Debut Manis Superbank di Bursa, Saham SUPA Langsung Melesat 24 Persen
Editor Bolanet | 17 Desember 2025 10:44
Bola.net - Aksi korporasi PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) di pasar modal membuahkan hasil positif pada perdagangan perdana hari ini. Emiten bank digital yang disokong konsorsium Grab hingga Emtek ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (17/12/2025).
Antusiasme pelaku pasar terlihat nyata saat sesi pembukaan perdagangan dimulai pagi ini. Harga saham SUPA langsung bergerak agresif meninggalkan level harga penawaran awalnya.
Pada debut perdananya, saham Superbank dibuka menguat signifikan sebesar Rp155 per lembar. Kenaikan ini membawa harga saham SUPA bertengger di posisi Rp790 dari harga perdana Rp635.
Data RTI mencatat lonjakan harga tersebut setara dengan apresiasi sebesar 24,41 persen sesaat setelah bel pembukaan berbunyi. Volume perdagangan tercatat mencapai 20.369 saham dengan nilai transaksi menyentuh angka Rp1,6 miliar.
Momentum positif ini sejalan dengan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga berada di zona hijau. IHSG terpantau naik tipis 0,18 persen ke level 8.702 di tengah ramainya aktivitas transaksi harian yang mencapai Rp4 triliun.
Suntikan Modal Jumbo untuk Ekspansi Kredit

Langkah strategis Superbank melantai di bursa bukan sekadar seremoni pencatatan saham semata. Perseroan melepas 4,4 miliar saham baru ke publik yang setara dengan 13 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Melalui skema Initial Public Offering (IPO) ini, Superbank sukses mengamankan dana segar senilai Rp2,79 triliun. Dana jumbo tersebut akan menjadi amunisi utama perseroan dalam memacu pertumbuhan bisnis ke depan.
Manajemen telah menetapkan alokasi penggunaan dana hasil IPO secara terperinci sesuai prospektus. Sekitar 70 persen dana akan difokuskan sebagai modal kerja untuk memperkuat penyaluran kredit.
Segmen underbanked, baik ritel maupun UMKM, menjadi target utama penyaluran pembiayaan tersebut. Sisa 30 persen dana dialokasikan untuk belanja modal yang meliputi pengembangan infrastruktur teknologi hingga keamanan siber.
Babak Baru Transformasi Bank Digital

Pencatatan perdana ini menandai era baru bagi Superbank dalam peta persaingan bank digital nasional. Dukungan ekosistem pemegang saham yang kuat menjadi katalis utama pertumbuhan perseroan.
Presiden Direktur Superbank, Tigor M. Siahaan, menegaskan bahwa IPO ini membuka peluang lebih luas bagi bank untuk menjangkau masyarakat. Sinergi ekosistem digital diyakini mampu mengakselerasi inklusi keuangan di Tanah Air.
"Pencatatan saham Superbank di IDX membuka babak baru dalam perjalanan kami," kata Tigor M. Siahaan dalam keterangan resminya, Rabu (17/12/2025).
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi strategis dalam menghadirkan solusi finansial yang relevan. Kepercayaan investor publik menjadi modal berharga bagi keberlanjutan inovasi produk Superbank.
"Dengan dukungan pemegang saham dan ekosistem digital yang kuat, kami semakin siap memperluas akses kredit, mempercepat inovasi produk, dan menghadirkan layanan finansial yang aman dan relevan bagi jutaan masyarakat Indonesia," tambah Tigor.
Inovasi Produk Berbasis Ekosistem
Kekuatan utama Superbank terletak pada model bisnis digital-first yang terintegrasi langsung dengan ekosistem Grab dan OVO. Strategi ini memungkinkan bank menjangkau jutaan pengguna tanpa hambatan unduh aplikasi tambahan.
Sejak transformasi layanan digital dimulai, Superbank terus meluncurkan produk inovatif yang menyasar kebutuhan harian pengguna. Salah satunya adalah integrasi rekening sebagai metode pembayaran langsung di aplikasi Grab yang dimulai sejak 2024.
