Cabor Tak Bisa Bebas Gunakan Anggaran Pelatnas dari Pemerintah, Ini Sebabnya
Gia Yuda Pradana | 24 September 2020 14:52
Bola.net - Cabang Olahraga (Cabor) yang menerima dana Pelatihan Nasional (Pelatnas) dari pemerintah tak bisa bebas memakainya. Sebab, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap penggunaan anggaran tersebut.
Proses pendampingan dan pengawasan ini penting dilakukan agar semua dapat berjalan dengan baik. Apalagi dalam menyaksikan Memorandum of Understanding (MoU) dengan cabor, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali selalu menekankan supaya pengelolaan dana bisa transparan.
"Hal ini perlu dilakukan agar pengelolaan anggaran sesuai ketentuan dan MoU yang sudah disepakati dan tandatangani," ujar Deputi Bidang Peningkatan Prestasi, Chandra Bakti, mengatakan, Kamis (24/9/2020).
"Kemenpora akan melakukan pendampingan kepada tim administrasi seluruh cabang olahraga yang menerima dana pelatnas. Kita semua ingin jalanya pelatnas lancar dan tidak ada masalah di kemudian hari. Jika ada kesulitan, maka kami dari Kemenpora akan melakukan pendampingan," katanya menambahkan.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.
Tinjau 2 Cabor

Pada Rabu (23/9/2020) kemarin, Kemenpora meninjau langsung tempat pelatnas cabor tenis dan atletik di Jakarta. Hal itu dilakukan untuk memastikan item-item aktivitas pelatnas yang menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dimulai dari cabor tenis, sebanyak 10 atlet dan ofisial menginap di Hotel RedDoorz Plus near Senayan City, Jakarta Selatan. Mereka kemudian berlatih di Stadion Tenis I (Center Court) Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat.
Sementara untuk cabor atletik, sebanyak 15 atlet menginap di Hotel Atlet Century Park, Jakarta Pusat. Sedangkan latihannya di Stadion Madya, GBK, Senayan.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Pelatih Persib Dukung Regulasi Pergantian Lima Pemain di Shopee Liga 1
Aji Santoso Sambut Baik Regulasi Pergantian Lima Pemain
PSIS Dukung Keinginan Pratama Arhan Bermain di Eropa
Pelatih Persib: Bursa Transfer Shopee Liga 1 Skandal, Diminta oleh 3 Klub yang Tampung Pemain Brasil
Kalah dari Bhayangkara FC, Pelatih Persija Kecewa Berat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ulang Tahun ke-96, PSSI Pasang Target Lolos ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 19 April 2026, 19:39
-
Reformasi Kemenpora: Erick Thohir Pangkas 191 Regulasi
Olahraga Lain-Lain 17 April 2026, 15:36
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













