17 Pengprov Dukung Ekawahyu Kasih di Munas PB PTMSI
Editor Bolanet | 18 September 2012 17:15
- Musyawarah Nasional (Munas) Pengurus Besar Peratuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) kembali bergulir. Kali ini Ekawahyu Kasih, menegaskan siap berebut kemenangan menjadi ketua umum periode 2012-2016, melalui Munas yang direncanakan di Hotel Paragon, Solo, 24-25 September 2012.
Dalam deklarasi pencalonannya, Ekawahyu mengklaim sudah mengantongi 17 dari 33 Pengurus Provinsi (Pengprov) yang sah selaku pemilik suara. Sosialisasi dengan mengedepankan visi yang terukur, akan menjadi cara ampuhnya untuk mendapatkan dukungan dari Pengprov.
Sejauh ini, Lampung, Jawa Timur dan DKI Jakarta solid mendukung kami. Peran Pengprov-Pengprov tersebut, sangat penting mengingat gudangnya atlet nasional yang sekaligus barometer pembinaan prestasi tenis meja di Indonesia baik tingkat nasional maupun internasional, ujar pria kelahiran Pontianak, 1 November 1958 tersebut
Catatan, Pengprov PTMSI Lampung merupakan motor perubahan perlawanan terhadap Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) PTMSI yang cacat hukum di Hotel Marlin Park, tanggal 11-12 Desember 2012.
Dikatakannya lagi, tenis meja nasional pernah berjaya di era 1980-2000 di mana menyapu tujuh medali emas di SEA Games dan hampir menjadi yang terbaik di Asia Tenggara. Posisi Indonesia di SEA Games XVIII 2011 sudah terpuruk karena berada di bawah Vietnam.
Jika terpilih sebagai Ketum PB PTMSI, saya siap berjuang dan memulihkan kembali tenis meja Indonesia. Saya akan bekerja jujur, konsisten, kompeten, agar tenis meja Indonesia segera bangkit, tegas Ketua Bidang Pendidikan Dan Penataran KONI Pusat periode 2011-2015 tersebut.
Diharapkannya, PB PTMSI memilki program organisasi yang baik di seluruh Indonesia dan ditopang dengan SDM berkualitas. Selain itu, mumpuni serta stategis agar menghasilkan prestasi dan mampu memunculkan banyak bibit atlet tenis meja Indonesia.
Tidak hanya itu, Ekawahyu menggaransi melakukan rekruitmen di setiap jenjang pembinaan prestasi sampai ke atlet nasional secara transparan, adil, berkualitas, terukur dan menjalin kerjasama dengan seluruh stake holder tenis meja Indonesia.
Nantinya, di kepengurusan saya akan diutamakan untuk melakukan sinkronisasi dam sinergisasi baik dengan Pengrov PTMSI, KONI, Konida Depdiknas dan Kemenpora. Bahkan saya siap mundur jika tidak mampu memberikan prestasi di SEA Games 2013, tegasnya. (esa/kny)
Dalam deklarasi pencalonannya, Ekawahyu mengklaim sudah mengantongi 17 dari 33 Pengurus Provinsi (Pengprov) yang sah selaku pemilik suara. Sosialisasi dengan mengedepankan visi yang terukur, akan menjadi cara ampuhnya untuk mendapatkan dukungan dari Pengprov.
Sejauh ini, Lampung, Jawa Timur dan DKI Jakarta solid mendukung kami. Peran Pengprov-Pengprov tersebut, sangat penting mengingat gudangnya atlet nasional yang sekaligus barometer pembinaan prestasi tenis meja di Indonesia baik tingkat nasional maupun internasional, ujar pria kelahiran Pontianak, 1 November 1958 tersebut
Catatan, Pengprov PTMSI Lampung merupakan motor perubahan perlawanan terhadap Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) PTMSI yang cacat hukum di Hotel Marlin Park, tanggal 11-12 Desember 2012.
Dikatakannya lagi, tenis meja nasional pernah berjaya di era 1980-2000 di mana menyapu tujuh medali emas di SEA Games dan hampir menjadi yang terbaik di Asia Tenggara. Posisi Indonesia di SEA Games XVIII 2011 sudah terpuruk karena berada di bawah Vietnam.
Jika terpilih sebagai Ketum PB PTMSI, saya siap berjuang dan memulihkan kembali tenis meja Indonesia. Saya akan bekerja jujur, konsisten, kompeten, agar tenis meja Indonesia segera bangkit, tegas Ketua Bidang Pendidikan Dan Penataran KONI Pusat periode 2011-2015 tersebut.
Diharapkannya, PB PTMSI memilki program organisasi yang baik di seluruh Indonesia dan ditopang dengan SDM berkualitas. Selain itu, mumpuni serta stategis agar menghasilkan prestasi dan mampu memunculkan banyak bibit atlet tenis meja Indonesia.
Tidak hanya itu, Ekawahyu menggaransi melakukan rekruitmen di setiap jenjang pembinaan prestasi sampai ke atlet nasional secara transparan, adil, berkualitas, terukur dan menjalin kerjasama dengan seluruh stake holder tenis meja Indonesia.
Nantinya, di kepengurusan saya akan diutamakan untuk melakukan sinkronisasi dam sinergisasi baik dengan Pengrov PTMSI, KONI, Konida Depdiknas dan Kemenpora. Bahkan saya siap mundur jika tidak mampu memberikan prestasi di SEA Games 2013, tegasnya. (esa/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengenal Bernadette Szocs, Bidadari Tenis Meja dari Rumania
Bolatainment 12 Januari 2021, 15:39
-
Soo Yeon Lee: Atlet dan Model Hot dari Negeri K-Pop
Bolatainment 30 Juli 2020, 17:03
-
CdM SEA Games 2019 Nilai Langkah Ketua PTMSI Laporkan Erick Thohir Keliru
Bola Indonesia 27 Oktober 2019, 22:49
-
Indonesia Raih Emas Lagi dari Tenis Meja Asian Para Games 2018
Olahraga Lain-Lain 10 Oktober 2018, 17:15
-
Tenis Meja Ganda Campuran Indonesia Sumbang Emas di Asian Para Games 2018
Olahraga Lain-Lain 10 Oktober 2018, 15:35
LATEST UPDATE
-
Prediksi Panama vs Bosnia dan Herzegovina 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 14:14
-
Marcelo Bielsa Ungkap Penyebab Luis Suarez Dicoret dari Skuad Uruguay
Piala Dunia 5 Juni 2026, 13:58
-
Live Streaming Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Oman Hari Ini
Tim Nasional 5 Juni 2026, 13:45
-
Prediksi Amerika Serikat vs Jerman 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 13:39
-
Prediksi Portugal vs Chili 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 13:09
-
Prediksi Belgia vs Tunisia 6 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 12:49
-
Jalan Buntu MU untuk Dapatkan Mateus Fernandes
Liga Inggris 5 Juni 2026, 12:08
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47








