Jatim Tarik Tujuh Cabor Dari Fasilitas PB PON
Editor Bolanet | 4 September 2012 21:15
- Kontingen PON Jatim tak ingin atlet-atlet mereka tak terurus dengan baik selama pelaksanaan PON XVIII Riau September ini. Begitu melihat ada ketidaknyamanan dalam fasilitas yang diberikan PB PON mereka akan menarik diri dari fasilitas tersebut.
Hingga saat ini tercatat sudah tujuh cabang olah raga (cabor) yang terpaksa harus dibiayai sendiri oleh KONI Jatim, yakni, Panahan, Loncat Indah, Voli Indoor, Menembak, Panjat Tebing, Wushu dan Anggar.
Ketua Harian Koni Jatim, beralasan penarikan tujuh cabor tersebut dikarenakan akomodasi dan transportasi yang diberikan PB PON sangat tidak layak. Semisal Panahan. Atlet kita ditempatkan di rusun mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) yang buruk, katanya pada Bola.net di kantor KONI Jatim, Selasa (5/9).
Ia menerangkan, di rusun tersebut perbandingan antara jumlah toilet dan jumlah kamar adalah 1 banding 12. Masa mereka harus berebut? Bisa-bisa panah-panahan dulu yang menang masuk toilet, sindirnya sambil tertawa.
Erlangga menegaskan bahwa kenyamanan atlet sangat mempengaruhi mental bertanding mereka. Kita tak ingin mereka stress karena memikirkan akomodasi dan lain-lainnya. Untuk itu kita tarik dan biayai sendiri, pungkasnya. (fjr/kny)
Hingga saat ini tercatat sudah tujuh cabang olah raga (cabor) yang terpaksa harus dibiayai sendiri oleh KONI Jatim, yakni, Panahan, Loncat Indah, Voli Indoor, Menembak, Panjat Tebing, Wushu dan Anggar.
Ketua Harian Koni Jatim, beralasan penarikan tujuh cabor tersebut dikarenakan akomodasi dan transportasi yang diberikan PB PON sangat tidak layak. Semisal Panahan. Atlet kita ditempatkan di rusun mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) yang buruk, katanya pada Bola.net di kantor KONI Jatim, Selasa (5/9).
Ia menerangkan, di rusun tersebut perbandingan antara jumlah toilet dan jumlah kamar adalah 1 banding 12. Masa mereka harus berebut? Bisa-bisa panah-panahan dulu yang menang masuk toilet, sindirnya sambil tertawa.
Erlangga menegaskan bahwa kenyamanan atlet sangat mempengaruhi mental bertanding mereka. Kita tak ingin mereka stress karena memikirkan akomodasi dan lain-lainnya. Untuk itu kita tarik dan biayai sendiri, pungkasnya. (fjr/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Raih Dua Emas, Pebalap Jawa Barat Dapat Bonus Umroh
Otomotif 11 September 2012, 20:15
-
Pebalap Andalan Kalimantan Barat Raih Medali Perak
Otomotif 11 September 2012, 20:00
-
Riau Sukses Raih Emas Perorangan 110cc
Otomotif 11 September 2012, 17:15
-
Jawa Barat Sabet Dua Emas di Nomor Beregu
Otomotif 11 September 2012, 17:00
-
Tim Putra dan Putri Jawa Barat Melaju ke Empat Besar
Bulu Tangkis 10 September 2012, 20:35
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Monako di Monte Carlo
Otomotif 7 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










