Mengapa Jose Mourinho Dipecat Fenerbahce?
Aga Deta | 29 Agustus 2025 17:03
Bola.net - Jose Mourinho resmi dipecat sebagai pelatih Fenerbahce hanya dua laga setelah musim baru Süper Lig dimulai. Keputusan itu diumumkan beberapa hari setelah klub gagal lolos ke Liga Champions karena kalah dari Benfica.
Pengumuman resmi Fenerbahce singkat, menyatakan bahwa Mourinho telah berpisah dengan klub. Mereka berterima kasih atas kerja keras sang pelatih dan mendoakan kesuksesan kariernya di masa depan.
Keputusan ini cukup mengejutkan mengingat Mourinho sebelumnya optimistis Fenerbahce bisa meraih kesuksesan di Liga Europa. Insiden lain yang menimbulkan kontroversi adalah saat Mourinho mengaku tidak mengenal Wakil Presiden klub, Hamdi Akin, yang sempat membelanya musim lalu.
Drama di Istanbul bukan hanya soal hasil, tapi juga tekanan politik internal dan hubungan dengan manajemen. Kombinasi kegagalan awal musim dan ketegangan internal dianggap menjadi faktor utama pemecatan Mourinho.
Drama Mourinho

Istanbul dikenal sebagai kota sepak bola yang penuh gairah, terutama rivalitas antara Fenerbahce dan Galatasaray. Mourinho tampil perdana di Sukru Saracouglu Stadium dengan drama yang langsung menarik perhatian publik.
Selama musim debutnya, Mourinho mendapat kartu kuning hanya 20 menit bermain, diusir saat melawan mantan klub Manchester United, dan berhasil mendatangkan wasit asing untuk Derby Interkontinental. Ia juga terlibat insiden kecil dengan pelatih Galatasaray, Okan Buruk.
Sementara itu, Galatasaray sukses meraih gelar ketiga berturut-turut, unggul sembilan poin dari Fenerbahce. Tekanan meningkat pada Mourinho karena Fenerbahce belum memenangkan gelar liga selama 11 tahun dan kehilangan poin di laga pembuka Super Lig menjadi titik kritis.
Alasan Pemecatan Mourinho

Menurut Lara Karacan dari Transfermarkt, posisi Mourinho di Fenerbahce sudah sulit sejak musim lalu. Kekalahan dari Benfica dan kegagalan lolos Liga Champions menjadi alasan olahraga resmi pemecatannya.
Selain alasan olahraga, kritik Mourinho terhadap kebijakan transfer dan kualitas skuad dianggap memicu ketegangan politik internal. Kombinasi krisis performa dan keretakan internal akhirnya menutup masa jabatannya di Istanbul.
“Setelah gagal meraih gelar musim lalu, posisi Mourinho di Fenerbahce sudah sulit. Namun sekarang, tim kehilangan poin di laga pembuka musim dan gagal lolos ke Liga Champions, alasan olahraga menjadi dasar pemecatannya," kata Lara Karacan.
"Saya juga menilai ada faktor politik. Selama jendela transfer, terutama dalam konferensi pers sebelum laga melawan Benfica, Mourinho mengkritik dewan klub, kebijakan transfer, dan kualitas skuad. Kombinasi krisis performa di awal musim dan ketegangan internal itulah yang akhirnya memicu pemecatan Mourinho.”
Masa Depan Jose Mourinho

Mourinho adalah salah satu pelatih paling ikonik dalam sejarah sepak bola. Julukan 'The Special One' mencerminkan karisma, percaya diri, dan humor yang membuatnya sangat menarik bagi publik.
Prestasinya mencakup gelar Eropa berturut-turut dengan Porto dan mengubah lanskap sepak bola Inggris bersama Chelsea. Mourinho juga pernah menangani Manchester United, Inter Milan, dan Real Madrid, serta menjadi salah satu dari lima pelatih yang memenangkan Liga Champions dengan dua klub berbeda.
Meski belum meraih gelar liga dalam sepuluh tahun terakhir, reputasi dan pengalaman Mourinho tetap membuatnya menjadi target potensial klub-klub besar. Masa depan pelatih Portugal ini masih penuh spekulasi, namun namanya tetap abadi dalam sejarah sepak bola Eropa.
Sumber: Transfermarkt
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Comeback Lawan Atletico Madrid, Michael Carrick: Mantap Betul!
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 08:30
-
Bobol Gawang Aston Villa, Arkhan Kaka Enggan Berpuas Diri
Bola Indonesia 2 Agustus 2026, 08:00
-
Chelsea Tumbang Lawan Spurs, Xabi Alonso: Ini Pembelajaran Bagi Kami!
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 07:30
-
5 Pemain Manchester United yang Tampil Mengesankan Lawan Atletico Madrid
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 07:00
-
Danny Welbeck Bertekad Bawa Chelsea Raih Tsunami Trofi
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 06:30
LATEST UPDATE
-
Sponsor Piala Presiden 2026 Tembus Rp70 Miliar, Nominal Hadiah Juara Bertambah
Bola Indonesia 2 Agustus 2026, 13:13
-
Piala Presiden 2026 Tak Cuma Sajikan Laga Seru, UMKM Ikut Panen Rezeki
Bola Indonesia 2 Agustus 2026, 12:53
-
Rating Piala Presiden 2026 Melonjak 15 Persen, Persebaya vs Persija Nomor Satu
Bola Indonesia 2 Agustus 2026, 12:49
-
Klasemen Piala AFF 2026 Grup A: Timnas Indonesia Berpeluang Gusur Singapura
Tim Nasional 2 Agustus 2026, 12:42
-
Timnas Indonesia Masih Unggul dari Vietnam, Ini Rekor Pertemuan Kedua Tim
Tim Nasional 2 Agustus 2026, 12:34
-
Timnas Indonesia Berbekal Dua Kemenangan, Pemain Kompak Tatap Vietnam
Tim Nasional 2 Agustus 2026, 12:30
-
Debut Langsung Cetak Gol, Mikel Arteta Sanjung Christos Tzolis
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 10:00
-
Arsenal Hajar Girona, Mikel Arteta Full Senyum!
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 09:30
-
Solid Selama Pra Musim, Mason Mount Siap Jadi Pembeda Bagi Manchester United
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 09:00
-
Manchester United Comeback Lawan Atletico Madrid, Michael Carrick: Mantap Betul!
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 08:30
-
Bobol Gawang Aston Villa, Arkhan Kaka Enggan Berpuas Diri
Bola Indonesia 2 Agustus 2026, 08:00
-
Chelsea Tumbang Lawan Spurs, Xabi Alonso: Ini Pembelajaran Bagi Kami!
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 07:30
-
5 Pemain Manchester United yang Tampil Mengesankan Lawan Atletico Madrid
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 07:00
-
Danny Welbeck Bertekad Bawa Chelsea Raih Tsunami Trofi
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 06:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16




