Deni Minta Maaf Usai Gagal Sabet Medali Angkat Besi di Olimpiade Tokyo 2020
Anindhya Danartikanya | 26 Juli 2021 10:17
Bola.net - Atlet angkat besi Indonesia, yang turun di kelas 67 kg putra, Deni, tak berhasil menyabet medali di Olimpiade Tokyo 2020. Berlaga di Tokyo International Forum, Minggu (25/7/2021), Deni hanya mampu menempati peringkat 9 dengan mengumpulkan total angkatan 301 kg.
Deni memang tampak kurang maksimal sejak angkatan snatch. Pada angkatan pertamanya 135 kg, Deni langsung gagal. Untungnya di angkatan kedua, Deni mampu bangkit dan menyelesaikan. Namun, dia kembali gagal pada angkatan ketiga 140 kg.
Pada angkatan clean and jerk, Deni yang tampil ketiga kalinya di Olimpiade ini hanya mampu mengangkat 166 kg dengan sempurna di angkatan pertama. Namun, dia gagal pada angkatan kedua 171 kg. Begitu juga pada angkatan ketiga.
Kurang Puas atas Raihan Diri
"Mungkin ini yang terbaik yang saya berikan kepada Merah Putih. Walaupun buat saya pribadi kurang puas. Terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang mendukung. Terima kasih juga kepada NOC Indonesia PB PABSI dan juga kepada pelatih. Saya minta maaf kalau ada yang kurang memuaskan," kata Deni usai laga.
Deni mengaku kurang puas dengan hasil yang dicapainya. Namun, dia merasa persiapannya sangat kurang untuk tampil di Olimpiade Tokyo 2020.
"Buat saya pribadi tidak puas. Tapi, saya lihat lagi ke belakang persiapan seperti apa yang saya lakukan satu bulan. Sebenarnya, tidak bisa jadi alasan saya titik penghabisan di sini. Cuman ya ada istilah ya sekeras apapun latihan kita tetap butuh waktu untuk persiapan," katanya.
Faktor Cedera
Deni mengaku sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa memberikan yang terbaik. "Saya pas mau angkatan kedua mau totalitas cuman ada yang dirasa. Kalau cuma kayak tangan sekarang habis itu masih bisa ditahan tapi kalau yang di dalam itu saya tidak berani juga maksa. Takut sesuatu terjadi. Enggak ada yang saya kejar juga. Bukannya mau aman juga," katanya.
Dia juga mengaku sudah mencapai puncak performa pada Juni akhir dengan angkatan Snatch 140 kg dan clean and jerk 170 kg. Namun, setelah itu berbagai kendala dialaminya. "Pada Juli itu ada kendala pandemi Covid-19 di mana latihan yang tadinya dua kali menjadi satu kali. Ada tiga sampai empat hari saya tidak latihan. Kedua, cedera lama saya kambuh lagi dan terbawa sampai pertandingan," ujarnya.
Sang pelatih, Lukman, membenarkan hal ini. Menurutnya, bukan hanya faktor persiapan Deni sangat singkat tetapi juga cedera sangat memengaruhi penampilannya. "Kegagalan Deni tidak mencapai target prestasi angkatan Total, karena faktor cedera lama pada paha kanannya kambuh lagi. Makanya, ketika dia berdiri merasa sakit pada angkatan clean and jerk. Akibatnya, dia tidak mampu dua kali menyelesaikan angkatan clean and jerk 171 kg," tuturnya.
Saksikan Live Streaming Olimpiade Tokyo 2020 di Vidio
Ajang multievent Olimpiade Tokyo 2020 bisa disaksikan melalui TV teresterial INDOSIAR dan O Channel. Selain itu juga bisa di layanan over the top (OTT) VIDIO baik gratis maupun berbayar dengan 12 channel tambahannya, serta channel Champions TV 1, 2 dan 3 yang dikelola IEG (Indonesia Entertainment Group), salah satu anak perusahaan di Emtek Group. Yuk nikmati sajian live streaming dengan mengklik tautan ini.
Disadur dari: Bolacom (Yus Mei Sawitri) | Dipublikasi: 25 Juli 2021
Baca Juga:
Hasil Bulu Tangkis Olimpiade 2020: Praveen/Melati Kalah di Tangan Jepang
Highlights Aksi Rio Waida di Babak Kedua Selancar Olimpiade Tokyo 2020
Video: Perjuangan Lifter Indonesia, Deni di Cabor Angkat Besi Olimpiade Tokyo 2020
Rio Waida Hadapi Jepang di 16 Besar Selancar Olimpiade 2020, Belajar dari Kesalahan
Kisah Windy Cantika Aisah: Bakat Terlihat Sejak SD, Kini Jadi Peraih Medali Olimpiade 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala AFF 2026 Jadi Panggung John Herdman Seleksi Pemain untuk FIFA ASEAN Cup
Tim Nasional 8 Agustus 2026, 18:01
-
Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, John Herdman Tak Salahkan Wasit
Tim Nasional 8 Agustus 2026, 16:31
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




