Federasi Panjat Tebing Indonesia Tegaskan Komitmen di Penanganan Bencana
Editor Bolanet | 22 Agustus 2014 17:23
- Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) periode 2014-2018, menegaskan komitmennya membantu penanganan bencana dan keselamatan kerja.
Ketua Umum PP FPTI, Dhohir Farisi, menerangkan bahwa pihaknya selalu berada di depan dalam bantuan penanganan bencana di wilayah vertikal. Seperti, tebing-tebing curam atau bangunan tinggi.
Hal tersebut, disampaikannya usai dilantik Ketua Umum KONI, Tono Suratman, di Kantor KONI, Senayan, Jakarta, Jumat (22/8). Kami juga akan membantu dalam hal keselamatan kerja. Misalnya saja, dari pelatihan, terangnya.
Kami terus berkolaborasi dengan banyak stakeholder. KONI, KOI, Kemenpora, Kemendikbud, hingga Kemenparekraf. Pengelolaan tebing alam di Indonesia, harus jadi objek pariwisata untuk ajang turnamen internasional. Selain itu, berkolaborasi dengan Kemendikbud untuk pendidikan olahraga di sekolah, imbuhnya.
Ditambahkannya, siap membawa FPTI menjadi organisasi yang lebih profesional. Kemudian, ajang terdekat yang akan diikuti yakni IFSC World Championship, Gijon, Spanyol, Asian Championship di Lombok, Indonesia serta Asian Beach Games di Thailand.
Selain itu, tahun depan sudah menyiapkan program untuk Youth Olimpic di China.
Prestasi panjat tebing Indonesia yang sudah menghasilkan juara dunia, harus terus dijaga. Program kerja yang berkesinambungan, adalah kuncinya. Pembinaan atlet dan regenerasi, jadi langkah strategis, paparnya.
Kejuaraan nasional (Kejurnas) serta kelompok umur, adalah program ungulan untuk menjaring bibit berprestasi. September ini, Kejurnas akan dilaksanakan di Aceh dan Kejurnas kelompok umur digelar di Batam pada akhir tahun, tutupnya.
(esa/fjr)
Ketua Umum PP FPTI, Dhohir Farisi, menerangkan bahwa pihaknya selalu berada di depan dalam bantuan penanganan bencana di wilayah vertikal. Seperti, tebing-tebing curam atau bangunan tinggi.
Hal tersebut, disampaikannya usai dilantik Ketua Umum KONI, Tono Suratman, di Kantor KONI, Senayan, Jakarta, Jumat (22/8). Kami juga akan membantu dalam hal keselamatan kerja. Misalnya saja, dari pelatihan, terangnya.
Kami terus berkolaborasi dengan banyak stakeholder. KONI, KOI, Kemenpora, Kemendikbud, hingga Kemenparekraf. Pengelolaan tebing alam di Indonesia, harus jadi objek pariwisata untuk ajang turnamen internasional. Selain itu, berkolaborasi dengan Kemendikbud untuk pendidikan olahraga di sekolah, imbuhnya.
Ditambahkannya, siap membawa FPTI menjadi organisasi yang lebih profesional. Kemudian, ajang terdekat yang akan diikuti yakni IFSC World Championship, Gijon, Spanyol, Asian Championship di Lombok, Indonesia serta Asian Beach Games di Thailand.
Selain itu, tahun depan sudah menyiapkan program untuk Youth Olimpic di China.
Prestasi panjat tebing Indonesia yang sudah menghasilkan juara dunia, harus terus dijaga. Program kerja yang berkesinambungan, adalah kuncinya. Pembinaan atlet dan regenerasi, jadi langkah strategis, paparnya.
Kejuaraan nasional (Kejurnas) serta kelompok umur, adalah program ungulan untuk menjaring bibit berprestasi. September ini, Kejurnas akan dilaksanakan di Aceh dan Kejurnas kelompok umur digelar di Batam pada akhir tahun, tutupnya.
(esa/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














