'Bayern Tak Bisa Jadi Barca'
Editor Bolanet | 3 Mei 2014 16:28
- Legenda Timnas Jerman, Lothar Matthaus belum lama ini mengeluarkan kritikan terhadap kinerja Josep Guardiola di Bayern Munich. Menurutnya, pelatih asal Spanyol itu mencoba mengubah Die Roten menjadi seperti .
Guardiola menghabiskan waktu empat tahun bersama Blaugrana antara tahun 2008 hingga 2012, di mana kala itu ia mengembangkan sistem permainan yang berorientasi pada penguasaan bola yang kemudian dikenal dengan istilah tiki-taka.
Menurut Matthaus, filosofi sepakbola semacam itu terasa asing bagi sebagian besar pemain Bayern.
Anda tidak bisa membuat mereka bermain dengan cara Catalan. Anda tidak bisa mengharap Bayern bermain sama seperti Barcelona, kritik Matthaus.
Ia juga mengkritisi kebijakan rotasi yang diterapkan oleh sang manajer, semenjak Bayern dipastikan menjadi juara Bundesliga.
Terlalu banyak perubahan. Kapal ini mungkin tidak akan berjalan keluar jalur andai tidak ada begitu banyak perubahan yang dramatis, pungkasnya. [initial]
(gl/rer)
Guardiola menghabiskan waktu empat tahun bersama Blaugrana antara tahun 2008 hingga 2012, di mana kala itu ia mengembangkan sistem permainan yang berorientasi pada penguasaan bola yang kemudian dikenal dengan istilah tiki-taka.
Menurut Matthaus, filosofi sepakbola semacam itu terasa asing bagi sebagian besar pemain Bayern.
Anda tidak bisa membuat mereka bermain dengan cara Catalan. Anda tidak bisa mengharap Bayern bermain sama seperti Barcelona, kritik Matthaus.
Ia juga mengkritisi kebijakan rotasi yang diterapkan oleh sang manajer, semenjak Bayern dipastikan menjadi juara Bundesliga.
Terlalu banyak perubahan. Kapal ini mungkin tidak akan berjalan keluar jalur andai tidak ada begitu banyak perubahan yang dramatis, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 06:21
-
Man of the Match Freiburg vs Bayern: Dayot Upamecano
Bundesliga 26 Oktober 2026, 03:49
-
Hasil Freiburg vs Bayern: Die Roten Menang 3-1
Bundesliga 26 Oktober 2026, 03:44
-
Prediksi Freiburg vs Bayern 25 Oktober 2026
Bundesliga 24 Oktober 2026, 11:19
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



