Update Klasemen Medali Olimpiade Paris 2024: Dapat Dua Emas dari Veddriq dan Rizki, Posisi Indonesia Meroket!
Richard Andreas | 9 Agustus 2024 05:21
Bola.net - Posisi Indonesia langsung meroket puluhan tingkat di klasemen medali Olimpiade Paris 2024 berkat dua medali emas yang dipersembahkan Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah. Sekarang, Indonesia ada di peringkat ke-28.
Olimpiade Paris 2024 mulai mendekati akhir. Sebagian olahraga sudan tuntas dan mencapai final, seperti badminton Olimpiade 2024 dan olahraga lainnya.
Meski begitu, masih ada pula beberapa olahraga yang belum memainkan babak final alias perebutan medali emas, seperti sepak bola, bola basket, bola voli, bola tangan, dan banyak lainnya.
Indonesia sendiri harus menunggu cukup lama untuk meraih medali emas perdana di Olimpiade kali ini. Yang menarik, dua medali emas Indonesia datang di waktu yang berdekatan dari dua olahraga berbeda. Posisi Indonesia pun langsung meroket.
Veddriq Leonardo: Medali Emas Speed Climbing

Kamis 8 Agustus 2024, wakil Indonesia, Veddriq Leonardo bertarung di babak perempat final olahraga panjat tebing alias speed climbing, nomor speed putra.
Veddriq mulai dengan menantang wakil Prancis, Mawem Bassa. Sejak awal, Veddriq tampil eksplosif. Dia menyingkirkan Bwasa dengan catatan 4,88 detik, lolos ke semifinal.
Di semifinal, Vedriq dengan climber asal Iran, Reza Alipour Shenazandifard. Dia lagi-lagi berhasil menang, catatan 4,78 detik, unggul tipis dari lawan yang mencatat 4,84 detik, lolos ke final.
Di final, Veddriq berhadapan dengan climber asal China, Wu Peng. Dan yang luar biasa, Veddriq kembali menang dengan catatan 4,75 detik, meraih medali emas. Ini adalah medali emas pertama Indonesia di Olimpiade Paris 2024.
Rizki Juniansyah: Medali Emas Weightlifting (73kg)

Jumat 9 Agustus 2024 dini hari WIB, wakil Indonesia, RIzki Juniansyah, bertarung di cabor weightlifting pria kelas 73 kg.
Di fase snatch, Rizki Juniansyah mencatatkan angkatan 155 kg. Dia sempat mencoba naik ke 162 kg, tapi gagal. Rizki harus puas dengan angkatan 155 kg.
Angkatan ini membuatnya berada di peringkat kedua sementara. Ia berhasil mengangkat beban yang sama dengan Luis Mosquera (Kolombia) dan kalah dari lifer China, Shi Zhiyong yang berhasil mengangkat beban 165kg.
Lalu, di fase clean and jerk, Rizki tidak lagi terbendung. Di angkatan pertama, dia mencapai beban 191 kg. Di angkatan kedua, dia mencapai beban 199 kg, meski sempat sedikit kesulitan.
Di angkatan ketiga, Rizki tidak mencoba untuk mengangkat. Namun dengan total angkatan 354kg, Rizki menjadi yang terbaik dan meraih medali emas.
Posisi Indonesia di Klasemen Medali Olimpiade 2024
Kamis 8 Agustus 2024 pagi hari WIB, sebelum dua atlet di atas bertanding, Indonesia ada di peringkat ke-72 klasemen sementara perolehan medali Olimpiade 2024, yaitu dengan catatan satu perunggu.
Lalu, di malam harinya, setelah Veddriq Leonardo meraih medali emas, posisi Indonesia naik cukup tinggi, yaitu di peringkat ke-46 dengan torehan 1 medali emas dan 1 medali perunggu.
Nah terkini, Jumat 9 Agustus 2024 pagi hari WIB, posisi Indonesia kembali naik berkat medali emas yang diraih Rizki Juniansyah. Saat ini Indonesia ada di peringkat ke-28, dengan catatan dua medali emas dan satu medali perunggu.
Indonesia di Olimpiade 2024
Medali: Emas
Nama Atlet: Veddriq Leonardo
Olahraga: Sports climbing
Medali: Emas
Nama Atlet: Rizki Juniansyah
Olahraga: Weightlifting (73 kg)
Medali: Perunggu
Nama Atlet: Gregoria Mariska Tunjung
Olahraga: Tunggal putri Badminton
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:55
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:43
-
Jadwal Live Streaming Seri 1 Mandalika Racing Series 2026, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:39
-
Jadwal Lengkap Balapan Pertamina Mandalika Racing Series 2026
Otomotif 20 April 2026, 10:55
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
















