2 Kali Rebutan Gelar Dunia dengan Pecco Bagnaia, Jorge Martin: Kini Mental Saya Lebih Kuat
Anindhya Danartikanya | 4 Oktober 2024 11:10
Bola.net - Pembalap Prima Pramac Racing, Jorge Martin, mengakui bahwa ia lebih menikmati perebutan gelar dunia MotoGP dengan Pecco Bagnaia pada musim 2024 ketimbang musim 2023. Menurutnya, ini karena ia bekerja keras memperkuat kondisi psikisnya sepanjang tahun ini.
Seperti yang diketahui, musim lalu Martin dan Bagnaia jadi dua rider terbaik di MotoGP dan sengit memperebutkan gelar dunia sampai seri penutup. Bagnaia keluar jadi juara dunia, sementara Martin harus legawa jadi runner up. Persaingan sengit ini ternyata kembali terjadi musim ini.
Menjelang MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi pada 4-6 Oktober 2024, Martin sedang memimpin klasemen pembalap dengan keunggulan 21 poin atas Bagnaia. Dengan lima seri tersisa tentu saja apa pun masih bisa terjadi di antara kedua rider yang pernah bertandem di Moto3 lewat Aspar Mahindra ini.
Kerja Keras Perbaiki Mental Sepanjang Tahun

Martin pun menyatakan bahwa musim ini ia merasa lebih rileks meski persaingannya dengan Bagnaia sama sengitnya seperti tahun lalu. Menurutnya, ini karena ia terus berusaha memperbaiki mentalnya, sehingga ia lebih menikmati proses dan perjuangannya, baik ketika menang maupun kalah.
"Kini saya tidur lebih nyenyak. Musim lalu sangatlah sulit dikendalikan bagi saya. Mungkin bukan di Jepang, melainkan cenderung di Thailand dan Malaysia, dulu terasa sangat berat, begitu juga di Valencia. Saya merasa saya sudah lebih baik dari sisi mental. Saya bekerja sangat keras sepanjang musim," ujarnya dalam jumpa pers pada Kamis (3/10/2024).
Musim 2023 Terasa Seperti Mimpi Buruk
Juara dunia Moto3 2018 ini juga yakin dirinya sudah mengalami kemajuan besar, sehingga suasana kerjanya jauh lebih menyenangkan ketimbang musim lalu, di mana ia tidak menikmati jalannya kompetisi bahkan ketika memenangi balapan.
"Saya sudah menjalani kemajuan yang menakjubkan, jadi saya lebih menikmatinya sekarang. Saya bersenang-senang di trek. Musim lalu sebaliknya. Rasanya seperti mimpi buruk. Meski menang, saya tak menikmatinya sama sekali. Namun, sekarang saya super senang dan bangga bisa berada di sini," tutup Martin.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Siapa Calum McFarlane? Pelatih Sementara Chelsea Saat Ini
Liga Inggris 23 April 2026, 13:53
-
Manchester United Putuskan Batal Rekrut Julian Nagelsmann, Kenapa?
Liga Inggris 23 April 2026, 13:08
LATEST UPDATE
-
Prediksi Betis vs Madrid 25 April 2026
Liga Spanyol 24 April 2026, 02:00
-
Prediksi Napoli vs Cremonese 25 April 2026
Liga Italia 24 April 2026, 01:45
-
Juventus Siap Korbankan Federico Gatti demi Kim Min-jae
Liga Italia 24 April 2026, 01:00
-
Piala Dunia 2026: Kenapa Harga Tiket Sangat Mahal dan Apa Dampaknya?
Piala Dunia 24 April 2026, 00:49
-
Juventus dan Liverpool Masih Alot soal Transfer Alisson
Liga Italia 24 April 2026, 00:25
-
AC Milan Pertimbangkan Jual 3 Gelandang demi Rekrutan Baru, Siapa Saja?
Liga Italia 24 April 2026, 00:11
-
Lamine Yamal Janji akan Kembali dengan Lebih Kuat
Liga Spanyol 24 April 2026, 00:04
-
Saatnya Menguji Ketergantungan Barcelona pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 23 April 2026, 23:59
-
Real Madrid vs Manchester City dalam Perburuan Enzo Fernandez
Liga Spanyol 23 April 2026, 23:04
-
Real Madrid Ikut Pantau Rafael Leao
Liga Spanyol 23 April 2026, 22:57
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya dan Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
Voli 23 April 2026, 22:54
-
Real Madrid: Musim Arda Guler dan Eder Militao Berakhir
Liga Spanyol 23 April 2026, 22:52
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37







