Eko Yuli Irawan Minta Maaf Tak Sabet Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020
Anindhya Danartikanya | 25 Juli 2021 18:24
Bola.net - Atlet angkat besi putra andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan, meminta maaf setelah gagal meraih medali emas pada nomor 61 kg putra Grup A Olimpiade Tokyo 2020. Permintaan maaf ini ia sampaikan lewat akun Instagramnya, @EkoPower61, usai pertandingan pada Minggu (25/7/2021).
Eko, yang total mengangkat beban 302 kg, mendapatkan medali perak setelah terpaut 11 kg dari lifter China, Li Fabin yang mendulang emas. Eko menorehkan 137 kg pada angkatan snatch dan 165 kg pada clean dan jerk.
Li Fabin mendominasi sejak awal. Atlet 28 tahun itu menjadi yang terbaik di angkatan snatch dengan 141 kg dan clean dan jerk dengan 172 kg. Total, Li Fabin mengumpulkan 313 kg dalam dua angkatan itu. Sementara itu, Atlet Kazakhstan, Igor Son, merebut perunggu dengan total angkatan 294 kg.
Tetap Catatkan Rekor Membanggakan

"Halo masyarakat Indonesia. Terima kasih atas dukungan dan doanya selama ini. Mohon maaf saya gagal meraih medali emas Ini menjadi rezeki yang terbaik buat saya. Terima kasih atas doa dan dukungannya selama ini," ujar Eko lewat Instagram.
Meski tak menyabet emas, Eko mencatat rekor baru. Ia menjadi satu-satunya atlet Indonesia yang selalu mempersembahkan medali dalam empat Olimpiade terakhir. Ia berhasil menyabet perunggu di Beijing 2008 dan London 2012, dan meraih perak pula di Rio 2016.
Selain itu, atlet berusia 31 tahun ini juga masih memegang rekor dunia untuk angkatan clean and jerk kelas 61 kg putra dengan beban 174 kg.
Bonus Rp2,25 Miliar untuk Eko Yuli
Eko pun telah ditunggu bonus minimal Rp2,25 miliar dari pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Crazy Rich Malang, Gilang Widya Pramana. Kemenpora menjanjikan bonus sebesar Rp5 miliar untuk atlet Indonesia pendulang medali emas, Rp2 miliar untuk perak, dan Rp1 miliar untuk perunggu.
Adapun Gilang Widya, pengusaha asal Malang sekaligus Presiden Arema FC itu berniat mengucurkan Rp500 juta untuk peraih medali emas, Rp250 juta untuk perak, dan Rp100 juta untuk perunggu.
Eko menjadi atlet kedua yang mempersembahkan medali untuk Indonesia. Sebelumnya, Windy Cantika berkontribusi untuk perunggu pada cabor angkat besi nomor 49 kg putri Grup A, Sabtu (24/7/2021).
Ajang multievent Olimpiade Tokyo 2020 bisa disaksikan melalui TV teresterial INDOSIAR dan O Channel. Selain itu juga bisa di layanan over the top (OTT) VIDIO baik gratis maupun berbayar dengan 12 channel tambahannya, serta channel Champions TV 1, 2 dan 3 yang dikelola IEG (Indonesia Entertainment Group), salah satu anak perusahaan di Emtek Group. Yuk nikmati sajian live streaming dengan mengklik tautan ini.
Disadur dari: Bolacom (Muhammad Adiyaksa, Rizki Hidayat) | Dipublikasi: 25 Juli 2021
Video: Eko Yuli Irawan Sabet Medali Perak Angkat Besi di Olimpiade Tokyo 2020
Baca Juga:
Video: Perjuangan Mutiara/Melani, Atlet Dayung Putri Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020
Olimpiade 2020: Atlet Cantik Myanmar Curi Hati Netizen Indonesia!
Anthony Ginting Rasakan Atmosfer Berbeda di Olimpiade Tokyo 2020 Usai Laga Perdana
Perolehan Medali Sementara Olimpiade Tokyo 2020: China-Jepang 5 Emas, Indonesia 2 Medali
Hasil Olimpiade 2020: Brasil Diimbangi Pantai Gading Tanpa Gol
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia Juara, Anggun C Sasmi Terharu Nyanyikan Tanah Airku
Tim Nasional 6 Oktober 2026, 06:21
-
Rapor Timnas Indonesia vs Thailand: Mental Baja Sang Juara!
Tim Nasional 6 Oktober 2026, 06:16
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






