Atlet Equestrian Pelatnas SEA Games Akan Diciutkan
Editor Bolanet | 16 Februari 2013 21:28
- Manajer Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) equestrian proyeksi SEA Games 2013, Prasetiono Sumiskum mengatakan, serius menjalankan atlet sesuai arahan Satlak Prima.
Kini, Pelatnas tengah diikuti sebanyak 22 atlet. Nantinya, jumlah tersebut akan diciutkan dan berangkatkan ke SEA Games di Myanmar.
Jumlah sekarang 120 persen, kemudian akan diciutkan menjadi 100 persen. Kami menggelar Pelatnas sejak bulan November lalu. Kami menyaring atlet dari dua kejuaraan di bulan November di Sentul dan di Cinta Indonesia Open 2012 di APM, pada Desember lalu. Dari dua ajang tersebut, Kami bisa melihat potensi atlet, ujar Prasetiono.
Menurut Tion, panggilan Prasetiono, pihaknya akan berusaha secepatnya menciutkan Pelatnas menjadi 100 persen. Itu dilakukan karena pendanaan dari pemerintah sangat terbatas.
Kalau menunggu pendanaan pemerintah, pasti akan terlambat. Sebab, pada 14 Maret ada test event di Myanmar, tepatnya 15-18 Maret. Kita sudah terima undangannya dan sudah kita pilih enam atlet dari tiga disiplin yaitu jumping, endurance, dan dressage, imbuhnya.
Keenam atlet tersebut adalah Anto Binarto, Andry Prasetio (show jumping), Alvaro Menayang, Aditia Indra (dressage), Otto Setiawan (endurance). Sementara satu atlet endurance lagi, masih menunggu izin dari Komandan DenKavKud.
Selain itu, dikatakannya, EFI akan menggelar kualifikasi di Parompong Kavaleri, 9-12 Maret untuk menentukan poin. Menurutnya, itu dilakukan karena pihaknya harus segera menciutkan atlet menjadi jumlah yang pasti. Selain itu, pihaknya juga menunggu hasil test event di Myanmar, sebelum melakukan pencoretan tersebut. (esa/dzi)
Kini, Pelatnas tengah diikuti sebanyak 22 atlet. Nantinya, jumlah tersebut akan diciutkan dan berangkatkan ke SEA Games di Myanmar.
Jumlah sekarang 120 persen, kemudian akan diciutkan menjadi 100 persen. Kami menggelar Pelatnas sejak bulan November lalu. Kami menyaring atlet dari dua kejuaraan di bulan November di Sentul dan di Cinta Indonesia Open 2012 di APM, pada Desember lalu. Dari dua ajang tersebut, Kami bisa melihat potensi atlet, ujar Prasetiono.
Menurut Tion, panggilan Prasetiono, pihaknya akan berusaha secepatnya menciutkan Pelatnas menjadi 100 persen. Itu dilakukan karena pendanaan dari pemerintah sangat terbatas.
Kalau menunggu pendanaan pemerintah, pasti akan terlambat. Sebab, pada 14 Maret ada test event di Myanmar, tepatnya 15-18 Maret. Kita sudah terima undangannya dan sudah kita pilih enam atlet dari tiga disiplin yaitu jumping, endurance, dan dressage, imbuhnya.
Keenam atlet tersebut adalah Anto Binarto, Andry Prasetio (show jumping), Alvaro Menayang, Aditia Indra (dressage), Otto Setiawan (endurance). Sementara satu atlet endurance lagi, masih menunggu izin dari Komandan DenKavKud.
Selain itu, dikatakannya, EFI akan menggelar kualifikasi di Parompong Kavaleri, 9-12 Maret untuk menentukan poin. Menurutnya, itu dilakukan karena pihaknya harus segera menciutkan atlet menjadi jumlah yang pasti. Selain itu, pihaknya juga menunggu hasil test event di Myanmar, sebelum melakukan pencoretan tersebut. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inilah Starting Line-Up Indonesia vs Thailand
Tim Nasional 21 Desember 2013, 19:40
-
Bedah Kekuatan: Indonesia vs Thailand
Editorial 20 Desember 2013, 21:21
-
Rahmad Darmawan Puji Kualitas Penggawa Garuda Muda
Tim Nasional 20 Desember 2013, 20:54
-
Preview: Indonesia vs Thailand, Berebut Emas di Final
Tim Nasional 20 Desember 2013, 20:30
-
Rahmad Darmawan Nilai Thailand Sebagai Tim Sempurna
Tim Nasional 20 Desember 2013, 20:21
LATEST UPDATE
-
21 Pemain Liverpool untuk Melawan Galatasaray: Tanpa Alisson dan Chiesa
Liga Champions 10 Maret 2026, 04:07
-
Patrice Evra Sebut Sosok Manajer Ideal untuk Manchester United
Liga Inggris 10 Maret 2026, 00:19
-
Xavi Ungkap Alasan Tak Akan Pernah Kembali ke Barcelona
Liga Spanyol 9 Maret 2026, 20:33
-
Prediksi Jumlah Trofi yang Bisa Diraih Arsenal Musim Ini
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:30
-
Wayne Rooney Bela Mikel Arteta Usai Gaya Bermain Arsenal Dihujani Kritik
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:00
-
Kurang Tajam di Depan Gawang, Inter Tumbang di Derby Milan
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:30












