Malang Half Marathon 2026 Powered by BRImo Bantu Gerakkan Ekonomi Lewat Sport Tourism

Asad Arifin | 26 April 2026 15:03
Malang Half Marathon 2026 Powered by BRImo Bantu Gerakkan Ekonomi Lewat Sport Tourism
Malang Half Marathon 2026 powered by BRImo digelar di Kota Malang pada hari Minggu (26/4) pagi WIB (c) Asad Arifin

Bola.net - Langit Kota Malang masih gelap ketika Anggita Anggraeni sudah bersiap di garis start. Pukul 04.30 WIB, ia datang dengan rasa campur aduk antara gugup dan antusias.

Bagi Anggita, ini bukan sekadar lomba lari biasa. Ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti event lari berskala besar.

Advertisement

"Iya, ini pertama kali. Jadi cukup excited, apalagi bisa mendapat undangan untuk ikut," katanya saat diwawancarai Bola.net.

Datang bersama kerabatnya, Anggita memulai hari dengan langkah kecil menuju sesuatu yang lebih besar. Ia berangkat sejak subuh demi merasakan atmosfer yang selama ini hanya ia lihat dari cerita orang lain.

Keramaian mulai terasa seiring ribuan pelari memadati area start. Malang Half Marathon 2026 powered by BRImo menjadi magnet besar bagi komunitas lari dari berbagai daerah.

Event ini diikuti sekitar 7.000 peserta yang terbagi dalam tiga kategori. Mulai dari 5K, 10K, hingga half marathon sejauh 21 kilometer.

Bagi Anggita yang turun di kategori 5K, tantangan terasa nyata. Ia yang biasanya hanya jogging ringan kini harus menaklukkan jarak dengan ritme yang berbeda.

"Sebelumnya saya memang sudah sering latihan, jadi cukup terbiasa. Biasanya hanya jalan atau jogging ringan, tapi kali ini benar-benar lari sejauh 5 kilometer, jadi terasa berbeda," ucap perempuan yang berasal dari Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang itu.

1 dari 2 halaman

Lebih dari Lari, tapi Kolaborasi

Lebih dari Lari, tapi Kolaborasi

Anggita Anggraeni (kanan) usai mengikuti event lari Malang Half Marathon 2026 powered by BRImo pada hari Minggu (26/4) pagi WIB (c) Asad Arifin

Setiap langkah yang diambil Anggita membawa cerita tersendiri. Rasa lelah sempat datang, tetapi atmosfer sepanjang rute memberikan dorongan yang sulit dijelaskan.

Saat mendekati garis finis, emosi itu memuncak. Sorakan penonton dan dukungan di sepanjang lintasan menjadi energi tambahan yang menghapus rasa lelah.

"Saat mendekati garis finis, rasanya euforia sekali. Senang, apalagi banyak yang menyemangati. Meski sempat capek, tapi jadi termotivasi lagi," katanya.

Malang Half Marathon 2026 bukan hanya tentang olahraga. Event ini juga menjadi ruang kolaborasi besar antara komunitas, pemerintah, dan sektor bisnis.

CEO BRI Regional Office, Arie Wibowo, menegaskan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam ekosistem ini. Ia melihat event ini sejalan dengan semangat inklusivitas yang diusung BRI lewat tagline 'satu bank untuk semua'

"Dari tagline itu kemudian membuat BRImo untuk ambil bagian bersama dengan seluruh stakeholder dalam komunitas ini. Saya pikir itu yang paling penting untuk bisa saya sampaikan," ucap Arie.

Arie juga berharap agar kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi banyak pihak, termasuk pelaku UMKM di Kota Malang. Sebab, menurutnya, pengembangan UMKM juga menjadi salah satu pilar yang ingin dikembangkan oleh BRI.

"Jangan lupa, kalau mau beli apa-apa, bisa pakai BRImo sebagai alat untuk transaksi," katanya.

2 dari 2 halaman

Dampak Besar untuk Kota Malang

Dampak Besar untuk Kota Malang

Bazar UMKM pada event lari Malang Half Marathon 2026 powered by BRImo (c) Asad Arifin

Dari sisi perputaran ekonomi di Kota Malang, dampaknya juga terasa signifikan. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menilai event Malang Half Marathon 2026 powered by BRImo sebagai bagian penting dari pengembangan sport tourism.

Wahyu mendukung penuh event juga karena menjadi bagian dari pengembangan gaya hidup sehat masyarakat. Ia juga menilai kegiatan seperti ini memberikan sesuatu yang berbeda bagi Kota Malang, terutama dari aspek ekonomi.

"Event ini digelar hari Minggu, tapi para peserta sudah datang sejak hari Jumat. Dari situ, hotel kita penuh. Kuliner banyak yang terjual, UMKM juga diborong. Pusat oleh-oleh dan pariwisata kita juga ramai," katanya.

Inisiator event, Gilang Widya Pramana, juga menegaskan bahwa Malang Half Marathon adalah langkah awal. Ia memiliki visi besar untuk menjadikan event ini berskala internasional di masa depan.

"Dari sisi ekonomi, dampaknya sudah terasa. Perkiraan kami, perputaran ekonomi yang terjadi mencapai Rp20 miliar. Karena kalau kita hitung peserta 7000 pelari, itu belum dengan keluarga mereka yang juga datang," ucapnya.

Ke depan, Gilang berharap agar ajang Malang Half Marathon 2026 bisa digelar secara rutin setiap tahun. Bukan hanya sekadar rutin, akan tetapi juga makin besar secara skala penyelenggaraan dan dampak yang diberikan.

"Targetnya, pada tahun 2027 event ini bisa menjadi bagian dari kalender event besar," ucapnya.

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE