Usain Bolt Masih Menjadi Manusia Tercepat Dunia
Editor Bolanet | 3 September 2011 21:45
Sukses tersebut sekaligus membayar kegagalannya karena kena diskualifikasi di nomor 100m sebelumnya.
Bolt sempat tercecer di awal start, tapi kemudian langsung melejit untuk mendahului pelari AS Walter Dix yang meriah medali perak.
Dengan mata yang tampak terus melihat ke arah jam pencatat waktu, Bolt tidak tertahankan untuk mengukuhkan diri sebagai manusia tercepat dunia dengan catatan waktu 19,40 detik.
Walter Dix mencapai finish dengan waktu 19,70 detik, disusul juara Eropa Christophe Lemaitre dari Perancis dengan waktu 19,80 detik.
Sprinter Jaysuma Saidy Ndure dari Norwegia juga mencatat waktu di bawah 20 detik.
Bolt, juara Olimpiade Beijing 2008 dan juga juara bertahan di kejuaraan dunia itu, seperti biasa melakukan selebrasi dengan menempelkan jari ke bibir sebagai pertanda meminta para penonton agar diam.
"Saya sangat gembira, saya masih yang terbaik," kata pelari asal Jamaika itu, yang melilitkan bendera Jamaika di tubuhnya sambil menyapa ribuan penonton yang menyambutnya di tribun.
"Sebenarnya tidak ada hal yang harus saya buktikan. Saya datang ke sini dan melakukan apa yang seharusnya saya lakukan. Tidak ada tekanan yang serius pada saat start. Saya memang sedikit gugup. Apa yang harus saya lakukan hanya tenang sambil menunggu aba-aba untuk start," kata sprinter berusia 25 tahun itu.
Sementara itu Walter Dix mengakui bahwa ia tidak berhasil mempersembahkan emas untuk kontingen AS karena Bolt memang sangat tangguh.
"Saya sebenarnya ingin mempersembahkan emas untuk AS, tapi saya cukup puas dengan medali perak. Ia (Bolt) sangat tangguh," kata Dix.
Bolt, salah satu atlet atletik terbaik sepanjang sejarah, mengalami nasib tragis karena kena diskualifikasi di nomor paling bergengsi, yaitu 100m yang dilombakan Minggu lalu.
Ketika itu, Bolt dinyatakan melakukan kesalahan saat start sehingga harus keluar dari persaingan.
Setelah menjuarai nomor 100m dan 200m dan sekaligus memecahkan rekor dunia di Olimpiade 2008 Beijing, Bolt kemudian melanjutkan dominasinya di kejuaraan dunia dengan mencatat waktu tercepat di kedua nomor spesialisnya tersebut, yaitu 9,58 detik dan 19,19 detik. (ant/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Negosiasi Kontrak Mandek, Bek Sayap Inter Milan Diincar AS Roma
Liga Italia 16 April 2026, 17:13
-
Inter Milan Bidik 4 Target Utama di Bursa Transfer Musim Panas
Liga Italia 16 April 2026, 17:08
-
Live Streaming Celta vs Freiburg - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 16 April 2026, 17:00
-
Barcelona Bisa Juara Sebelum El Clasico, Real Madrid Tolak Guard of Honour
Liga Spanyol 16 April 2026, 16:54
-
Nonton Live Streaming Piala AFF U-17 2026: Malaysia vs Indonesia
Tim Nasional 16 April 2026, 16:44
-
Kesalahan Real Madrid saat Disingkirkan Bayern
Liga Champions 16 April 2026, 16:22
-
Juventus dan Tekanan Tinggi, Jonathan David Bicara Soal Ekspektasi di Italia
Liga Italia 16 April 2026, 16:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39








