Poradi dan Dartslive Gelar DNC 2025 Series 06: Ujian Chemistry Darter Menuju Puncak Kompetisi
Editor Bolanet | 21 November 2025 08:47
Bola.net - Seri pemungkas dari gelaran bergengsi Darts National Competition atau DNC 2025 Series 06 siap memanaskan Jakarta akhir pekan ini. Kompetisi olahraga ketangkasan ini bakal dihelat di Main Atrium, PIK Avenue, pada 22 hingga 23 November 2025 mendatang.
Ajang ini menjadi pertaruhan terakhir yang sangat krusial bagi para atlet darts profesional tanah air. Mereka akan saling sikut demi mengamankan poin dan posisi strategis menuju babak Grand Final DNC 2025.
Antusiasme tinggi terlihat dari daftar peserta yang mencapai 28 atlet darts resmi hingga hari ini. Peserta yang hadir tidak hanya didominasi atlet Jakarta, namun juga diramaikan oleh perwakilan Batam, Bali, hingga atlet mancanegara dari Malaysia.
Persaingan diprediksi akan sangat ketat mengingat ini adalah kesempatan terakhir untuk unjuk gigi. Selain perebutan poin, sorotan utama juga tertuju pada dominasi satu nama besar yang menjadi momok bagi peserta lainnya.
Pesta Rakyat Darts dan Pencarian Kuda Hitam
Sebelum turnamen utama bergulir, Poradi bersama Dartslive menyiapkan kejutan spesial bagi pengunjung mal. Mereka menggelar sesi Exhibition dan Free Play yang terbuka untuk umum pada hari Jumat, 21 November 2025.
Program ini memberikan akses cuma-cuma bagi siapa saja untuk menjajal olahraga darts seharian penuh. Masyarakat bisa bermain mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB di area Main Atrium PIK Avenue.
Sebanyak tiga papan dart Steel Tip dan dua mesin Soft Tip siap dimainkan oleh pengunjung tanpa dipungut biaya. Penyelenggara berharap momen ini menjadi ajang sosialisasi sekaligus "cek ombak" bagi para pemain pemula yang memiliki potensi tersembunyi.
Sesi ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet black horse baru di masa depan. Mereka bisa melatih mental dan merasakan langsung atmosfer kompetisi yang sesungguhnya sebelum terjun ke turnamen profesional.
Beban Mental Sang 'Killer'
Bergeser ke peta persaingan profesional, nama Tirta Suparjo masih menjadi sorotan utama di kategori Steel Tip. Atlet berjuluk "The Killer" ini sukses mempertahankan posisinya di puncak klasemen berkat performa konsisten dan fokus tingkat tinggi.
Namun, dominasi panjang ternyata memberikan tekanan psikologis tersendiri bagi sang juara bertahan. Tirta mengaku merasa tidak enak hati karena terus-menerus bertemu lawan yang sama dan memenangkan pertandingan.
Meski sempat kehilangan satu leg di awal seri sebelumnya, ia tetap mampu bangkit dan membabat habis lawan-lawannya. Tirta mengungkapkan perasaan campur aduknya kepada pemandu acara di seri sebelumnya.
"Jujur di DNC kali ini, saya ada persiapan matang banget, tapi ada kesan mereka (peserta lain) bosen ketemu saya gitu, jadi saya gak enak gitu, mainnya jadi kurang enak gitu," ungkap Tirta.
Pengakuan Rival yang 'Kena Mental'
Kualitas Tirta Suparjo sebagai atlet darts papan atas memang sulit dibantah oleh para pesaingnya. Pada seri sebelumnya, ia sukses mengalahkan nama-nama besar seperti Michael Vesper dan Rudy Rustandi untuk mengamankan gelar juara.
Michael Vesper selaku runner-up Series 05 bahkan memberikan pengakuan mengejutkan terkait superioritas Tirta. Ia merasa perlu melakukan peningkatan mental yang signifikan jika ingin menumbangkan sang dominator.
Sejarah pertemuan yang panjang membuat Michael mengakui ketangguhan lawannya tersebut secara jantan. Dominasi Tirta ternyata sudah dirasakan sejak lebih dari satu dekade lalu.
"Kalau saya mesti up-grade mental ngelawan Tirta, gak kuat.. dibantai banget ama Tirta dari 2012," ujarnya.
Tantangan Unik Format Ganda Buta
Selain kategori perseorangan, DNC Series 06 juga kembali menghadirkan tantangan menarik di kategori Soft Tip. Format Blind Doubles akan kembali diterapkan di mana setiap atlet dipasangkan secara acak dengan rekan baru pada hari pertandingan.
Sistem unik ini memaksa para atlet untuk beradaptasi cepat dengan gaya main pasangannya. Kemampuan komunikasi dan strategi instan menjadi kunci utama untuk memenangkan format yang penuh kejutan ini.
Pada seri lalu, pasangan Tirta Suparjo dan Irwanto sukses keluar sebagai kampiun setelah menundukkan duet Putra Fajar Utama dan Diki Oktofianus. Publik kini menanti apakah akan ada kejutan baru di seri penutup yang memperebutkan total hadiah jutaan rupiah ini.
Turnamen DNC Series 06 2025 disiarkan langsung di Champions TV 1 pada Minggu, 23 November 2025, pukul 12:00–18:00 WIB, melalui platform Nex dan First Media. Para penggemar darts juga dapat menyaksikan keseruannya melalui layanan streaming Vidio.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yuk Berburu Promo 12.12 di LagiDiskon Liputan6!
News 10 Desember 2025, 17:41
-
Otomotif 7 Desember 2025, 14:24

-
Prediksi Everton vs Nottm Forest 6 Desember 2025
Liga Inggris 5 Desember 2025, 19:30
-
Prediksi Bournemouth vs Everton: Duel Dua Tim Terluka, Siapa Bakal Menangis Lagi?
Liga Inggris 2 Desember 2025, 14:56
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Napoli 12 Januari 2026
Liga Italia 11 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Barcelona vs Real Madrid 12 Januari 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 02:00
-
Man of the Match Man City vs Exeter City: Antoine Semenyo
Liga Inggris 11 Januari 2026, 01:49
-
Head-to-Head Barcelona vs Real Madrid Jelang Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 00:10
-
Joan Garcia Siap Jalani Debut El Clasico Sebagai Kiper Terbaik Eropa
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:57
-
Prediksi Bayern vs Wolfsburg 11 Januari 2026
Bundesliga 10 Januari 2026, 23:56
-
Prediksi Man United vs Brighton 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 23:51
-
Rodrygo Goes Dipastikan Fit, Siap Guncang El Clasico Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:48
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52



