33 Pengprov UTI-Pro Resmi Dikukuhkan
Editor Bolanet | 18 Januari 2013 20:35
Acara pengukuhan dihadiri Presiden Akademi Taekwondo WTF, Dr. Yang Jin Suk dan Ketua Umum Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Haryo Yuniarto, Pembina YUTI dan UTI-Pro Grandmaster Lioe Nam Khiong, Ketua Umum Uti-Pro, Ngatino SH serta 204 peserta yang berasal dari 33 provinsi.
Sebanyak 33 Pengurus Provinsi (pengprov) UTI-Pro yang dikukuhkan tersebut adalah DKI Jakarta, Sumatera Utara, Yogyakarta, Sulawesi Utara, Gorontalo, Nusa Tenggara Barat, dan Bali.
Di samping itu, para Ketua UTI-Pro daerah ada juga yang mengemban tugas sebagai Ketua KONI dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga. Ketua UTI-Pro Aceh dipimpin oleh Kepala Dinas dan Pemuda Olahraga Aceh, H. Hasan Basri. Kemudian Ketua UTI-Pro Yogyakarta dipimpin Ketua KONI Yogyakarta, GBPH Prabukusumo.
Dalam sambutannya, Pembina sekaligus pendiri UTI-Pro, Lioe Nam Khiong menepis isu bahwa organisasi yang didirikannya telah kehilangan arah. Justru, dikatakannya, UTI-Pro telah mendapat pengakuan dari pemerintah melalui BOPI.
Saya tegaskan sekali lagi, isu itu tidak benar. Seperti diketahui, kami baru saja menggelar Kejuaraan Best of The Best dengan sukses dan diikuti oleh para taekwondoin terbaik Indonesia. Tekad kami adalah ikut membangun prestasi taekwondo di Indonesia, terang Lioe Nam Kiong.
Ia juga menegaskan bahwa UTI-Pro bukanlah saingan dari Pengurus Besar Taekwondo Seluruh Indonesia (PBTI), melainkan bersinergi untuk membangun prestasi taekwondo Indonesia demi mengharumkan nama bangsa dan negara di percaturan taekwondo dunia.
Kami sifatnya hanya menunjang bersama-sama PBTI membina prestasi taekwondo di Indonesia. Kami juga merangkul para pengurus PBTI di daerah untuk menjadi pengurus UTI-Pro dan mereka mendukung sepenuhnya organisasi taekwondo profesional di Indonesia ini, ungkap Lioe Nam Khiong.
Hal senada juga dikemukakan Ketua Umum UTI-Pro, Ngatino SH. Menurutnya, pihaknya justru ingin berkontribusi demi kemajuan taekwondo di Indonesia.
Harapan kami rekan-rekan di BOPI dapat memberikan tempat kepada para atlet UTI-Pro jika ada yang berprestasi untuk bergabung dengan tim taekwondo nasional. Selain itu, saya meminta kepada para pengurus di daerah agar organisasi ini dikelola secara profesional dengan menggandeng perusahaan swasta di daerah untuk ikut mendukung pembinaan taekwondo, kata Ngatino. (esa/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Defia Dedikasikan Emas Asian Games 2018 untuk Mendiang Sang Ayah
Olahraga Lain-Lain 19 Agustus 2018, 19:55
-
Defia Rosmaniar Berikan Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2018
Olahraga Lain-Lain 19 Agustus 2018, 17:13
-
Indonesia Punya Tiga Rival Berat Taekwondo di Asian Games 2018
Bolatainment 1 Agustus 2018, 09:40
-
Legenda Taekwondo Ingin Atlet Muda Lampaui Prestasinya di Asian Games
Bolatainment 19 Juli 2018, 10:10
-
2500 Peserta Ikut Turnamen Taekwondo Menhan Cup
Olahraga Lain-Lain 25 Maret 2017, 08:53
LATEST UPDATE
-
10 Tahun di Leverkusen, Kai Havertz Lukai Mantan Klub Lewat Penalti Telat
Liga Champions 12 Maret 2026, 21:12
-
Tottenham Sulit Dibenahi, Igor Tudor Jelas Bukan Solusinya
Liga Inggris 12 Maret 2026, 20:34
-
Kelme Luncurkan Jersey Baru Timnas Indonesia di Leave Your Mark Fest 2026
Tim Nasional 12 Maret 2026, 20:20
LATEST EDITORIAL
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54
-
11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada Legenda Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:44










