Opening Ceremony Asian Games 2026: Dewa Ayu dan Daniel Bawa Budaya Bali-Batak Toba

Aga Deta | 19 September 2026 18:05
Opening Ceremony Asian Games 2026: Dewa Ayu dan Daniel Bawa Budaya Bali-Batak Toba
Kontingen Indonesia saat defile atlet dalam upacara pembukaan Asian Games 2026. (c) NOC Indonesia

Bola.net - Upacara pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berlangsung di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium pada Sabtu (19/9/2026). Seremoni tersebut mengangkat konsep "Harmonic Heart Beat" yang menggambarkan persatuan, keramahan, serta hubungan antarmanusia.

Konsep tersebut berada di bawah arahan Tsutsumi Yukihiko yang bertugas sebagai Chief Creative Director sekaligus sutradara upacara pembukaan. Pertunjukan dikemas melalui perpaduan musik, seni pertunjukan, teknologi visual, dan semangat persahabatan.

Advertisement

Konsep "Harmonic Heart Beat" atau denyut jantung yang harmonis menjadi gagasan utama dalam keseluruhan pertunjukan. Pesan yang ingin disampaikan adalah bagaimana masyarakat Asia dan dunia dapat terhubung melalui kegembiraan, persahabatan, serta pengalaman bersama.

Semangat tersebut dirangkum dalam pesan, "Dari Aichi-Nagoya, sebuah seremoni agung dan harmonis yang menyatukan dunia." Upacara pembukaan pun tidak hanya mengandalkan kemeriahan visual, tetapi juga membawa pesan tentang hubungan antarmanusia.

Salah satu bagian yang menonjol adalah panggung berbentuk hati berukuran besar. Bentuk tersebut menjadi representasi dari "Harmonic Heart Beat" sekaligus menggambarkan hati sebagai pusat terciptanya persatuan.

Pertunjukan dilengkapi pencahayaan 360 derajat yang mengelilingi area stadion. Lampu dekoratif, layar LED, dan proyeksi video kemudian digunakan untuk membangun tampilan visual sesuai dengan setiap adegan dalam rangkaian seremoni.

1 dari 1 halaman

Identitas Budaya Indonesia di Panggung Asian Games

Identitas Budaya Indonesia di Panggung Asian Games

Kontingen Indonesia saat defile atlet dalam upacara pembukaan Asian Games 2026. (c) NOC Indonesia

Kontingen Indonesia turut mengikuti defile atlet dalam upacara pembukaan Asian Games 2026. Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi dari cabang basket dan Daniel Hutapea dari karate mendapat kehormatan untuk membawa bendera Merah Putih di barisan kontingen Indonesia.

Dewa Ayu dan Daniel tampil mengenakan busana yang merepresentasikan latar budaya masing-masing. Dewa Ayu membawa sentuhan budaya Bali, sedangkan Daniel mengenakan busana khas Batak Toba.

Kehadiran kedua unsur budaya tersebut merupakan bagian dari tampilan Tim Indonesia di Aichi-Nagoya. Busana yang dikenakan para pembawa bendera merupakan hasil kolaborasi Ghea Fashion Studio dan Sarinah dengan mengangkat tema "Harmony in Diversity".

Koleksi tersebut memadukan kekayaan budaya Nusantara dengan pendekatan mode yang lebih modern untuk kebutuhan panggung internasional. Unsur budaya tidak hanya ditampilkan melalui busana pembawa bendera, tetapi juga hadir dalam apparel kontingen Indonesia.

Motif Gorga khas Batak menjadi salah satu elemen utama pada jersey resmi yang dikenakan sekitar 50 atlet Indonesia ketika mengikuti defile. Motif tersebut merepresentasikan kekuatan, perlindungan, kebanggaan, persatuan, dan ketangguhan.

Gorga juga digunakan pada apparel NOC Indonesia dan Tim Chef de Mission (CdM), termasuk kebaya Gorga yang dipadukan dengan kain Ulos asli serta hiasan kepala. Sementara itu, unsur budaya Bali hadir melalui sulaman emas yang terinspirasi dari ukiran dan ornamen tradisional Bali pada busana Flag Bearer wanita serta dua perwakilan wanita di barisan penutup defile.

Perpaduan Gorga, Ulos, dan elemen Bali menjadi gambaran keberagaman budaya Indonesia dalam satu kontingen. Kehadiran berbagai identitas daerah tersebut sekaligus membawa pesan persatuan Indonesia ketika tampil di panggung Asian Games.

Disadur dari: Bola.com (Benediktus Gerendo Pradigdo) 19 September 2026

LATEST UPDATE