11 Aksi Pemain Frustrasi Paling Ikonik di Dunia Sepakbola
Editor Bolanet | 4 Desember 2013 10:35
Segera aksi yang membuktikan betapa kuat komitmen dan dedikasi Toure kepada klub tersebut menjadi buah bibir di dunia maya. Tak banyak pemain yang menyesali terjadinya sebuah gol seperti layaknya kekalahan di laga final seperti itu.
Selain Toure, ada juga pesepakbola lain yang mengungkapkan kekesalannya dengan cara yang ikonik di atas lapangan. Berikut Bolanet pilihkan 11 diantaranya, manakah yang menurut Anda paling berkesan?
Jika ada aksi frustrasi lain yang menurut Bolaneters layak dikenang, silahkan tambahkan di kolom komentar di bawah ini. (yt/mri)
Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo melakukan pergerakan indah dalam laga persahabatan lawan Spanyol dan hampir saja mencetak gol cantik ke gawang rekan setimnya di Real Madrid, Iker Casillas.Namun upaya tersebut berakhir sia-sia setelah bola yang sebenarnya sudah mengarah ke gawang disundul oleh Nani yang sudah berada di posisi offside. Gol tersebut pun dianulir wasit, membuat Ronaldo kesal setengah mati terhadap kompatriotnya tersebut.
Meskipun dalam tayangan ulang posisi offside Nani cukup bisa diperdebatkan, namun Ronaldo jelas kecewa karena gol tersebut sebenarnya bisa menjadi salah satu gol terindah dalam karirnya.
Lee Bowyer & Kieran Dyer
Lee Bowyer dan Kieron Dyer secara tiba-tiba terlibat adu mulut dan berkelahi di tengah lapangan dalam partai Newcastle versus Aston Villa. Yang aneh adalah, keduanya merupakan rekan setim!Tanpa ampun, wasit mengusir keduanya dan Newcastle bermain dengan 9 pemain.
Youssuf Mulumbu
Kesal karena timnya berada dalam posisi tertinggal di menit-menit akhir, Youssuf Mulumbu mengambil bola dengan tangan dan menendangnya ke arah O'Neill!Tanpa ampun wasit mengacungkan kartu merah kepada Mulumbu.
Wayne Rooney
Dalam laga melawan Fulham di tahun 2009, Rooney mendapatkan kartu kuning kedua setelah dianggap wasit melempar bola dengan sengaja ke arah pemain lawan. Rooney yang merasa wasit salah menangkap intensinya nampak berang dan keluar lapangan dengan meninju bendera corner dengan murka.Joey Barton
Salah satu aksi paling terkenal dari Joey Barton adalah ketika ia memancing keributan besar dalam laga QPR kontra Manchester City. Usai dikartu merah setelah menyikut Carlos Tevez, Barton menendang Sergio Aguero saat berjalan ke luar lapangan dan membuat pemain City marah besar kepadanya.Di pinggir lapangan, Barton juga sempat hampir bersitegang dengan Mario Balotelli sebelum akhirnya dilerai oleh staff QPR. Usai laga, Barton mengatakan sengaja melakukannya karena ingin pemain City lainnya turut dikenai kartu merah.
Didier Drogba
Perseteruan Didier Drogba dan wasit Tom Henning Ovrebo menjadi salah satu cerita paling dikenang di ajang Liga Champions dalam 10 tahun terakhir. Di semifinal Liga Champions tahun 2009 melawan Barcelona, Drogba yang kecewa dengan kepemimpinan Ovrebo yang mengabaikan setidaknya lima pelanggaran yang diterima Chelsea di kotak penalti memaki sang wasit di depan kamera dan disiarkan live ke seluruh dunia.Wajar jika Drogba marah, karena hasil 1-1 di Stamford Bridge itu mengandaskan peluang The Blues lolos ke final. Penyerang asal Pantai Gading tersebut pada akhirnya dijatuhi sanksi larangan bermain enam pertandingan akibat aksinya tersebut.
Samuel Kuffour
Salah satu laga final terbaik dalam sejarah Liga Champions terjadi di tahun 1999, saat itu Bayern Munich yang memimpin 1-0 hingga menit 90 harus menerima pil pahit saat Manchester United membalikkan keadaan dengan dua gol di masa injury time.Sebuah comeback yang luar biasa bagi United, namun di sisi lain juga menjadi kekecewaan yang luar biasa mendalam bagi segenap penggawa Munich. Simak saja kekecewaan Samuel Kuffour setelah peluit panjang ditiup.
Paolo Di Canio
Striker asal Italia ini dikenal sebagai pemain bengal yang tak segan berkelahi di lapangan. Saat membela Sheffield Wednesday, Di Canio yang mendapatkan kartu merah usai menendang pemain lawan nampak frustasi dan mendorong jatuh wasit Alcock sebelum keluar lapangan. Sebuah aksi yang membutuhkan nyali luar biasa.Paul Scholes
Pertemuan Liverpool melawan Manchester United selalu panas. Dalam sebuah momen, Paul Scholes tersulut emosinya dan melakukan pukulan serta tendangan terhadap Xabi Alonso.Walaupun akurasi pukulan tersebut sangat buruk, wasit melihatnya lebih dari cukup untuk dihukum kartu merah.
Pepe
Salah satu pelanggaran terburuk yang pernah dilakukan oleh Pepe adalah saat ia dengan brutal dua kali menendang pemain punggung Getafe, Francisco Casquero tanpa alasan yang jelas. Tak hanya itu, ia juga sempat menginjak kaki Casquero sebelum berjalan keluar meninggalkan lapangan karena dikartu merah wasit.Sebastiano Rossi
Kesal karena gawangnya kebobolan oleh gol penalti Hidetoshi Nakata yang menurutnya seharusnya diulang, kiper AC Milan, Sebastiano Rossi tanpa ampun menghajar gelandang Perugia, Christian Bucchi yang berusaha mengambil bola dari dalam gawang. Tak hanya itu, Rossi juga sempat menggertak Bucchi yang sudah terkapar untuk segera bangun.Untuk mencegah keributan semakin meluar, akhirnya wasit mengusir Rossi ke luar lapangan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Erling Haaland Pamer Makanan Usai Bertanding, Bikin Netizen Geleng-Geleng Kepala
Bolatainment 22 Desember 2025, 17:10
-
Bek Barcelona SC Mario Pineida Tewas Ditembak di Ekuador
Bolatainment 19 Desember 2025, 15:55
-
Aksi Unik Erling Haaland Jelang Natal: Dari Mesin Gol Man City Jadi Santa Claus
Bolatainment 17 Desember 2025, 16:10
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







