Tangis Paul Pogba di Monaco: Perjuangan Bangkit dari Masa Kelam Karier
Richard Andreas | 7 Juli 2025 12:24
Bola.net - Tangis Paul Pogba pecah ketika menandatangani kontrak dua tahun bersama AS Monaco pekan lalu. Di hadapan media, ia menyebut momen itu sebagai "luapan kebahagiaan", namun kenyataannya memiliki makna yang jauh lebih mendalam daripada sekadar rasa senang.
Gelandang berusia 32 tahun itu mengaku tidak mampu menahan emosi saat memikirkan semua yang telah dilaluinya. Cedera berkepanjangan, skorsing doping, dan masalah pribadi yang mengguncang mentalnya telah menjadi cobaan berat.
Pogba hanya bermain sedikit lebih dari 200 menit sejak awal musim 2022/2023 akibat kombinasi dari semua permasalahan tersebut. Kondisi ini membuat kariernya hampir terhenti total dalam dua musim terakhir.
Kini, bersama AS Monaco, Pogba berharap dapat menutup lembar kelam hidupnya dan memulai segalanya dari awal. Perjuangannya tidak hanya untuk memulihkan kebugaran fisik, tetapi juga untuk mendapatkan kembali kestabilan mental yang telah lama terganggu.
Luka Lama yang Belum Hilang
Dalam konferensi pers perkenalannya, Pogba mengaku semua kenangan masa lalu kembali membanjiri pikirannya saat menandatangani kontrak. Berbagai peristiwa traumatis yang dialaminya selama bertahun-tahun muncul kembali ke permukaan.
Skorsing doping yang awalnya empat tahun dan akhirnya dipangkas menjadi 18 bulan melalui banding ke CAS, ditambah cedera berkepanjangan, telah membuatnya nyaris absen total dari sepak bola. Dua musim terakhir menjadi periode paling sulit dalam kariernya.
Namun, persoalan tidak hanya terbatas pada aspek fisik semata. Di balik minimnya menit bermain, kondisi mental Pogba juga mengalami kemunduran yang signifikan.
Ia percaya bahwa ketenangan jiwa sangat memengaruhi performa di lapangan. "Jika pikiran tenang, permainan pun akan berjalan baik," ungkapnya dengan penuh keyakinan.
Insiden penculikan oleh sekelompok pria bertopeng yang melibatkan kakaknya, Mathias Pogba, menjadi titik nadir dalam hidupnya. Peristiwa traumatis itu terjadi saat ia masih membela Manchester United, dan upaya pemerasan terus berlanjut setelah ia pindah ke Juventus.
Babak Baru Bersama Monaco

Mathias Pogba divonis tiga tahun penjara pada akhir 2024, dengan dua tahun di antaranya ditangguhkan. Pogba kini memutuskan untuk "menutup halaman itu" dan memulai babak baru di Monaco.
Ia menegaskan bahwa fokusnya kini hanya tertuju pada masa kini dan apa yang ada di depannya. Masa lalu yang kelam tidak akan lagi menjadi beban yang menghambat langkahnya ke depan.
Pogba sadar bahwa dirinya telah mengalami perubahan yang signifikan. "Masih Paul Pogba yang sama, tapi mungkin yang lebih bertekad dan Anda akan melihat Pogba yang penuh tekad," ujarnya.
Ia mengaku motivasi terbesarnya kini adalah bermain agar bisa disaksikan langsung oleh anak-anaknya. Keinginan untuk menjadi teladan bagi buah hatinya menjadi pendorong utama dalam perjuangan comeback ini.
CEO AS Monaco, Thiago Scuro, menambahkan bahwa keluarga, terutama istri Pogba, adalah pendorong utama di masa-masa sulit. Pogba menyebut momen ini seperti saat ia menandatangani kontrak profesional pertamanya, sebuah awal baru yang membangkitkan semangatnya.
Realisme dan Harapan Menuju Timnas Prancis
Meski Pogba menyatakan ingin tampil melawan Le Havre di laga pembuka Ligue 1, Scuro langsung meluruskan harapan yang terlalu tinggi tersebut. Ia memastikan Pogba tidak akan bermain di laga tersebut dan diperkirakan butuh waktu tiga bulan untuk siap tampil penuh.
Pogba sendiri mengakui bahwa kemungkinan kembali ke Timnas Prancis adalah mimpi tambahan yang harus diraih secara bertahap. Untuk mencapai hal tersebut, ia harus lebih dulu tampil reguler dan konsisten di level klub.
Kedekatan fasilitas latihan Monaco dengan rumah Didier Deschamps menambah unsur motivasional baginya. Proximity ini memberikan peluang lebih besar untuk mendapat perhatian dari pelatih timnas Prancis.
Ia tidak lagi hanya datang membawa aura dan kepercayaan diri, tetapi juga keteguhan, kerendahan hati, dan ketulusan. Kini, sebagai salah satu pemain tertua di skuad, Pogba menyadari tanggung jawab barunya sebagai pemimpin di ruang ganti, dan semoga juga di lapangan.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Pogba Mengakui 2 Orang ini yang Peduli Padanya Saat Kasus Doping di Juventus
- Idola Masa Kecil Jadi Rekan Satu Tim, Ansu Fati Kagumi Kualitas Paul Pogba
- Baru Gabung AS Monaco, Paul Pogba Berkelakar Akan Dipanggil Didier Deschamps!
- Tangis Paul Pogba Pecah Saat Teken Kontrak dengan AS Monaco
- Resmi! Paul Pogba Mulai Lembaran Baru di Ligue 1 Bersama AS Monaco
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gemuruh Nyanyian Fans Juventus Sindir Antonio Conte: Lompat Bersama Kami!
Liga Italia 26 Januari 2026, 22:12
-
Endrick Cetak Hat-trick Spektakuler saat Lyon Hancurkan Metz 5-2
Liga Eropa Lain 26 Januari 2026, 15:53
-
Kegagalan Penalti yang Membangkitkan Jonathan David di Juventus
Liga Italia 26 Januari 2026, 10:46
-
Rating Pemain Juventus saat Tampil Solid di Semua Lini untuk Hancurkan Napoli
Liga Italia 26 Januari 2026, 10:40
-
Alien Juventus Bernama Kenan Yildiz
Liga Italia 26 Januari 2026, 10:27
LATEST UPDATE
-
Casemiro Bidik Piala Dunia 2026, Performa di Man United Jadi Kunci
Liga Inggris 27 Januari 2026, 22:50
-
Barcelona Dicampakkan Dro Fernandez, Presiden Klub Bahkan Dibuat Terkejut
Liga Spanyol 27 Januari 2026, 22:17
-
John Herdman Blak-blakan Alasannya Mengunjungi Latihan Persija, Pantau Pemain Muda
Tim Nasional 27 Januari 2026, 22:11
-
Prediksi Athletic Bilbao vs Sporting Lisbon, 29 Januari 2026
Liga Champions 27 Januari 2026, 21:52
-
Arsenal Krisis Gol: Penyerang Tumpul dan Tak Mampu Cetak Gol dari Open Play
Liga Inggris 27 Januari 2026, 21:32
-
Klasemen Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026: Timnas Indonesia Peringkat Berapa?
Tim Nasional 27 Januari 2026, 21:00
-
Endrick: Kebangkitan Sang Penyerang, Dua Laga, Tiga Gol, Satu Assist di Lyon
Liga Eropa Lain 27 Januari 2026, 20:56
-
Manchester United Siapkan Tur Pramusim ke Skandinavia, Pertama dalam Hampir 30 Tahun
Liga Inggris 27 Januari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05