Memasuki tahun 2025, inovasi berlanjut dengan peluncuran OVO Nabung by Superbank dan Kartu Untung. Produk tabungan ini menawarkan kemudahan akses serta bunga kompetitif sebesar 5 persen per tahun bagi pengguna.
Strategi integrasi ekosistem ini terbukti efektif dalam mendongkrak kinerja operasional bank. Hingga saat ini, Superbank telah berhasil melayani lebih dari 5 juta nasabah dengan tren transaksi harian yang terus menanjak.
Kondisi Pasar Saham Regional
Di tengah euforia pencatatan saham SUPA, pergerakan sektoral di bursa saham domestik cukup bervariasi. Sektor kesehatan memimpin penguatan dengan kenaikan 3,43 persen, sementara sektor teknologi justru terkoreksi 0,20 persen.
Sektor keuangan yang menjadi rumah bagi saham perbankan tercatat menguat tipis 0,13 persen. Hal ini menunjukkan sentimen pasar yang masih cukup kondusif terhadap industri jasa keuangan.
Sebanyak 301 saham berhasil mencatatkan penguatan harga pada perdagangan hari ini. Sementara itu, 158 saham harus rela terkoreksi dan 181 saham lainnya stagnan alias tidak bergerak.
Investor asing dan domestik tampak aktif merespons dinamika pasar di pertengahan pekan ini. Total frekuensi perdagangan di seluruh pasar tercatat mencapai 175.142 kali transaksi dengan volume 4,6 miliar saham.
Ke depannya, Superbank berkomitmen memperkuat sinergi dengan para pemegang saham strategis seperti Singtel, KakaoBank, dan GXS. Kolaborasi lintas negara ini diharapkan mampu memperkokoh posisi Superbank dalam peta perbankan digital regional.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Apakah Ada Kenaikan Gaji PNS 2026? Ini Kata Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
News 2 Januari 2026, 09:48
-
Lowongan Kerja Shopee Indonesia: Posisi Campaign Marketing Entry Level
News 31 Desember 2025, 20:42
-
Datang ke Sidang Cerai dengan Ekspresi Tenang, Atalia Praratya: Mohon Doanya Saja
News 31 Desember 2025, 20:38
-
Mendagri Pastikan Pemerintah Berikan Segalanya untuk Penanganan Bencana
News 31 Desember 2025, 15:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Man United vs Fulham 1 Februari 2026
Liga Inggris 31 Januari 2026, 21:01
-
Prediksi Susunan Pemain Barcelona Lawan Elche: Blaugrana Jaga Tekanan di Papan Atas
Liga Spanyol 31 Januari 2026, 19:56
-
Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs Newcastle: Misi Bangkit The Reds di Anfield
Liga Inggris 31 Januari 2026, 19:44
-
Tempat Menonton Leeds vs Arsenal, Tayang di Mana?
Liga Inggris 31 Januari 2026, 19:30
-
Michael Carrick Tak Tutup Peluang Manchester United Bergerak di Akhir Bursa Transfer
Liga Inggris 31 Januari 2026, 19:07
-
Link Live Streaming Leeds vs Arsenal di Premier League
Liga Inggris 31 Januari 2026, 19:00
-
Langkah Cepat AC Milan Amankan Talenta Muda dari Hellas Verona
Liga Italia 31 Januari 2026, 17:47
-
Hasil Persis vs Persib Bandung: Andrew Jung Bawa Maung Bandung Nyaman di Puncak!
Bola Indonesia 31 Januari 2026, 17:24
-
Link Live Streaming Madura United vs PSBS di BRI Super League
Bola Indonesia 31 Januari 2026, 17:12
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Kontra Leeds: Misi Kembali Menjauh di Puncak
Liga Inggris 31 Januari 2026, 16:43
-
Belum Juga Menang di MotoGP, Pedro Acosta Kalem: Yang Penting Konsisten Podium Dulu
Otomotif 31 Januari 2026, 16:40
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 31 Januari 2026, 15:57
-
Barcelona Sepakat Perpanjang Kontrak Fermin Lopez, Masa Depan Lini Tengah Terjaga
Liga Spanyol 31 Januari 2026, 15:44
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30



