Saran Untuk Guardiola di Allianz Arena
Editor Bolanet | 20 Juni 2013 12:02
- Josep Guardiola dinilai akan punya beban yang berat dalam menjalankan tugas sebagai pelatih baru Bayern Munich. Pasalnya tim ini ialah tim yang baru saja meraih treble winner.
Selain itu fondasi tim yang sudah kokoh dinilai membutuhkan komunikasi yang baik agar tidak tercerai berai, tugas Pep adalah sanggup berkomunikasi dengan mulus pada antar personil di Allianz Arena.
Salah satu nasehat datang dari Hans-Dieter Hermann, psikolog timnas sepak bola Jerman. Dalam wawancaranya bersama tabloid olahraga mingguan Jerman, Die Zeit, hal itu terlontar.
Guardiola mestinya banyak berkomunikasi. Ia sebaiknya berbicara kepada setiap pemain secara pribadi, untuk memahami kepribadiannya dan membangun rasa saling percaya, ujar Hermann.
Namun dari apa yang saya dengar, Guardiola sangat cerdas dan sangat komunikatif. Ia tidak akan ingin mengubah beberapa hal secepatnya, namun mengimplementasikan ide-idenya setahap demi setahap.
Bahkan sebelum ia masuk kantor, tekanan terhadap Guardiola sudah cukup besar setelah pendahulunya, Jupp Heynckess, memimpin tim meraih treble yang bersejarah yakni menjuarai Liga Jerman, Piala Jerman, dan Liga Champions dalam semusim.
Harapan besar jelas mengiringi mantan pelatih Barca itu nantinya di Allianz Arena.[initial]
(dz/lex)
Selain itu fondasi tim yang sudah kokoh dinilai membutuhkan komunikasi yang baik agar tidak tercerai berai, tugas Pep adalah sanggup berkomunikasi dengan mulus pada antar personil di Allianz Arena.
Salah satu nasehat datang dari Hans-Dieter Hermann, psikolog timnas sepak bola Jerman. Dalam wawancaranya bersama tabloid olahraga mingguan Jerman, Die Zeit, hal itu terlontar.
Guardiola mestinya banyak berkomunikasi. Ia sebaiknya berbicara kepada setiap pemain secara pribadi, untuk memahami kepribadiannya dan membangun rasa saling percaya, ujar Hermann.
Namun dari apa yang saya dengar, Guardiola sangat cerdas dan sangat komunikatif. Ia tidak akan ingin mengubah beberapa hal secepatnya, namun mengimplementasikan ide-idenya setahap demi setahap.
Bahkan sebelum ia masuk kantor, tekanan terhadap Guardiola sudah cukup besar setelah pendahulunya, Jupp Heynckess, memimpin tim meraih treble yang bersejarah yakni menjuarai Liga Jerman, Piala Jerman, dan Liga Champions dalam semusim.
Harapan besar jelas mengiringi mantan pelatih Barca itu nantinya di Allianz Arena.[initial]
(dz/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Paolo Maldini Mulai Revolusi Timnas Italia, Pep Guardiola jadi Pelatih?
Piala Dunia 14 Juli 2026, 01:47
-
Cari Suksesor Robert Lewandowski, Barcelona Hubungi Agen Harry Kane
Liga Spanyol 29 Juni 2026, 15:47
-
Real Madrid Keluarkan Pernyataan soal Michael Olise
Liga Spanyol 21 Juni 2026, 00:01
-
Piala Dunia 2026: Trio Bayern Unjuk Kualitas Terbaik di Matchday Pertama
Piala Dunia 18 Juni 2026, 23:04
LATEST UPDATE
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











