Luca Paolini Raih Kaus Pink Giro d'Italia
Editor Bolanet | 7 Mei 2013 11:31
- Luca Paolini tampil tercepat pada tahapan ketiga balap sepeda Giro d'Italia dan meraih 'Maglia Rosa' (kaus pink) sebagai pimpinan klasemen sementara.
Paolini, yang timnya Katusha merupakan terakhir mendaftar dalam lomba itu setelah memenangi Tur Dunia menyusul naik banding mereka di Court of Arbitration for Sport (CAS), menyerang lawannya pada akhir lintasan sepanjang 222 kilometer di Sorrento.
Pebalap dari Australia Cadel Evans dan juara bertahan Ryder Hesjedal dari Kanada berada di urutann kedua dan ketiga.
Atlet favorit sebelum balapan dimulai, Bradley Wiggins dari Inggris serta pebalap Italia Vincenzo Nibali juga berhasil menyelesaikan balapan itu.
Pebalap Italia, Michele Scarponi, berpotensi memenangi perlombaan, mengalami kecelakaan pada kawasan tanjakan dan kehilangan waktu satu menit sedangkan Hesjedal tampil agresif sampai akhir perlombaan.
Pebalap spesialisasi mendaki dari Kanada itu, yang memenangkan Tim Garmin-Sharp mendapatkan gelar Grand Tour tahun lalu, membuat pesaingnya berada dalam tekanan pada akhir perlombaan di tanjakan.
Saya kira ada kesempatan untuk menang hari ini. Tapi lawan saya tampil lebih cepat, kata Hesjedal kepada wartawan.
Paolini, spesialis lomba satu hari, tampil paling kuat hari Senin ketika berhasil keluar dari grup terdepan dan melejit meninggalkan lawannya.
Paolini, yang mengikuti lomba Giro pertama kali saat ia berusia 36 tahun, memenangi perlombaan satu hari di Het Nieuwsblad pada Februari lalu, menyentuh garis finis 16 detik lebih cepat dari para pesaingnya.
Paolini memimpin klasemen umum 17 detik menjelang perlombaan tahapan keempat Selasa, sepanjang 244 kilometer dari Policastro Bussentino ke Serra San Bruno. (ant/opw)
Paolini, yang timnya Katusha merupakan terakhir mendaftar dalam lomba itu setelah memenangi Tur Dunia menyusul naik banding mereka di Court of Arbitration for Sport (CAS), menyerang lawannya pada akhir lintasan sepanjang 222 kilometer di Sorrento.
Pebalap dari Australia Cadel Evans dan juara bertahan Ryder Hesjedal dari Kanada berada di urutann kedua dan ketiga.
Atlet favorit sebelum balapan dimulai, Bradley Wiggins dari Inggris serta pebalap Italia Vincenzo Nibali juga berhasil menyelesaikan balapan itu.
Pebalap Italia, Michele Scarponi, berpotensi memenangi perlombaan, mengalami kecelakaan pada kawasan tanjakan dan kehilangan waktu satu menit sedangkan Hesjedal tampil agresif sampai akhir perlombaan.
Pebalap spesialisasi mendaki dari Kanada itu, yang memenangkan Tim Garmin-Sharp mendapatkan gelar Grand Tour tahun lalu, membuat pesaingnya berada dalam tekanan pada akhir perlombaan di tanjakan.
Saya kira ada kesempatan untuk menang hari ini. Tapi lawan saya tampil lebih cepat, kata Hesjedal kepada wartawan.
Paolini, spesialis lomba satu hari, tampil paling kuat hari Senin ketika berhasil keluar dari grup terdepan dan melejit meninggalkan lawannya.
Paolini, yang mengikuti lomba Giro pertama kali saat ia berusia 36 tahun, memenangi perlombaan satu hari di Het Nieuwsblad pada Februari lalu, menyentuh garis finis 16 detik lebih cepat dari para pesaingnya.
Paolini memimpin klasemen umum 17 detik menjelang perlombaan tahapan keempat Selasa, sepanjang 244 kilometer dari Policastro Bussentino ke Serra San Bruno. (ant/opw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pesepeda Junior Sukses Harumkan Nama Indonesia di Turki
Olahraga Lain-Lain 5 Maret 2022, 14:18
-
Pebalap Nasional, Influencer, Hingga Selebgram Ramaikan Balap Sepeda di Manado
Lain Lain 2 Februari 2022, 19:44
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:55
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:43
-
Jadwal Live Streaming Seri 1 Mandalika Racing Series 2026, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:39
-
Jadwal Lengkap Balapan Pertamina Mandalika Racing Series 2026
Otomotif 20 April 2026, 10:55
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00














