Gubernur Provinsi Riau: ISG Tetap Sesuai Jadwal

Editor Bolanet | 12 Februari 2013 12:11
Gubernur Provinsi Riau: ISG Tetap Sesuai Jadwal
- Gubernur Provinsi Riau, Rusli Zainal, menyatakan jika 3rd Islamic Solidarity Games (ISG) akan tetap berlangsung sesuai jadwal. Even dua tahunan tersebut tetap akan dilaksanakan di Pekanbaru, Riau, 6-17 Juni mendatang.

Persiapan yang sudah dilakukan panitia, baik pusat ataupun daerah, sudah berjalan sedemikian rupa. Kerja keras dan upaya ekstra telah dilakukan agar hajatan nasional tersebut dapat terselenggara secara baik dan maksimal.

Insya Allah, ISG dilaksanakan sesuai tanggal yang ditentukan. Sampai detik ini, sama sekali tidak ada wacana untuk mengubah jadwal penyelenggaraan, ucap Rusli Zainal.

Terkait kasus yang saat ini tengah menimpanya, Rusli menegaskan tidak ada dampak signifikan. Kalaupun ada, hanya motivasi para pekerja yang sejak lama mengorbankan waktu dan tenaganya agar even tersebut bisa berlangsung sukses.

Secara khusus, tidak ada pengaruhnya. Apalagi, selama ini pemantapan persiapan juga terus dilakukan dalam rapat dengan panitia nasional, pusat dan daerah. Sejauh ini, kami tidak menemukan kendala, terang Rusli Zainal.

Bukti kesiapan Negeri Lancang Kuning- sebutan Riau- juga ditandai dengan kehadiran Islamic Solidarity Sport Federation (ISSF) sebanyak tiga kali. Alhasil, tidak ada keraguan melainkan keyakinan bahwa Riau bisa menggelar pesta olahraga tersebut dengan baik.

?Kesiapan Riau sangat didukung dengan pengalaman menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 lalu, yang dinilai sukses. Dengan jumlah cabor yang lebih sedikit dari PON, Insya Allah ISG akan bisa kami jalankan, tegasnya.

Sebagai catatan, ISG III akan mempertandingkan 17 cabang olahraga dan seluruh venues pertandingan berada di Kota Pekanbaru. Event tersebut, diprakarsai oleh Islamic Solidarity Sport Federation ISSF.

Pada Event Pertama di Mekkah, Arab Saudi tahun 2005, Indonesia turut berpartisipasi dan merebut 1 medali emas melalui cabang taekwondo. Sementara Iran yang ditunjuk sebagai tuan rumah ISG II pada 2009, batal menggelar event tersebut karena dilanda virus flu burung. (esa/mac)

LATEST UPDATE