Eqina Lebih Menggiatkan Berbagai Kegiatan Pembinaan
Editor Bolanet | 26 Februari 2013 22:35
- Nada optimis Equestian Indonesia (Eqina) dalam mendapatkan legitimasi dari masyarakat, tidak hanya digaungkan Pembina Eqina, Alex Benyamin. Melainkan, ikut disuarakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Eqina, Ardi Hapsoro.
Menurutnya, langkah positif yang harus dilakukan yakni tetap berusaha konsisten untuk memperjuangkan Eqina dan fokus melakukan pembinaan. Sebab dikatakannya lagi, Eqina didirikan sebagai bentuk kepedulian dan kecintaan masyarakat equestrian Indonesia
Dasar kami adalah legitimasi dari Musyawarah Nasional (Munas) masyarakat equestrian Indonesia. Itu adalah amanah dan legitimasi besar yang harus kami pertanggungjawabkan. Artinya, kami akan membuktikan bahwa EQINA berjuang dalam jalur organisasi yang benar, terang Ardi.
Ardi mengaku bingung dengan keputusan Komite Olaharga Nasional Indonesia (KONI) ketika menggelar Rapat Anggota di Bandung, Jawa Barat, 19 Februari 2013.
Menurutnya, proses pengakuan EFI sebagai anggota KONI tidak berjalan sesuai dengan AD/ART. Sebab, voting untuk pengesahan dilakukan di sidang komisi, bukan rapat pleno.
Proses voting di komisi tidak memenuhi ketentuan AD/ART yang mengharuskan pengambilan keputusan dengan suara 50 persen plus 1. Seharusnya, dari 84 anggota KONI, 50 persen plus satu atau 43 suara sah, baru boleh disahkan. Tetapi, hanya didukung 16 anggota, 10 menolak, dan 10 abstain, langsung ketok palu, terangnya.
Alhasil, Ardi menuding organisasi pimpinan Tono Suratman tersebut sudah membuat keputusan dengan cara-cara yang kurang arif dan tidak akomodatif.
Kini, dilanjutkan Ardi, Eqina dan seluruh masyarakat equestrian Indonesia akan terus merapatkan barisan. Tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga lebih menggiatkan berbagai kegiatan pembinaan.
Kami akan mengisi tahun 2013 dengan berbagai kejuaraan, baik junior maupun senior. Salah satunya adalah menggelar kejuaraan AE Kawilarang Cup, di Arthayasa Stable, 1-3 Maret mendatang. Ajang tersebut, akan melibatkan hampir seluruh stakeholder equestrian di Indonesia, tandasnya. (esa/dzi)
Menurutnya, langkah positif yang harus dilakukan yakni tetap berusaha konsisten untuk memperjuangkan Eqina dan fokus melakukan pembinaan. Sebab dikatakannya lagi, Eqina didirikan sebagai bentuk kepedulian dan kecintaan masyarakat equestrian Indonesia
Dasar kami adalah legitimasi dari Musyawarah Nasional (Munas) masyarakat equestrian Indonesia. Itu adalah amanah dan legitimasi besar yang harus kami pertanggungjawabkan. Artinya, kami akan membuktikan bahwa EQINA berjuang dalam jalur organisasi yang benar, terang Ardi.
Ardi mengaku bingung dengan keputusan Komite Olaharga Nasional Indonesia (KONI) ketika menggelar Rapat Anggota di Bandung, Jawa Barat, 19 Februari 2013.
Menurutnya, proses pengakuan EFI sebagai anggota KONI tidak berjalan sesuai dengan AD/ART. Sebab, voting untuk pengesahan dilakukan di sidang komisi, bukan rapat pleno.
Proses voting di komisi tidak memenuhi ketentuan AD/ART yang mengharuskan pengambilan keputusan dengan suara 50 persen plus 1. Seharusnya, dari 84 anggota KONI, 50 persen plus satu atau 43 suara sah, baru boleh disahkan. Tetapi, hanya didukung 16 anggota, 10 menolak, dan 10 abstain, langsung ketok palu, terangnya.
Alhasil, Ardi menuding organisasi pimpinan Tono Suratman tersebut sudah membuat keputusan dengan cara-cara yang kurang arif dan tidak akomodatif.
Kini, dilanjutkan Ardi, Eqina dan seluruh masyarakat equestrian Indonesia akan terus merapatkan barisan. Tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga lebih menggiatkan berbagai kegiatan pembinaan.
Kami akan mengisi tahun 2013 dengan berbagai kejuaraan, baik junior maupun senior. Salah satunya adalah menggelar kejuaraan AE Kawilarang Cup, di Arthayasa Stable, 1-3 Maret mendatang. Ajang tersebut, akan melibatkan hampir seluruh stakeholder equestrian di Indonesia, tandasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eqina Merasa Dikecewakan Ketum KONI
Olahraga Lain-Lain 19 Februari 2013, 03:17
-
Eqina Diminta Patuhi Aturan Yang Berlaku
Olahraga Lain-Lain 19 Februari 2013, 03:09
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










