Prediksi Duel Tinju Mayweather vs Pacquiao
Editor Bolanet | 28 April 2015 16:36
- Pertarungan tinju bergengsi dunia bakal mempertemukan dua jagoan di akhir pekan ini kala Floyd Mayweather Jr menantang Manny Pacquiao.
Duel yang disebut-sebut sebagai yang terakbar dalam sejarah tinju profesional dunia ini memang mempertemukan dua petinju kelas welter yang sama-sama impresif dari sisi statistik.
Jika dilihat dari rekor bertanding, Pacman -julukan Pacquiao- mungkin lebih berpengalaman dengan 64 kali bertanding dengan rekor 57 menang (39 di antaranya KO), 5 kalah (3 KO), serta dua kali seri.
Namun Money -julukan Mayweather- bisa dibilang sedikit di atas angin dengan rekor tinjunya yang sensasional, 47 bertanding selalu menang alias tak pernah kalah sama sekali (26 di antaranya dimenangkan dengan KO).
Pacman memiliki gaya bertinju kidal, sedangkan Money memakai gaya orthodox. Pacman dikenal sebagai petinju yang selalu melancarkan pukulan agresif ke arah lawan, karena itu ia kemungkinan akan memegang kendali di ronde-ronde awal.
Sedangkan Mayweather dikenal karena suka memainkan gaya defensif menunggu serangan lawan sebelum kemudian melancarkan serangan balik nan mematikan ketika sang lawan lengah sedikit.
Kelebihan Mayweather di duel ini adalah ia memiliki jangkauan pukulan yang lebih jauh (183 cm) dibanding milik Pacquiao (170 cm). Karena itulah, Money sangat berbahaya ketika Pacman kelelahan karena gaya agresifnya.
Siapa yang menjadi jagoan Bolaneters? [initial]
(bola/pra)
Duel yang disebut-sebut sebagai yang terakbar dalam sejarah tinju profesional dunia ini memang mempertemukan dua petinju kelas welter yang sama-sama impresif dari sisi statistik.
Jika dilihat dari rekor bertanding, Pacman -julukan Pacquiao- mungkin lebih berpengalaman dengan 64 kali bertanding dengan rekor 57 menang (39 di antaranya KO), 5 kalah (3 KO), serta dua kali seri.
Namun Money -julukan Mayweather- bisa dibilang sedikit di atas angin dengan rekor tinjunya yang sensasional, 47 bertanding selalu menang alias tak pernah kalah sama sekali (26 di antaranya dimenangkan dengan KO).
Pacman memiliki gaya bertinju kidal, sedangkan Money memakai gaya orthodox. Pacman dikenal sebagai petinju yang selalu melancarkan pukulan agresif ke arah lawan, karena itu ia kemungkinan akan memegang kendali di ronde-ronde awal.
Sedangkan Mayweather dikenal karena suka memainkan gaya defensif menunggu serangan lawan sebelum kemudian melancarkan serangan balik nan mematikan ketika sang lawan lengah sedikit.
Kelebihan Mayweather di duel ini adalah ia memiliki jangkauan pukulan yang lebih jauh (183 cm) dibanding milik Pacquiao (170 cm). Karena itulah, Money sangat berbahaya ketika Pacman kelelahan karena gaya agresifnya.
Siapa yang menjadi jagoan Bolaneters? [initial]
Jangan Lewatkan!
- Jadwal Siaran Langsung Mayweather vs Pacquiao
- Mayweather: Mata Pacquiao Pancarkan Rasa Takut
- Ladeni Mayweather, Pacquiao Tunjukkan Kecepatan Pukulan Kilat
- De La Hoya Indikasikan Rematch Floyd vs Pacquiao
- De La Hoya Sebut Duel Floyd vs Pacquiao Dikotori Uang
- Duel Abad Ini, Pacquiao vs Mayweather Tak Bakal Pecahkan Rekor Penonton
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sengit Hingga Ronde ke-8, Mike Tyson Kalah dari Jake Paul
Olahraga Lain-Lain 16 November 2024, 13:01
-
Panas! Mike Tyson Tampar Wajah Jake Paul Saat Timbang Badan
Olahraga Lain-Lain 15 November 2024, 12:52
-
Jadwal Siaran Langsung Mike Tyson vs Jake Paul, Jam Berapa, Bisa Ditonton di Mana?
Olahraga Lain-Lain 15 November 2024, 12:29
-
Susul Cabor Sepak Bola, Tinju PON 2024 Tuai Kontroversi
Olahraga Lain-Lain 15 September 2024, 13:09
LATEST UPDATE
-
Noa Lang Siap Bersinar Saat Galatasaray Hadapi Liverpool di Liga Champions
Liga Champions 10 Maret 2026, 22:09
-
3 Hal Penting Jelang Duel Newcastle vs Barcelona di Liga Champions
Liga Champions 10 Maret 2026, 20:55
-
Tempat Menonton Newcastle vs Barcelona: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 10 Maret 2026, 20:15
-
Tempat Menonton Bhayangkara FC vs Arema FC: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Bola Indonesia 10 Maret 2026, 19:15
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih dengan Kartu Merah Terbanyak, Jose Mourinho Jauh di Puncak
Editorial 10 Maret 2026, 20:41















