Sevilla Tak Mau Bayar, PSV Murka
Editor Bolanet | 12 Juli 2012 04:45
- PSV Eindhoven murka atas sikap yang seolah menolak untuk melunasi utang mereka sebesar 2 juta Euro untuk pembelian Arouna Kone.
Segala upaya tengah ditempuh oleh tim peringkat tiga Eredivisi tersebut guna mendapatkan hak nya dari klub peringkat sembilan La Liga tersebut. Salah satu cara yang dilakukan PSV adalah dengan menghubungi pihak Asosiasi Klub Eropa (ECA) untuk menjadi mediator dalam kasus yang tengah mereka hadapi dengan Sevilla.
Akan tetapi, pihak klub asal Spanyol ini nampaknya menolak mediasi yang diberikan oleh ECA. Dan hal yang membuat PSV geram adalah kubu lawannya itu malah menggunakan uang mereka untuk membeli sejumlah pemain dalam beberapa minggu ini.
Hari ini Sevilla telah menambah episode baru dalam sepak bola Spanyol dengan menolak pembayaran kewajiban kontrak dan juga menolak mediasi dari Asosiasi Klub Eropa, tulis PSV dalam situs resmi mereka.
Prosedur penyelesaian masalah dengan FIFA sangatlah panjang, dan nampaknya beberapa klub Spanyol seperti Sevilla menyalahgunakan tambahan waktu dengan menghambur-hamburkan uang untuk kepentingan yang lain dan mungkin kebangkrutan administrasi telah membatasi mereka untuk membayar tagihan.
Dalam kasus ini Sevilla harus membayar kepada PSV sebesar 2 juta Euro karena kewajiban kontrak mengenai Arouna Kone, tertanggal 29 Agustus 2007 yang berbunyi: 'Jika pemain ditransfer ke klub lain ataupun ada penghentian kontrak (untuk alasan apa pun), Sevilla akan membayar 2 juta Euro kepada PSV'. Tidak ada multi interpretasi dalam klausa tersebut, Sevilla hanya perlu membayar.
Entah sampai kapan kasus PSV dan Sevilla ini akan terus berlanjut. Yang jelas pihak ECA telah menggandeng UEF dan FIFA untuk menyelesaikan pertikaian yang terjadi antara klub berbeda negara tersebut. (sw/bgn)
Segala upaya tengah ditempuh oleh tim peringkat tiga Eredivisi tersebut guna mendapatkan hak nya dari klub peringkat sembilan La Liga tersebut. Salah satu cara yang dilakukan PSV adalah dengan menghubungi pihak Asosiasi Klub Eropa (ECA) untuk menjadi mediator dalam kasus yang tengah mereka hadapi dengan Sevilla.
Akan tetapi, pihak klub asal Spanyol ini nampaknya menolak mediasi yang diberikan oleh ECA. Dan hal yang membuat PSV geram adalah kubu lawannya itu malah menggunakan uang mereka untuk membeli sejumlah pemain dalam beberapa minggu ini.
Hari ini Sevilla telah menambah episode baru dalam sepak bola Spanyol dengan menolak pembayaran kewajiban kontrak dan juga menolak mediasi dari Asosiasi Klub Eropa, tulis PSV dalam situs resmi mereka.
Prosedur penyelesaian masalah dengan FIFA sangatlah panjang, dan nampaknya beberapa klub Spanyol seperti Sevilla menyalahgunakan tambahan waktu dengan menghambur-hamburkan uang untuk kepentingan yang lain dan mungkin kebangkrutan administrasi telah membatasi mereka untuk membayar tagihan.
Dalam kasus ini Sevilla harus membayar kepada PSV sebesar 2 juta Euro karena kewajiban kontrak mengenai Arouna Kone, tertanggal 29 Agustus 2007 yang berbunyi: 'Jika pemain ditransfer ke klub lain ataupun ada penghentian kontrak (untuk alasan apa pun), Sevilla akan membayar 2 juta Euro kepada PSV'. Tidak ada multi interpretasi dalam klausa tersebut, Sevilla hanya perlu membayar.
Entah sampai kapan kasus PSV dan Sevilla ini akan terus berlanjut. Yang jelas pihak ECA telah menggandeng UEF dan FIFA untuk menyelesaikan pertikaian yang terjadi antara klub berbeda negara tersebut. (sw/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Siaran Langsung Sevilla vs Real Madrid Hari Ini
Liga Spanyol 17 Mei 2026, 22:26
-
Nonton Live Streaming Liga Spanyol: Sevilla vs Real Madrid
Liga Spanyol 17 Mei 2026, 21:30
-
Live Streaming Sevilla vs Madrid: Nonton La Liga di Vidio
Liga Spanyol 17 Mei 2026, 19:00
-
Prediksi Sevilla vs Madrid 18 Mei 2026
Liga Spanyol 16 Mei 2026, 16:03
LATEST UPDATE
-
Arema FC Lengkapi 11 Pemain Asing: Penyerang Muda Nigeria Jadi Rekrutan Terakhir
Bola Indonesia 15 September 2026, 17:15
-
Arema FC Imbau Suporter Persik Kediri Tak Hadir di Kanjuruhan, Ini Alasannya
Bola Indonesia 15 September 2026, 16:48
-
Dari Aceh hingga NTT, YPP Emtek Media Hadirkan Harapan bagi Warga Terdampak Bencana
Lain Lain 15 September 2026, 16:35
-
Elche Punya Rencana Khusus Hadapi Real Madrid: Bukan Parkir Bus, tapi Kuasai Bola
Liga Spanyol 15 September 2026, 16:12
-
Rodri Buka-bukan Ungkap Alasan Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona: Bukan Keputusan Mudah
Liga Spanyol 15 September 2026, 15:45
-
KONI Dukung PB ESI di Bawah Herindra, Bidik Prestasi Dunia dan Perkuat Game Lokal
Olahraga Lain-Lain 15 September 2026, 15:27
-
Prediksi FC Seoul vs Persib 16 September 2026
Bola Indonesia 15 September 2026, 15:24
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Dewa United 16 September 2026
Bola Indonesia 15 September 2026, 15:14
-
Serie A tak Lagi 'Boring': Belum Muncul Skor 0-0 hingga Pekan ke-4 Musim 2026/2027
Liga Italia 15 September 2026, 14:48
-
Harry Kane Tembus 150 Gol di Bayern Munchen, Lebih Cepat dari Robert Lewandowski!
Bundesliga 15 September 2026, 14:15
-
Kabar Mengejutkan FC Seoul: Turunkan Tim SMA untuk Hadapi Persib di ACL Two?
Bola Indonesia 15 September 2026, 13:48
-
Cristian Chivu Bela Josep Martinez, Tegaskan Kiper Inter Milan Bukan Masalah
Liga Italia 15 September 2026, 13:29
-
Prediksi Barcelona vs Racing Santander 17 September 2026
Liga Eropa UEFA 15 September 2026, 13:13
-
Lamine Yamal atau Kylian Mbappe: Siapa yang Lebih Layak Memenangkan Ballon d'Or?
Liga Spanyol 15 September 2026, 12:54
-
EMTEK Media Dapat Kepercayaan untuk Kelola Izin Nonton Bareng FIFA ASEAN Cup 2026
Bola Indonesia 15 September 2026, 12:45
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

