Galeri: 8 Desain Helm Valentino Rossi Paling Bermakna Menurut Sang Desainer Pribadi
Anindhya Danartikanya | 19 Agustus 2021 11:32
Bola.net - Desainer grafis helm Valentino Rossi, Aldo Drudi, belakangan mengungkap desain apa saja yang paling bermakna selama The Doctor berkarier di MotoGP. Menjadi salah satu orang paling berjasa dalam karier Rossi, Drudi mengaku terharu saat Rossi mengumumkan keputusan pensiun. Hal ini ia katakan via La Gazzetta dello Sport, Rabu (18/8/2021).
"Vale orang yang tangguh. Kemewahan yang tak pernah ia miliki adalah kemampuan menangis. Saya tak pernah melihatnya menangis meski ia sering mendapatkan rasa sakit. Saat mengumumkan keputusan pensiun, ia memilih strategi bertahan seperti biasanya di hadapan dunia, yakni bersembunyi dalam sikap santai," ungkap pria Italia itu.
Drudi sudah mengenal Rossi sejak masih anak-anak, karena ia kawan baik sang ayah, Graziano Rossi. Drudi juga sudah lama berkecimpung di dunia desain, terutama desain helm pembalap Grand Prix. Selain Rossi, ia pernah mendesain helm Kevin Schwantz dan Mick Doohan, serta juga mendesain helm beberapa rider Grand Prix terkini.
Drudi menyatakan, desain-desain yang ia buat untuk Rossi sangatlah berharga. Ada beberapa koleksi yang hanya ia dan Rossi miliki dan takkan dijual kepada siapa pun. Salah satu desain paling ikonik yang pernah mereka buat bersama adalah 'SoleLuna' (matahari dan bulan), dan Drudi pula yang terlibat dalam pemilihan warna kuning sebagai perwakilan identitas Rossi.
Berikut desain-desain helm paling bermakna dari Valentino Rossi menurut Aldo Drudi.
Desain paling sulit dibuat

"Desain yang sempat ditolak, yakni desain yang identik dengan posisi keempat, medali kayu. Saat ia melihatnya, ia langsung bilang, 'Aku tidak suka'. Saya syok, namun sudah aturannya bahwa Anda harus menuruti ide sang pembalap. Alhasil, saya harus mengulangnya dengan cara lain."
Desain paling rumit

"Helm yang ia pakai sebagai peringatan ulang tahunnya yang ke-40. Kami pakai begitu banyak kuas, dan helm itu ia pakai dalam uji coba pramusim pada 2019. Helm itu sungguh kesuksesan besar untuk ukuran proyek coba-coba."
Desain paling disuka

"Saya tersentuh oleh desain helm yang ia pakai di Mugello pada 2002, di mana ia memakai grafis ayahnya, Graziano. Helm itu memang tribut untuk ayahnya, dan bagi saya itu punya nilai emosional yang unik."
Desain paling aneh

"Helm di mana wajahnya dilukis besar-besar untuk Mugello pada 2008, atau helm 'Mugiallo' (2016). Namun, helm unik yang terakhir, yakni bertema sapi untuk Mugello (2021) juga menyenangkan saat dibuat."
Desain paling berharga

"Saya paling terikat dengan helm 'Wish You Were Here' yang ia dedikasikan untuk Marco Simoncelli, berdasarkan lagu Pink Floyd. Saya mengerjakannya sambil mendengarkan lagu itu dan saya tersentuh karena memang sangat mengharukan. Kami sangat kehilangan Sic. Usai ia meninggal, kami semua bertanya-tanya apa gunanya melanjutkan ini semua."
Desain paling berpengaruh

"Helm dengan desain hati, yang ia pakai di Mugello pada 2007. Itu adalah tanda rasa cinta Vale pada penggemarnya. Ia coba mengatakan 'aku mencintai kalian'."
Desain paling populer

"Entah yang mana untuk Vale, tapi mungkin desain matahari dan bulan (SoleLuna)."
Desain paling cerdas

"Helm yang menggunakan desain sidik telapak tangan seluruh keluarga, kawan-kawan, dan para mekaniknya. Desain itu memberinya energi, tapi rumit dibuat karena semuanya sidik telapak tangan sungguhan. Beberapa mekaniknya berasal dari Australia, dan mereka mengirim foto dan fotokopi telapak tangan mereka kepada saya."
Sumber: La Gazzetta dello Sport
Baca Juga:
- Maverick Vinales Tak Turun di Silverstone, Darryn Binder Debut MotoGP di Aragon?
- Jadi Ayah, Valentino Rossi Nantikan Kelahiran Putri Pertama
- Masih Gara-Gara Covid-19: Formula 1 GP Jepang Resmi Dibatalkan
- Fabio Quartararo Ingin 5 Kali Juarai MotoGP, Tak Mimpi Samai Popularitas Valentino Rossi
- Yamaha: Tak Logis Jika Jonathan Rea Pindah ke MotoGP 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







