Tour de Singkarak Diminati Tim Asing

Editor Bolanet | 1 Maret 2011 06:50
Tour de Singkarak Diminati Tim Asing
Balap Sepeda
- Minat tim asing untuk mengikuti kejuaraan balap sepeda Tour de Singkarak 2011, 6-12 Juni 2011, cukup tinggi, terbukti sudah ada tim dari empat negara yang mengajukan keikutsertaannya meski belum diundang secara resmi.

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Eva Chatarina di Jakarta, mengatakan, tim asing yang mengajukan diri menjadi peserta kejuaraan yang ketiga kalinya ini, antara lain berasal dari , , dan .

"Untuk tim dari Denmark bahkan telah memasukkan nama-nama pembalap yang akan diturunkan. Semua pembalapnya berasal dari Denmark," katanya di sela koordinasi dengan Kembudpar dan pemerintah daerah Sumatra Barat di Gedung Sapta Pesona, Jakarta.

Selain tim dari Denmark, kata dia, tim yang telah menyatakan kesiapannya untuk turun adalah Aisan dari Jepang, Henan Provincial Racing Team dari China dan dua tim dari Belanda.

Menurut dia, dua tim yaitu Henan Provincial Racing Team dan Aisan merupakan tim yang batal turun di Speedy Tour de Indonesia 2010 lalu akibat tidak mendapatkan visa. Dengan adanya penetapan kuota tim asing dipastikan peluang tim asing yang masuk akan lebih besar.

"Kuota tim asing 15 tim. Dengan adanya penetapan kuota maka kami akan mengundang tim-tim asing yang sesuai dengan level kejuaraan Tour de Singkarak 2011," katanya menambahkan.

Tim yang diundang, kata dia, adalah tim continental dan profesional continental. Selain itu juga mengundang 10 tim lokal yang penentuannya berdasarkan hasil Speedy Tour de Indonesia 2010.

Ditanya tim asing mana saja yang diundang, Eva belum menjelaskan dengan pasti. Namun jika dilihat dari peserta tahun lalu kemungkinan besar tim yang diundang adalah juara bertahan Tabriz Petrocemical Team Iran, Azad University Iran, KSPO Korea dan Malaysian National Team.

Untuk tim lokal, yang berpeluang turun dalam kejuaraan ini diantaranya adalah Customs Cycling Club, United Bike Kencana Malang, Araya, BKCC, Putra Perjuangan dan Tirta Cycling Club.

Dirjen Pemasaran Kembudpar selaku pemangku kepentingan, Sapta Nirwandar mengatakan, guna mendukung pelaksanaan kejuaraan yang juga dijadikan ajang promosi wisata di Sumatra Barat pihaknya menggandeng konsultan yang telah menangani Tour de France, Amaury Sport Organization (ASO).

"ASO hanya sebagai konsultan saja, sedangkan pelaksana teknis tetap ISSI. Namun mereka akan rekomendasi kepada semua pihak demi kelancaran kejuaraan," katanya saat dikonfirmasi.

Menurut dia, ASO dikontrak oleh Kembudpar selama satu tahun kedepan. Adapun hasil dari pantauan maupun kajian lembaga itu baru akan diaplikasikan penuh pada Tour de Singkarak 2014 mendatang.

"Kami ingin Tour de Singkarak bisa menyamai Tour de France. Jadi semuanya harus dimaksimalkan. Dengan persiapan dan kemasan yang bagus saya yakin sponsor maupun tim elite internasional akan turun diajang ini," katanya menegaskan.

Guna mendukung kegiatan yang berbasis olah raga dan wisata ini, pihaknya telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar. Dana dari APBN sebesar Rp3,5-4 miliar dan dari APBD sekitar Rp1,5 miliar. Dana tersebut akan terus bertambah yang berasal dari 12 kabupaten/kota yang akan dilalui Tour de Singkarak 2011.

Kota/Kabupaten yang akan dilalui diantaranya Kota Padang, Padang Parimana, Bukittinggi, Padang Panjang, Sawahlunto, Limapulu Kota, Tanah Datar dan Solok. Adapun panjang rute 813 km yang terbagi atas tujuh etape. (ant/hen)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE