Tour de Singkarak: PSN Bertahan di Hari Pertama
Editor Bolanet | 3 Juni 2012 18:50
- Polygon Sweet Nice memastikan hanya menyertakan lima pebalap pada Tour de Singkarak tahun ini. Itu setelah satu pebalap asingnya, Sergey Kuzmin absen dalam ajang tahunan yang keempat ini.
Bukan berarti kekuatan tim akan tereduksi dengan absennya Kuzmin. Sebaliknya, tim asal Kota Pahlawan ini tetap akan tampil maksimal, kendati tidak memiliki ambisi untuk menjadi juara.
Direktur Tim Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo mengakui pada balapan ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Khusus untuk etape pertama ini pihaknya tidak memiliki target.
“Rutenya cukup pendek, hanya 77 km. Jarak yang pendek, membutuhkan kesiapan dan kejelian menyerang. Pasti semua pebalap akan saling serang di etape pertama hari ini,” katanya.
Etape pertama ini start dan finis di Sawahlunto dengan jarak hanya 77 km. Polygon Sweet Nice berharap seluruh pebalapnya masuk rombongan pertama. Kami berharap tidak ada pebalap kami yang ikut menyerang,” imbuhnya.
Ia memprediksi bila kemungkinan pada etape pertama ini seluruh pebalap akan masuk dalam rombongan besar dengan catatan waktu sama. Apalagi rute pertama ini sepenuhnya flat dan diprediksi pebalap sprinter yang berpeluang menjadi juara.
Hanya saja Polygon Sweet Nice tidak mengintruksikan pebalapnya merebut etape pertama. “Berat. Semua pebalap akan saling menyerang sejak awal. Satu hal yang perlu diingat, etape pertama ini akan direbut oleh para sprinter,” ungkapnya. Dia menambahkan, pada etape pertama ini tidak menentukan, lantaran enam etape kedepan akan menempuh rute tanjakan.
Padahal pada etape pertama ini merupakan peluang bagi Bambang Suryadi untuk bertarung dengan sprinter. kebetulan dia memiliki kemampuan untuk sprint maupun menanjak. “Saya tidak ingin anak-anak merebut juara etape, tetapi tidak bisa start pada balapan berikutnya,” terangnya diplomatis.
Sementara kabar buruk diterima kubu Polygon Sweet Nice. Keraguan menyertakan Kuzmin dalam balapan ini pupus, setelah visanya terganjal. “Saat ini dia sudah kembali ke Kazakhstan setelah beberapa hari berada di Malaysia. Otomatis kita memaksimalkan pebalap lokal,” tutupnya. (psn/kny)
Bukan berarti kekuatan tim akan tereduksi dengan absennya Kuzmin. Sebaliknya, tim asal Kota Pahlawan ini tetap akan tampil maksimal, kendati tidak memiliki ambisi untuk menjadi juara.
Direktur Tim Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo mengakui pada balapan ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Khusus untuk etape pertama ini pihaknya tidak memiliki target.
“Rutenya cukup pendek, hanya 77 km. Jarak yang pendek, membutuhkan kesiapan dan kejelian menyerang. Pasti semua pebalap akan saling serang di etape pertama hari ini,” katanya.
Etape pertama ini start dan finis di Sawahlunto dengan jarak hanya 77 km. Polygon Sweet Nice berharap seluruh pebalapnya masuk rombongan pertama. Kami berharap tidak ada pebalap kami yang ikut menyerang,” imbuhnya.
Ia memprediksi bila kemungkinan pada etape pertama ini seluruh pebalap akan masuk dalam rombongan besar dengan catatan waktu sama. Apalagi rute pertama ini sepenuhnya flat dan diprediksi pebalap sprinter yang berpeluang menjadi juara.
Hanya saja Polygon Sweet Nice tidak mengintruksikan pebalapnya merebut etape pertama. “Berat. Semua pebalap akan saling menyerang sejak awal. Satu hal yang perlu diingat, etape pertama ini akan direbut oleh para sprinter,” ungkapnya. Dia menambahkan, pada etape pertama ini tidak menentukan, lantaran enam etape kedepan akan menempuh rute tanjakan.
Padahal pada etape pertama ini merupakan peluang bagi Bambang Suryadi untuk bertarung dengan sprinter. kebetulan dia memiliki kemampuan untuk sprint maupun menanjak. “Saya tidak ingin anak-anak merebut juara etape, tetapi tidak bisa start pada balapan berikutnya,” terangnya diplomatis.
Sementara kabar buruk diterima kubu Polygon Sweet Nice. Keraguan menyertakan Kuzmin dalam balapan ini pupus, setelah visanya terganjal. “Saat ini dia sudah kembali ke Kazakhstan setelah beberapa hari berada di Malaysia. Otomatis kita memaksimalkan pebalap lokal,” tutupnya. (psn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pesepeda Junior Sukses Harumkan Nama Indonesia di Turki
Olahraga Lain-Lain 5 Maret 2022, 14:18
-
Pebalap Nasional, Influencer, Hingga Selebgram Ramaikan Balap Sepeda di Manado
Lain Lain 2 Februari 2022, 19:44
LATEST UPDATE
-
Como Bergerak di Bursa Transfer: Kaiki Mendekat, Sergi Roberto Pergi
Liga Italia 20 Juni 2026, 05:12
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Australia: Folarin Balogun
Piala Dunia 20 Juni 2026, 04:30
-
Skenario Kelolosan Kanada ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 23:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Selandia Baru vs Mesir 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:53
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Uruguay vs Cape Verde 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Iran 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:55
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Arab Saudi 21 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:15
-
Dengan Peran Lebih Tepat, Cristiano Ronaldo Masih Bisa Sangat Berbahaya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 20:56
-
Amerika Serikat vs Australia: 5 Kunci Penentu Laga Krusial
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:58
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28









