Lifter China Diduga Pakai Doping, Windy Cantika Aisah Berpeluang Sabet Perak Olimpiade 2020
Anindhya Danartikanya | 28 Juli 2021 15:14
Bola.net - Atlet angkat besi putri asal China, Hou Zhihui, terancam kehilangan medali emas nomor 49 kg Olimpiade Tokyo 2020 karena diduga menggunakan doping. Alhasil, lifter Indonesia, Windy Cantika Aisah, yang sebelumnya meraih perunggu berpeluang mendapatkan medali perak.
Hou Zhihui mencetak rekor Olimpiade dengan total angkatan 210 kg sekaligus meraih emas, mengalahkan lifter India, Mirabai Chanu, yang hanya mencatatkan 202,8 kg. Windy sendiri mencatatkan total angkatan 194 kg.
Seluruh atlet, tanpa terkecuali, dari seluruh nomor dan cabor yang dipertandingkan, wajib menjalani tes usai bertanding. Hou Zhihui pun diminta untuk menjalani tes untuk kali kedua.
Ada indikasi Hou Zhihui mengonsumsi stimulan peningkat stamina selama Olimpiade. Badan Anti-Doping Dunia (WADA) secara tegas melarang penggunaan obat-obatan jenis apapun.
Komentar Pelatih Angkat Besi Indonesia

Di tempat lain, kabar dari media-media India menyebut Hou Zhihui yang menjalani tes lanjutan di Kampung Atlet diduga memakai doping. Ia pun diminta untuk menetap lebih lama lagi di Tokyo.
"Kami sudah mendengar soal ini, tapi dalam posisi menunggu pemberitahuan dari panitia Olimpiade. Jadi untuk tes doping, atlet diperiksa urinenya. Urinenya diambil 100 ml, dibagi menjadi 2dua, masing-masing 50 ml," terang Dirja Wiharja, pelatih angkat besi Indonesia kepada Bola.com.
"Dari pemeriksaan sampel A, yang 50 ml pertama, ada dugaan kandungan zat (doping), yang bisa membahayakan kesehatan atau membuat tambah kuat. Pemeriksaan kemudian lanjut ke sampel B," lanjutnya.
Peluang Windy Raih Perak
Hasil tes kedua Hou Zhihui diprediksi akan keluar paling lambat malam ini waktu Tokyo. Jika ia dinyatakan positif doping, maka Chanu akan mendapatkan medali emas, dan Windy bisa meraih perak. Sementara itu, perunggu bakal didapatkan Wan Ling Fang.
"Jika sudah ada hasilnya panitia mengumumkan. Kami posisinya menunggu saja, belum tahu juga zatnya apa. Windy sudah tahu soal ini. Kalau memang rezekinya (dapat perak) pasti nanti dapat," pungkas Dirja.
Ajang multievent Olimpiade Tokyo 2020 bisa disaksikan melalui TV teresterial INDOSIAR dan O Channel. Selain itu juga bisa di layanan over the top (OTT) VIDIO baik gratis maupun berbayar dengan 12 channel tambahannya, serta channel Champions TV 1, 2 dan 3 yang dikelola IEG (Indonesia Entertainment Group), salah satu anak perusahaan di Emtek Group. Yuk nikmati sajian live streaming dengan mengklik tautan ini.
Disadur dari: Bolacom (Gregah Nurikhsani) | Dipublikasi: 28 Juli 2021
Video: Bulu Tangkis | Gregoria Mariska Tunjung vs Lianne Tan
Baca Juga:
Praveen Jordan/Melati Daeva Minta Maaf Usai Tersingkir dari Olimpiade Tokyo 2020
Galeri Foto: Diananda Choirunnisa, Pepanah Putri Andalan Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020
Atlet Cantik Olimpiade 2020: Daria Bilodid, Judoka Andalan Ukraina
Demi Mental: Simone Biles Mundur dari Final Senam Beregu Olimpiade 2020, AS Raih Perak
Atlet Cantik Olimpiade 2020: Camila Giorgi dari Negeri Spaghetti
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia Juara, Anggun C Sasmi Terharu Nyanyikan Tanah Airku
Tim Nasional 6 Oktober 2026, 06:21
-
Rapor Timnas Indonesia vs Thailand: Mental Baja Sang Juara!
Tim Nasional 6 Oktober 2026, 06:16
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18









