Resmi, Lyon Degradasi ke Ligue 2 Akibat Utang Menggunung
Richard Andreas | 25 Juni 2025 04:31
Bola.net - Kabar mengejutkan datang dari sepak bola Prancis. Olympique Lyonnais, klub besar dengan tujuh gelar Ligue 1, dipastikan terdegradasi ke Ligue 2 musim depan. Kepastian ini diumumkan setelah pertemuan dengan otoritas keuangan sepak bola Prancis, DNCG, yang tidak menerima laporan keuangan Lyon.
Lyon sebenarnya sudah diberi peringatan sejak November lalu. Saat itu, mereka dijatuhi sanksi degradasi sementara karena kondisi keuangan yang mengkhawatirkan. Klub dikabarkan memiliki utang lebih dari €500 juta, dan telah melakukan berbagai manuver untuk memperbaiki situasi tersebut.
Namun, semua upaya yang dilakukan belum cukup untuk meyakinkan DNCG. Meskipun tampil apik di lapangan dan lolos ke Liga Europa usai finis di peringkat enam Ligue 1, keputusan administratif ini mengancam masa depan klub secara serius.
Gagal Meyakinkan DNCG Meski Sudah Lepas Aset Besar
Eagle Football Group, konsorsium yang menguasai Lyon, telah berusaha keras untuk memperbaiki neraca keuangan klub. Salah satu langkah besar yang diambil adalah menjual saham 42,9% di klub Premier League, Crystal Palace, milik John Textor.
Tidak hanya itu, klub juga melepas tim wanita Lyon dengan nilai yang dilaporkan mencapai £190 juta. Di pasar pemain, Lyon mengumpulkan sekitar £45 juta dari penjualan Maxence Caqueret ke Como dan Rayan Cherki ke Manchester City.
Sayangnya, keputusan DNCG tetap tidak berubah. Dalam dokumen resminya, badan tersebut menilai bahwa Lyon belum cukup menunjukkan kestabilan keuangan jangka panjang. Sejumlah pemain bergaji tinggi seperti Alexandre Lacazette dan Anthony Lopes juga sudah dilepas, tetapi langkah itu pun belum mampu mengubah hasil akhir.
Lyon Ajukan Banding, Sebut Keputusan DNCG Tidak Masuk Akal
Lyon langsung menyatakan akan mengajukan banding atas keputusan ini. Dalam pernyataan resminya, klub menyebut bahwa keputusan DNCG sebagai hal yang “tidak dapat dimengerti.”
Mereka mengklaim telah memenuhi seluruh permintaan DNCG dengan investasi ekuitas melebihi jumlah yang diminta.
"Melalui kontribusi para pemegang saham dan penjualan Crystal Palace, kami memiliki sumber daya keuangan yang cukup untuk musim depan," tulis pernyataan Lyon. Klub juga menegaskan bahwa performa di lapangan seharusnya menjadi salah satu indikator penting, mengingat mereka berhasil meraih tiket ke Liga Europa.
Jika banding ditolak, maka Lyon akan digantikan oleh Reims di Ligue 1. Ini terjadi meskipun klub tersebut kalah dari Metz dalam laga play-off degradasi. Situasi ini akan menjadi pukulan telak bagi sepak bola Prancis, mengingat Lyon merupakan salah satu klub paling bersejarah di negara tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Endrick: Kebangkitan Sang Penyerang, Dua Laga, Tiga Gol, Satu Assist di Lyon
Liga Eropa Lain 27 Januari 2026, 20:56
-
Endrick Cetak Hat-trick Spektakuler saat Lyon Hancurkan Metz 5-2
Liga Eropa Lain 26 Januari 2026, 15:53
-
Prediksi Auxerre vs PSG 24 Januari 2026
Liga Eropa Lain 23 Januari 2026, 17:06
-
Hasil PSG vs LOSC: Verdonk Absen, Lille Remuk di Parc des Princes
Liga Eropa Lain 17 Januari 2026, 05:27
LATEST UPDATE
-
Bek Anyar Liverpool Ini Disebut Sebagai Reinkarnasi Legenda AC Milan dan Man United
Liga Inggris 11 Februari 2026, 04:31
-
Louis Saha Ungkap Alasan Kuat Mengapa Man United Harus Permanenkan Michael Carrick
Liga Inggris 11 Februari 2026, 04:01
-
Prediksi Sunderland vs Liverpool 12 Februari 2026
Liga Inggris 11 Februari 2026, 03:15
-
Prediksi Bologna vs Lazio 12 Februari 2026
Liga Italia 11 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi Athletic Club vs Real Sociedad 12 Februari 2026
Liga Spanyol 11 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi Bayern vs RB Leipzig 12 Februari 2026
Bundesliga 11 Februari 2026, 02:45
-
Prediksi Man City vs Fulham 12 Februari 2026
Liga Inggris 11 Februari 2026, 02:30
LATEST EDITORIAL
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00
-
7 Pemain Italia di Manchester United: Akankah Sandro Tonali Jadi Berikutnya?
Editorial 10 Februari 2026, 20:34
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49





