Neymar saat di lapangan.
Kendati demikian, Neymar tak kehilangan produktivitas golnya, terutama bersama Timnas Brasil. Sejauh ini, Neymar sudah mengemas 61 gol dan 41 assist dari 101 penampilan bersama Selecao.
Dalam 400 penampilan, Neymar mampu mengukir 244 gol dan 151 assist. Namun, jika Neymar bisa mengubah gaya permainannya seperti Ronaldo, bukan tidak mungkin produktivitas golnya jauh lebih baik.
Sumber: Ronaldo.com
Disadur dari: Bola.com (Faozan Tri Nugroho/Aning Jati)
Published on: 13 Mei 2020
Baca ini juga ya!
- Manchester City Pede Pep Guardiola Tidak akan Berpaling ke Barcelona
- Diincar Duo Clasico, Ferran Torres Belum Perpanjang Kontrak di Valencia
- Barcelona Bajak Wonderkid Tottenham Ini?
- Juventus Minta Arthur Sebagai Ganti Pjanic, Kasih Gak Nih, Barcelona?
- Diinginkan Barcelona, Pep Guardiola Tergoda untuk Pulang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Real Sociedad vs Barcelona: Barca Keok, Fermin Lopez Tertawakan Keputusan Wasit
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 19:11
-
Barcelona Kantongi 2 Calon Pelatih Pengganti Hansi Flick, Salah Satunya Arteta
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 15:31
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






