Review: Reus, Lewandowski, Robben
Editor Bolanet | 2 November 2014 02:37
- Bayern Munich membukukan comeback win 2-1 saat meladeni Borussia Dortmund pada spieltag 10 Bundesliga 2014/15 di Allianz Arena, Minggu (02/11). Bayern pun mantap di puncak, sedangkan Dortmund tetap berkubang di papan bawah.
Di tengah dominasi Bayern, Dortmund unggul terlebih dahulu melalui sebuah counter attack cepat yang diselesaikan oleh Marco Reus pada babak pertama. Bayern menyerang habis-habisan dan berhasil mengemas kemenangan berkat gol eks Dortmund Robert Lewandowski di paruh kedua serta penalti di penghujung laga.
Pasukan Josep Guardiola mendominasi babak pertama Der Klassiker ini dengan ball posessession sebesar 60%. Xabi Alonso, Mario Gotze, Philipp Lahm sanggup membuat trio Sven Bender, Sebastian Kehl serta Henrikh Mkhitaryan di lini tengah Dortmund tak berdaya.
Bayern sendiri berulang kali membombardir barisan pertahanan Dortmund lewat sayatan-sayatan Robben dan Juan Bernat dari kedua sayap maupun tusukan-tusukan Thomas Muller dan Lewandowski di lini terdepan.
Total, Bayern membukukan 12 shots di babak pertama. Namun, hanya karena terbentur ketangguhan Roman Weidenfeller di bawah mistar, lima shots on target Bayern melalui Muller (3) dan Robben (2) semuanya gagal terkonversi jadi angka.
Dortmund sendiri hanya punya dua shots on target sepanjang paruh pertama. Bedanya, serangan mereka lebih efektif daripada tuan rumah. Diawali serangan balik cepat dan crossing akurat Pierre-Emerick Aubameyang dari sayap kanan, Reus lepas dari penjagaan dan sundulannya sukses memaksa Manuel Neuer memungut bola dari gawangnya pada menit 31. Skor 1-0 untuk tim tamu bertahan hingga jeda.
Tertinggal satu gol, serangan Bayern semakin menggila di babak kedua. Namun, sama seperti di paruh pertama, setiap peluang The Bavarians hanyalah sebatas ancaman, setidaknya sampai menit 72.
Memanfaatkan bola liar di ujung kotak penalti Dortmund, Lewandowski menuntaskan tanggung jawab utamanya sebagai pencetak gol. Dia membobol gawang mantan timnya dengan sebuah tendangan keras kaki kiri untuk menyamakan kedudukan jadi 1-1.
Lima menit jelang berakhirnya waktu normal, perjuangan Bayern untuk membalikkan keadaan berhasil mereka wujudkan.
Akselerasi pemain pengganti Franck Ribery dihentikan secara ilegal oleh Neven Subotic di area terlarang. Wasit menunjuk titik putih dan memberi Subotic kartu kuning. Robben yang bertindak sebagai algojo menaklukkan Weidenfeller dan memastikan comeback win Bayern.
Bayern semakin mantap memimpin klasemen dengan 24 angka, sedangkan Dortmund tak beranjak dari papan bawah dengan koleksi poin yang baru menyentuh angka tujuh.
Berikutnya, tengah pekan mendatang, Bayern dan Dortmund sama-sama turun di pentas Liga Champions. Bayern menjamu AS Roma, sementara anak-anak asuh Jurgen Klopp meladeni Galatasaray di Signal Iduna Park.
Bayern (3-5-2): Neuer; Alaba, Boateng, Benatia; Bernat, Alonso (kuning 36), Gotze (Ribery 70), Lahm, Robben; Lewandowski (Rode 88), Muller (Pizarro 81).
Dortmund: (4-1-2-1-2): Weidenfeller; Durm, Hummels (Subotic 45), Sokratis, Piszczek (kuning 62); Kehl; Bender, Mkhitaryan; Kagawa (Grossjreutz 71); Reus, Aubameyang (Ramos 81).
Statistik Bayern - Dortmund
Di tengah dominasi Bayern, Dortmund unggul terlebih dahulu melalui sebuah counter attack cepat yang diselesaikan oleh Marco Reus pada babak pertama. Bayern menyerang habis-habisan dan berhasil mengemas kemenangan berkat gol eks Dortmund Robert Lewandowski di paruh kedua serta penalti di penghujung laga.
