3 Rider Non-VR46 Kebanggaan Italia, Berprestasi di MotoGP Tanpa Bantuan Valentino Rossi
Anindhya Danartikanya | 7 Juni 2023 13:21
Bola.net - MotoGP Italia di Sirkuit Mugello pada 9-11 Juni 2023 menjadi pekan balap yang sangat dinanti-nanti oleh para rider tuan rumah. Italia sebagai negara tersukses dalam sejarah Grand Prix pun memiliki sederet pembalap yang bertalenta dan siap berebut kemenangan di kandang sendiri.
Italia sampai kini masih jadi negara dengan gelar dunia terbanyak, yakni 80 gelar dengan rincian 21 di GP500/MotoGP, 8 di GP350, 25 di GP250/Moto2, 24 di GP125/Moto3, dan 2 di GP50/GP80. Alhasil, meraih prestasi mentereng di rumah akan menjadi target khusus bagi para rider Negeri Pizza.
Saat ini ada 14 rider Italia yang berlaga di Grand Prix. Lima di antaranya adalah anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy, yakni Pecco Bagnaia, Marco Bezzecchi, Luca Marini, Franco Morbidelli, dan Celestino Vietti. Dua rider lagi merupakan eks anggota VR46, yakni Romano Fenati dan Dennis Foggia.
Tujuh rider yang tersisa sama sekali tak pernah bergabung di VR46 Riders Academy, meski Lorenzo dalla Porta pernah membela skuad VR46 Racing Team di Moto3. Adapun tiga rider murni non-VR46 yang tetap bisa berprestasi meski tanpa bantuan Rossi. Siapa saja sih mereka? Berikut ulasannya.
Tony Arbolino

Sejak memilih berkecimpung di dunia balap, Tony Arbolino selalu berjuang sendiri mencari jalan menuju kejuaraan dunia. Ia pun menjalani debutnya di Moto3 pada pada 2017 bersama Sic58 Squadra Corse. Sayangnya, kolaborasi ini hanya berjalan setahun, dan 'Tiger Tony' pindah ke Snipers Team pada 2018.
Arbolino pun mengalami kemajuan pesat. Pada 2019, ia mengakhiri musim di peringkat 4, bahkan jadi runner up pada 2020. Pada 2021, ia naik ke Moto2 bareng Intact GP, tapi berujung puasa podium. Usai pindah ke Elf Marc VDS Racing, ia kini meraih banyak podium dan kemenangan, bahkan sedang memimpin klasemen jelang balapan akhir pekan ini.
Fabio di Giannantonio

Usai jadi runner up Red Bull Rookies Cup pada 2015, Fabio di Giannantonio menjalani debut Moto3 sepenuhnya pada 2016 bareng Gresini Racing. Ia pun langsung tampil kompetitif. Dalam usia belia, ia meraih total 14 podium dan 2 kemenangan dalam kurun tiga musim, bahkan jadi runner up Moto3 2018.
Kariernya di Moto2 agak terseok-seok, tapi 'Diggia' kerap memberikan kejutan di papan atas. Tiga musim berlaga di kelas intermediate, ia mengoleksi 8 podium dan 1 kemenangan. Sayangnya, Giannantonio belum pernah naik podium sejak ke MotoGP pada 2022. Namun, ia menunjukkan progres positif dengan konsisten bertarung di posisi 10 besar musim ini.
Enea Bastianini

Bersama Andrea Locatelli, Enea Bastianini adalah rider Italia yang tak segan-segan menolak tawaran Rossi untuk bergabung ke VR46 Riders Academy. Usai menduduki peringkat 4 di Red Bull Rookies Cup 2023, 'Bestia' beralih ke Moto3 pada 2014 dan terus menjadi rider papan atas. Ia pun jadi runner up pada 2016.
Bastianini lalu naik ke Moto2 pada 2019, dan sukses jadi juara dunia pada 2020. Prestasi itu membuat Ducati tertarik menggaetnya untuk MotoGP 2021 dan meletakkannya di tim-tim satelit. Selama dua musim, ia meraup 8 podium dan 4 kemenangan, bahkan menduduki peringkat 3 pada 2022. Prestasi ini kemudian membuatnya 'naik pangkat' ke Ducati Lenovo Team musim ini.
Baca juga:
- Mengenal Tony Arbolino, Bintang Baru Italia yang Jadi Rebutan 3 Tim MotoGP
- RNF Pastikan Miguel Oliveira dan Raul Fernandez Balapan di MotoGP Italia
- Kagumi Alvaro Bautista-Ducati, Andrea Iannone Tertarik Balapan di WorldSBK 2024
- Franco Morbidelli: Pindah ke WorldSBK 2024? Belum Waktunya!
- Ikut-Ikutan Bagnaia-Bastianini, Davide Tardozzi Tambah Daftar Cedera MotoGP 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Pembalap SS600 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 11 April 2026, 14:32
-
Klasemen Pembalap AP250 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 11 April 2026, 13:50
LATEST UPDATE
-
Hasil Al-Okhdood Club vs Al-Nassr: Cristiano Ronaldo Buka Jalan, Tamu Tampil Dominan
Asia 12 April 2026, 03:17
-
Man of the Match Liverpool vs Fulham: Rio Ngumoha
Liga Inggris 12 April 2026, 02:24
-
Man of the Match Barcelona vs Espanyol: Lamine Yamal
Liga Spanyol 12 April 2026, 01:58
-
Hasil Barcelona vs Espanyol: Blaugrana Menang Telak di Derby Catalan
Liga Spanyol 12 April 2026, 01:52
-
Man of the Match Milan vs Udinese: Arthur Atta
Liga Italia 12 April 2026, 01:30
-
Hasil Liverpool vs Fulham: Sensasi Remaja 17 Tahun di Anfield
Liga Inggris 12 April 2026, 01:29
-
Hasil Milan vs Udinese: Eksperimen Allegri Gagal, Rossoneri Luluh Lantak
Liga Italia 12 April 2026, 01:21
-
La Liga Bantah Tuduhan Sensor Cedera Mbappe
Liga Spanyol 11 April 2026, 23:14
-
Nonton Live Streaming Liga Italia: Atalanta vs Juventus
Liga Italia 11 April 2026, 22:57
-
Prediksi Man Utd vs Leeds 14 April 2026
Liga Inggris 11 April 2026, 22:55
-
Prediksi Como vs Inter 13 April 2026
Liga Italia 11 April 2026, 22:42
-
Juventus vs Atalanta: Minus Vlahovic, Ini Prediksi Susunan Pemain Bianconeri
Liga Italia 11 April 2026, 22:19
-
Permintaan Klopp pada Madrid: Belikan Haaland!
Liga Spanyol 11 April 2026, 21:49
-
Man of the Match Arsenal vs Bournemouth: Alex Scott
Liga Inggris 11 April 2026, 21:34
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45




