Barcelona Bisa Juara Sebelum El Clasico, Real Madrid Tolak Guard of Honour

Barcelona Bisa Juara Sebelum El Clasico, Real Madrid Tolak Guard of Honour
Pemain Real Madrid Rodrygo (kiri) berebut bola dengan pemain Barcelona Frenkie de Jong pada laga final Piala Super Spanyol/Supercopa de Espana, Minggu, 11 Januari 2026 (c) AP Photo/Altaf Qadri

Bola.net - Barcelona semakin dekat dengan gelar La Liga musim ini meski gagal di Liga Champions. Tim asal Catalunya itu kini memimpin perburuan gelar dengan keunggulan signifikan atas rival abadinya, Real Madrid.

Keunggulan sembilan poin dengan tujuh laga tersisa membuat Barcelona berada di posisi ideal. Konsistensi hasil dalam beberapa pekan terakhir menjadi kunci utama dominasi mereka di klasemen.

Situasi ini membuka peluang Barcelona memastikan gelar bahkan sebelum laga El Clasico digelar. Jika skenario itu terjadi, tensi pertandingan dipastikan semakin meningkat.

Di tengah peluang tersebut, muncul kabar yang menambah panas rivalitas klasik ini. Real Madrid diklaim tidak akan memberikan guard of honour kepada Barcelona jika gelar sudah dikunci lebih awal.

Peluang Kunci Gelar Sebelum El Clasico

Barcelona saat ini unggul sembilan poin atas Real Madrid di klasemen sementara La Liga. Dengan tujuh pertandingan tersisa, peluang untuk mengamankan gelar lebih cepat semakin terbuka.

Jika Real Madrid kembali kehilangan poin dan Barcelona terus meraih kemenangan, selisih bisa melebar. Dalam kondisi tertentu, Barcelona bahkan bisa mengunci gelar sebelum pertemuan kedua tim bulan depan.

Untuk memastikan hal tersebut, Barcelona perlu memperlebar jarak menjadi 13 poin. Dengan begitu, hasil head-to-head maupun selisih gol tidak lagi berpengaruh.

Laga El Clasico sendiri dijadwalkan berlangsung pada 10 Mei di Spotify Camp Nou. Pertandingan itu berpotensi menjadi momen seremoni juara atau justru panggung balas gengsi.

Alasan Real Madrid Tolak Guard of Honour

Laporan dari jurnalis Marcos Benito mengungkap sikap Real Madrid terkait kemungkinan tersebut. Klub ibu kota Spanyol itu dikabarkan tidak akan memberikan guard of honour kepada Barcelona.

Keputusan itu dikaitkan dengan kasus Negreira yang masih menjadi polemik. Real Madrid mengambil posisi tegas dalam isu tersebut dan terus mendorong proses investigasi berjalan lebih panjang.

Kasus Negreira merujuk pada dugaan pembayaran yang dilakukan pihak Barcelona kepada mantan wakil ketua komite wasit Spanyol, Jose Maria Enriquez Negreira. Pembayaran itu terjadi dalam rentang beberapa tahun dan memicu penyelidikan, tapi hingga kini, belum ada putusan yang menyatakan adanya pelanggaran sportif.

Meskipun belum ada bukti pelanggaran oleh Barcelona, sikap tersebut tetap dipertahankan. Hal ini mempertegas jarak hubungan antara kedua klub dalam beberapa waktu terakhir.

Guard of honour sendiri merupakan tradisi penghormatan kepada tim juara. Namun, dalam konteks rivalitas panas seperti ini, keputusan berbeda bukan hal yang mengejutkan.

Rivalitas Memanas Jelang Pertemuan

Hubungan institusional antara Barcelona dan Real Madrid saat ini berada dalam kondisi tidak harmonis. Perbedaan sikap terkait berbagai isu membuat komunikasi kedua klub semakin renggang.

Jika laporan ini benar terjadi, maka atmosfer El Clasico dipastikan semakin panas. Laga tidak hanya soal tiga poin, tetapi juga gengsi dan simbol rivalitas panjang.

Barcelona tentu fokus mengunci gelar secepat mungkin tanpa memikirkan respons lawan. Sementara itu, Real Madrid masih berusaha menjaga peluang sambil mempertahankan sikap klub.

Pertemuan di Camp Nou nanti berpotensi menghadirkan drama tambahan. Semua mata akan tertuju pada bagaimana kedua tim merespons situasi yang semakin kompleks ini.

Sumber: Barca Universal

Klasemen