Pasukan Josep Guardiola mendominasi babak pertama Der Klassiker ini dengan ball posessession sebesar 60%. Xabi Alonso, Mario Gotze, Philipp Lahm sanggup membuat trio Sven Bender, Sebastian Kehl serta Henrikh Mkhitaryan di lini tengah Dortmund tak berdaya.
Bayern sendiri berulang kali membombardir barisan pertahanan Dortmund lewat sayatan-sayatan Robben dan Juan Bernat dari kedua sayap maupun tusukan-tusukan Thomas Muller dan Lewandowski di lini terdepan.
Total, Bayern membukukan 12 shots di babak pertama. Namun, hanya karena terbentur ketangguhan Roman Weidenfeller di bawah mistar, lima shots on target Bayern melalui Muller (3) dan Robben (2) semuanya gagal terkonversi jadi angka.
Dortmund sendiri hanya punya dua shots on target sepanjang paruh pertama. Bedanya, serangan mereka lebih efektif daripada tuan rumah. Diawali serangan balik cepat dan crossing akurat Pierre-Emerick Aubameyang dari sayap kanan, Reus lepas dari penjagaan dan sundulannya sukses memaksa Manuel Neuer memungut bola dari gawangnya pada menit 31. Skor 1-0 untuk tim tamu bertahan hingga jeda.
Tertinggal satu gol, serangan Bayern semakin menggila di babak kedua. Namun, sama seperti di paruh pertama, setiap peluang The Bavarians hanyalah sebatas ancaman, setidaknya sampai menit 72.
Memanfaatkan bola liar di ujung kotak penalti Dortmund, Lewandowski menuntaskan tanggung jawab utamanya sebagai pencetak gol. Dia membobol gawang mantan timnya dengan sebuah tendangan keras kaki kiri untuk menyamakan kedudukan jadi 1-1.
Lima menit jelang berakhirnya waktu normal, perjuangan Bayern untuk membalikkan keadaan berhasil mereka wujudkan.
Akselerasi pemain pengganti Franck Ribery dihentikan secara ilegal oleh Neven Subotic di area terlarang. Wasit menunjuk titik putih dan memberi Subotic kartu kuning. Robben yang bertindak sebagai algojo menaklukkan Weidenfeller dan memastikan comeback win Bayern.
Bayern semakin mantap memimpin klasemen dengan 24 angka, sedangkan Dortmund tak beranjak dari papan bawah dengan koleksi poin yang baru menyentuh angka tujuh.
Berikutnya, tengah pekan mendatang, Bayern dan Dortmund sama-sama turun di pentas Liga Champions. Bayern menjamu AS Roma, sementara anak-anak asuh Jurgen Klopp meladeni Galatasaray di Signal Iduna Park.
Bayern (3-5-2): Neuer; Alaba, Boateng, Benatia; Bernat, Alonso (kuning 36), Gotze (Ribery 70), Lahm, Robben; Lewandowski (Rode 88), Muller (Pizarro 81).
Dortmund: (4-1-2-1-2): Weidenfeller; Durm, Hummels (Subotic 45), Sokratis, Piszczek (kuning 62); Kehl; Bender, Mkhitaryan; Kagawa (Grossjreutz 71); Reus, Aubameyang (Ramos 81).
Statistik Bayern - Dortmund
Ball possession: 64% - 36%
Shots: 25 - 10
Shots on target: 14 - 4
Offsides: 2 - 4
Corners: 9 - 2
Throw ins: 32 - 18
Pelanggaran: 13 - 5
Kartu kuning: 1 - 2
Kartu merah 0 - 0. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 06:21
-
Hasil BRI Super League: Bhayangkara FC Ditahan PSM Makassar
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 21:09
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persija Taklukkan Persik Kediri 2-1
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 21:04
-
Hasil Persebaya Surabaya vs Madura United: Bajul Ijo Menang 3-1
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 20:57
-
Man of the Match Freiburg vs Bayern: Dayot Upamecano
Bundesliga 26 Oktober 2026, 03:49
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






