Dayung Indonesia Gagal Raih Tiket Olimpiade
Editor Bolanet | 10 Mei 2012 03:50
- Pasangan atlet dayung Indonesia, Yakin Muhammad dan hanya mampu menduduki posisi empat di nomor Light Double Scull LM2X dalam kualifikasi dayung di Singapura. Alhasil, keduanya dipastikan tidak akan tampil di Olimpiade London, Inggris, pada 27 Juli-12 Agustus 2012.
Hal tersebut sekaligus membuat harapan kontingen Indonesia menambah jumlah atlet menuju London, menjadi berkurang.
“Memasuki pertandingan terakhir, Ihram dan Yakin sebenarnya sudah berusaha maksimal untuk meraih poin penuh. Namun, lawan tampil lebih siap. Baik dari sisi teknik maupun fisik,” kata Wakasubbid Cabang Olahraga Terukur Satlak Prima, Hadi Wiharja, kepada .
Menurutnya, keluar sebagai juara pada kualifikasi tersebut adalah pasangan dari Jepang, kemudian diikuti pasangan Hongkong yang meraih perak. Sedangkan, peraih medali perunggu disabet atlet asal India.
Meski gagal, Hadi tetap optimistis bisa meloloskan atlet di cabang lain yang masih mempunyai peluang seperti panahan, bola voli pantai dan tinju yang kini atletnya masih mengikuti kualifikasi Olimpiade. Hadi melanjutkan, meski gagal meraih juara, namun pengalaman dua atlet dayung nasional yang tampil di Singapura tersebut, akan bertambah.
Selama tampil dalam kualifikasi, mereka bersaing dengan pedayung tangguh yang sudah memiliki prestasi dunia seperti atlet asal Jepang dan Hongkong. Karena itu, mereka pasti memperoleh pengalaman berharga, terangnya. (esa/end)
Hal tersebut sekaligus membuat harapan kontingen Indonesia menambah jumlah atlet menuju London, menjadi berkurang.
“Memasuki pertandingan terakhir, Ihram dan Yakin sebenarnya sudah berusaha maksimal untuk meraih poin penuh. Namun, lawan tampil lebih siap. Baik dari sisi teknik maupun fisik,” kata Wakasubbid Cabang Olahraga Terukur Satlak Prima, Hadi Wiharja, kepada .
Menurutnya, keluar sebagai juara pada kualifikasi tersebut adalah pasangan dari Jepang, kemudian diikuti pasangan Hongkong yang meraih perak. Sedangkan, peraih medali perunggu disabet atlet asal India.
Meski gagal, Hadi tetap optimistis bisa meloloskan atlet di cabang lain yang masih mempunyai peluang seperti panahan, bola voli pantai dan tinju yang kini atletnya masih mengikuti kualifikasi Olimpiade. Hadi melanjutkan, meski gagal meraih juara, namun pengalaman dua atlet dayung nasional yang tampil di Singapura tersebut, akan bertambah.
Selama tampil dalam kualifikasi, mereka bersaing dengan pedayung tangguh yang sudah memiliki prestasi dunia seperti atlet asal Jepang dan Hongkong. Karena itu, mereka pasti memperoleh pengalaman berharga, terangnya. (esa/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dayung Indonesia Rebut Emas Perdana di SEA Games 2019
Olahraga Lain-Lain 7 Desember 2019, 11:20
LATEST UPDATE
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













