Nyaris Terpeleset, 4 Pelajaran dari Kemenangan Real Madrid atas Benfica di Liga Champions

Nyaris Terpeleset, 4 Pelajaran dari Kemenangan Real Madrid atas Benfica di Liga Champions
Pemain Real Madrid, Vinicius Junior, merayakan gol kedua timnya dalam leg kedua play-off Liga Champions melawan Benfica, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Real Madrid kembali menunjukkan mental juara saat menaklukkan Benfica di Santiago Bernabeu. Kemenangan 2-1 memastikan langkah mereka ke babak 16 besar Liga Champions.

Real Madrid sempat berada dalam tekanan setelah kebobolan lebih dulu pada menit ke-14. Gol tersebut membuat agregat sempat kembali seimbang dan memicu ketegangan.

Namun respons tuan rumah patut diapresiasi. Mereka mampu mengendalikan permainan dan membalikkan keadaan lewat gol Aurelien Tchouameni dan Vinicius Junior.

Hasil ini menyelamatkan Real Madrid dari potensi kegagalan lebih awal. Meski lolos, sejumlah pekerjaan rumah masih menanti.

Dari kebangkitan lini tengah hingga persoalan cedera pemain kunci, laga ini menghadirkan banyak pelajaran penting. Berikut empat hal yang dapat dipetik dari kemenangan tersebut.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1. Lini Tengah Real Madrid Menjawab Keraguan

1. Lini Tengah Real Madrid Menjawab Keraguan

Pemain Real Madrid, Aurelien Tchouameni, merayakan gol pembuka timnya dalam leg kedua play-off Liga Champions kontra Benfica, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Real Madrid akhirnya mendapat jawaban dari lini tengah yang selama ini dikritik. Para gelandang tampil lebih berani dan kreatif dalam laga penting ini.

Tchouameni mencetak gol penyama kedudukan lewat tembakan melengkung dari luar kotak penalti. Gol tersebut menjadi yang pertama baginya di Liga Champions.

Federico Valverde juga berperan besar dalam membangun serangan. Kontribusinya membantu menghadirkan keseimbangan yang sempat hilang musim ini.

Pertandingan Selanjutnya
UEFA Champions League UEFA Champions League | 26 Februari 2026
Real Madrid Real Madrid
03:00 WIB
Benfica Benfica

2. Masalah Pertahanan Masih Mengkhawatirkan

2. Masalah Pertahanan Masih Mengkhawatirkan

Pemain Real Madrid, Alvaro Carreras (kiri), dan pemain Benfica, Rafa Silva, berebut bola dalam leg kedua play-off Liga Champions, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Real Madrid kembali memperlihatkan celah di lini belakang saat kebobolan gol pembuka. Koordinasi antarpemain terlihat kurang solid dalam momen krusial.

Beberapa kesalahan posisi dan lambatnya reaksi membuat lawan mudah menciptakan peluang. Situasi ini hampir merugikan tim di awal pertandingan.

Alasan cedera tidak bisa terus dijadikan pembenaran. Perbaikan organisasi pertahanan menjadi kebutuhan mendesak menjelang laga berikutnya.

3. Absennya Mbappe Memberi Dampak Besar

3. Absennya Mbappe Memberi Dampak Besar

Aksi Kylian Mbappe menggiring bola dalam laga Liga Spanyol antara Osasuna vs Real Madrid di Estadio El Sadar, 22 Februari 2026 (c) AP Photo/Miguel Oses

Real Madrid harus bermain tanpa Kylian Mbappe yang mengalami cedera lutut. Ketidakhadirannya membuat serangan kehilangan dimensi kecepatan.

Tanpa ancaman langsung dari Mbappe, pola permainan menjadi lebih mudah ditebak. Lawan dapat lebih fokus menutup ruang bagi Vinicius dan pemain lain.

Meski kemenangan tetap diraih, ketergantungan pada Mbappe terlihat jelas. Tantangan ke depan akan semakin berat jika ia belum kembali.

4. Vinicius Junior Menari Lagi di Bernabeu

4. Vinicius Junior Menari Lagi di Bernabeu

Pemain Real Madrid, Vinicius Junior (tengah), melewati pemain Benfica, Nicolas Otamendi (kanan), dalam leg kedua play-off Liga Champions, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Real Madrid kembali mendapat energi besar dari Vinicius Junior dalam laga krusial ini. Winger asal Brasil itu tidak hanya mencetak gol, tetapi juga mengirim pesan lewat selebrasinya.

Golnya lahir dari pergerakan cerdas di sisi kiri sebelum melepaskan tembakan akurat ke sudut gawang. Penyelesaian tersebut menunjukkan ketenangan dan kepercayaan diri tinggi di bawah tekanan.

Selebrasi menari di depan publik Bernabeu menjadi simbol keteguhan mentalnya. Di tengah sorotan dan kontroversi sebelumnya, Vinicius menjawab dengan performa dan ekspresi kebahagiaan di lapangan.

Klasemen Liga Champions 2025/2026