Cerita Bodo/Glimt Dengan Stadion Rumput Sintetisnya: Bikin Banyak Tamu Terpeleset, Termasuk Timnya Jose Mourinho & Mees Hilgers
Dimas Ardi Prasetya | 27 Agustus 2025 16:44
Bola.net - Pembahasan tentang Bodo/Glimt tak bisa dilepaskan dari rumah mereka: Aspmyra Stadion. Di kota Bodo yang berada dalam lingkar Arktik, stadion ini terkenal dengan permukaan rumput sintetisnya.
Kombinasi cuaca ekstrem, angin, dan dingin yang menusuk tulang membuat Aspmyra kerap membuat tim-tim tamu kewalahan. Pilihan memakai rumput sintetis bukan sekadar gaya, melainkan kebutuhan.
Musim dingin panjang, hujan, bahkan hujan es bisa turun di hari pertandingan, namun laga tetap berjalan karena permukaan buatan lebih stabil dan mudah dibersihkan. UEFA sendiri masih mengizinkan pertandingan resmi di lapangan sintetis asalkan memenuhi standar, sehingga Aspmyra tetap sah untuk kompetisi Eropa.
Dari situ, reputasi “Benteng Arktik” terbentuk. Sejumlah klub top Eropa pernah dibuat kelimpungan di Bodo. Bahkan sebagian harus pulang dengan kekalahan.
Mengapa Aspmyra Memakai Rumput Sintetis?

Bodo berada di utara kutub lingkar Arktik dengan cuaca yang kerap ekstrem. Salju/hujan es bisa turun di hari pertandingan, tetapi rumput sintetis berlapis pemanas bawah permukaan membuat lapangan tidak membeku dan cepat dibersihkan. Karena itu pertandingan tetap aman dimainkan, termasuk di malam bersalju pada laga Eropa.
Aspmyra pertama kali beralih ke rumput sintetis pada 2006, menggantinya pada 2014, lalu kembali diperbarui pada 2022. Data Asosiasi Sepak Bola Norwegia (NFF) mencatat ukuran 68x105 meter dan adanya sistem pemanas, sehingga memenuhi syarat kompetisi. Riwayat pemasangan ini juga tercatat dalam arsip klub dan media Norwegia.
Faktor lain adalah efisiensi. Rumput sintetis lebih tahan pakai, memungkinkan intensitas latihan/pertandingan yang tinggi serta mengurangi biaya perawatan dibanding rumput alami di iklim Bodo. UEFA sejak awal 2000-an membuka peluang laga resmi di lapangan sintetis, sehingga pilihan ini rasional bagi klub Norwegia di wilayah bersuhu rendah.
Benteng Arktik Stabil di Cuaca Ekstrem, Legal di Eropa

Permukaan sintetis dengan pemanas menjaga elastisitas matras dan mereduksi risiko lapangan membeku. Saat badai salju pagi hari, Aspmyra bisa dibersihkan dengan traktor pendorong salju, lalu siap main malamnya tanpa genangan. Ini pernah terjadi jelang perempat final Liga Europa melawan Lazio.
Secara regulasi, UEFA mengizinkan venue berumput sintetis selama lulus sertifikasi mutu dan inspeksi prapertandingan. Karena itu, Bodo/Glimt bisa menjadi tuan rumah fase grup hingga babak gugur di Aspmyra. Beberapa laporan media internasional menyorot bahwa kondisi ini kerap menyetarakan level permainan, terutama bagi tim tamu yang jarang bermain di rumput buatan.
Dampaknya terlihat dari konsistensi performa kandang Glimt di kompetisi Eropa sejak 2021. Rekam jejak itu membangun citra Aspmyra sebagai salah satu venue tersulit di Skandinavia bagi tim tamu yang datang dari iklim dan kebiasaan permukaan berbeda.
Timnya Mourinho Hingga Mees Hilgers Pernah Terpeleset di Aspmyra

Seperti disebut sebelumnya, sudah ada banyak tim yang tumbang ketika bermain menghadapi Bodo/Glimt di Aspmyra. Di antaranya ada tim AS Roma besutan Jose Mourinho.
Tak tanggung-tanggung, Roma dihaiar dengan skor 6-1 di fase grup Conference League 2021/22. Itu juga menjadi salah satu kekalahan terberat sepanjang karier kepelatihan Jose Mourinho saat itu, sekaligus melambungkan nama Bodo/Glimt di panggung Eropa.
Lalu ada eks tim Mourinho yakni FC Porto. Pada pembuka Liga Europa 25 September 2024, Glimt mengalahkan juara Eropa dua kali itu dengan skor 3-2. Meski sempat tertinggal, tuan rumah membalikkan situasi dan mempertahankan keunggulan di Aspmyra.
Di perempat final Liga Europa 2024/25, Glimt menang 2-0 pada leg pertama di Aspmyra melawan Lazio. Laga tersebut diwarnai cuaca bersalju dan jadi contoh nyata bagaimana permukaan sintetis menjinakkan cuaca tanpa menghentikan pertandingan.
Kemudian ada juga hasil negatif yang didapat oleh timnya bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers. Pada laga Liga Europa Februari 2025 lalu, Bodo Glimt menang telak 5-2 atas Twente. Mees bernasib apes karena mencetak gol bunuh diri pada injury time babak kedua.
Baca Juga:
- Hasil Lengkap Liga Champions Tadi Malam: Ada Skor Mencolok, Bagaimana dengan Tim Jose Mourinho?
- Man of the Match Bodo/Glimt vs Tottenham: Pedro Porro
- Sejarah Bodo/Glimt: Klub dengan Nama Unik, Satu-satunya yang Pakai Garis Miring!
- Akhir Tragis Mees Hilgers di Liga Europa: Bikin Gol Bunuh Diri, Twente Tersingkir
- Kiprah Mees Hilgers di Liga Europa 2024/2025: Dari Tahan MU di Old Trafford hingga Gol Bunuh Dirinya Bikin Twente Tersingkir
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Dapat Angin Segar: Leon Goretzka Bakal Angkat Kaki Dari Bayern
Liga Italia 30 Januari 2026, 17:23
-
Gelandang Timnas Brasil Ini Bakal Gantikan Casemiro di MU?
Liga Inggris 30 Januari 2026, 16:41
-
Pemimpin Sekaligus Panutan, Ini 7 Bos Tim MotoGP yang Ternyata Juga Pernah Jadi Pembalap
Otomotif 30 Januari 2026, 16:33
LATEST UPDATE
-
Negosiasi Transfer Marcus Rashford: Barcelona Ajukan Opsi Lain ke MU
Liga Spanyol 30 Januari 2026, 19:39
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Bhayangkara FC 31 Januari 2026
Bola Indonesia 30 Januari 2026, 18:43
-
Presiden Barcelona Amankan Dua Pemain La Masia: Tidak Dilepas!
Liga Spanyol 30 Januari 2026, 18:43
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Persib 31 Januari 2026
Bola Indonesia 30 Januari 2026, 18:39
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSBS Biak 31 Januari 2026
Bola Indonesia 30 Januari 2026, 18:33
-
Setelah Kalah Memalukan, Real Madrid Akui Masalah di Lini Tengah
Liga Spanyol 30 Januari 2026, 18:13
-
Usaha AC Milan Membuahkan Hasil, Jean-Philippe Mateta OTW ke San Siro
Liga Italia 30 Januari 2026, 17:53
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30





