Pelatih Iran: FIFA Harusnya Larang Messi Main, Dia Bukan Manusia!
Rero Rivaldi | 28 Februari 2018 14:30
Bola.net - - Lionel Messi begitu hebat di atas lapangan, hingga harusnya dia dilarang bermain sampai ada bukti kuat yang menyatakan bahwa ia memang manusia biasa, menurut pelatih timnas Iran, Carlos Queiroz.
Bintang Argentina, yang sudah mengoleksi lima trofi Ballon d'Or, kembali bermain apik musim ini dan memainkan peran vital untuk membantu Barcelona mendekatkan diri dengan target treble winners kedua dalam empat musim.
Messi juga mencetak hat-trick di laga Kualifikasi Piala Dunia terakhir Argentina melawan Ekuador, yang berakhir dengan skor 3-1 dan memastikan mereka lolos ke Rusia.
Saya selalu bilang Messi pemain yang luar biasa, tutur Queiroz di FIFA.com. Dia tidak seperti berasal dari dunia ini. Jika dia memang manusia, dia harusnya tak bisa melakukan magis seperti itu di dalam pertandingan.
Saya biasanya tidak suka kalah, namun saya tidak merasakan hal negatif usai pertandingan itu (Messi mencetak gol tunggal ke gawang Iran ketika membela Argentina di Piala Dunia 2014-red). Ketika terjadi momen yang begitu magis, di situlah anda tahu mengapa sepakbola adalah olahraga terbaik.
Dan bahkan terasa lebih spesial ketika ada pemain yang harusnya dilarang bermain oleh FIFA, hingga benar-benar terbukti bahwa dia memang manusia!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pemain Real Madrid yang Berpotensi Hengkang di Musim Panas 2026
Liga Spanyol 20 Maret 2026, 13:20
-
Prediksi Barcelona vs Rayo Vallecano 22 Maret 2026
Liga Spanyol 20 Maret 2026, 09:45
LATEST UPDATE
-
Plot Twist di Real Madrid: Masa Depan Antonio Rudiger Berubah Drastis
Liga Spanyol 21 Maret 2026, 04:05
-
Prediksi Everton vs Chelsea Minggu 22 Maret 2026
Liga Inggris 21 Maret 2026, 01:52
-
Jadwal Final Carabao Cup Arsenal vs Man City, Minggu 22 Maret 2025
Liga Inggris 21 Maret 2026, 00:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28
















