Ibra Galau di PSG Karena Rencana Ancelotti
Editor Bolanet | 27 Mei 2013 17:09
- Perlahan semakin jelas apa yang membuat Zlatan Ibrahimovic ancang-ancang akan pergi dari kendati sejatinya kontraknya masih 2 tahun.
Striker asal Swedia itu gundah mendengar kabar bakal perginya Carlo Ancelotti ke Real Madrid di musim depan, dan ia tak nyenyak dengan kondisi ini.
Ketika mereka menanyai saya mengenai masa depan saya seandainya Carlo pergi, saya tidak tahu, ini bukan situasi yang mudah, kata Ibrahimovic pada TF1.
Saya tidak ingin sang pelatih pergi. Bagi saya ia telah melakukan pekerjaan fantastis. Ia adalah sosok ideal untuk proyek ini karena ia memiliki hubungan yang sangat baik dengan tim.
Ancelotti, yang menggantikan Antoine Kombouare di Parc des Princes pada Desember 2011, pada akhir pekan lalu mengumumkan niatnya untuk meninggalkan juara Prancis itu dan pindah ke Bernabeu, dengan mengungkapkan bahwa itu adalah pilihan pribadinya.
Sekali pun Ibra pernah ditangani pelatih kelas dunia lain namun ia merasa paling cocok dengan Carletto, yang ia nilai punya pendekatan yang sesuai dengan karakternya.
Saya terbiasa terhadap disiplin keras dengan dan , yang membuat saya berkembang, namun gaya Carlo lebih lunak, lebih sabar. Ia membuat para pemainnya menyadari tanggung jawab mereka, ia membuat mereka merasa lebih percaya diri dan saya menyukai hal itu, imbuhnya.[initial]
Striker asal Swedia itu gundah mendengar kabar bakal perginya Carlo Ancelotti ke Real Madrid di musim depan, dan ia tak nyenyak dengan kondisi ini.
Ketika mereka menanyai saya mengenai masa depan saya seandainya Carlo pergi, saya tidak tahu, ini bukan situasi yang mudah, kata Ibrahimovic pada TF1.
Saya tidak ingin sang pelatih pergi. Bagi saya ia telah melakukan pekerjaan fantastis. Ia adalah sosok ideal untuk proyek ini karena ia memiliki hubungan yang sangat baik dengan tim.
Ancelotti, yang menggantikan Antoine Kombouare di Parc des Princes pada Desember 2011, pada akhir pekan lalu mengumumkan niatnya untuk meninggalkan juara Prancis itu dan pindah ke Bernabeu, dengan mengungkapkan bahwa itu adalah pilihan pribadinya.
Sekali pun Ibra pernah ditangani pelatih kelas dunia lain namun ia merasa paling cocok dengan Carletto, yang ia nilai punya pendekatan yang sesuai dengan karakternya.
Saya terbiasa terhadap disiplin keras dengan dan , yang membuat saya berkembang, namun gaya Carlo lebih lunak, lebih sabar. Ia membuat para pemainnya menyadari tanggung jawab mereka, ia membuat mereka merasa lebih percaya diri dan saya menyukai hal itu, imbuhnya.[initial]
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
-
Vinicius Junior Lagi-lagi Dicemooh Madridista, Arbeloa: Gitu Aja Terus!
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59












