5 Rekor Fantastis yang Bisa Dicapai Marc Marquez Bareng Gresini-Ducati di MotoGP 2024
Anindhya Danartikanya | 16 Januari 2024 09:30
Bola.net - Daftar rekor yang bisa diraih Marc Marquez bersama Gresini Racing di MotoGP pada 2024. Performa Marquez bersama motor Desmosedici GP23 tak pelak lagi merupakan salah satu hal yang bikin penasaran penghuni komunitas balap motor.
Bagaimana tidak? Usai 11 tahun membela Repsol Honda, Marquez akhirnya pindah tim dan ganti motor. Apalagi, ia hanya dikontrak setahun oleh Gresini tanpa ikatan dengan Ducati Corse. Tak hanya itu, ia mengendarai motor lama alih-alih spek pabrikan terbaru.
Dalam debutnya dengan Gresini dan Ducati dalam tes pascamusim Valencia pada November 2023, Marquez juga langsung mencatat waktu tercepat keempat. Melihat hasil ini saja, banyak pembalap yang yakin ia bakal mengacak-acak peta persaingan juara dunia tahun ini.
Marquez pun berpotensi meraih banyak rekor mentereng jika berhasil tampil oke bersama Desmosedici GP23 musim ini. Apa saja sih? Berikut ulasannya seperti yang dikutip dari situs resmi kejuaraan pada Senin (15/1/2024).
Juara Dunia dengan 2 Pabrikan Berbeda

Marquez bisa menjadi pembalap ketujuh dalam sejarah yang mampu meraih gelar dunia dengan dua pabrikan berbeda di kelas GP500/MotoGP, mengingat ia sudah pernah juara bareng Honda.
Jika berhasil, maka ia akan menyamai rekor Geoff Duke (Norton dan Gilera), Giacomo Agostini (MV Agusta dan Yamaha), Eddie Lawson (Yamaha dan Honda), Valentino Rossi (Honda dan Yamaha), dan Casey Stoner (Ducati dan Honda).
Juara Dunia Berstatus Pembalap Satelit Pertama

Marquez juga bisa menjadi pembalap keenam dalam sejarah yang mampu meraih gelar dunia dengan status pembalap satelit di kelas GP500/MotoGP, dan menjadi yang pertama di era MotoGP (digelar mulai 2002).
Jika berhasil, maka Marquez akan menyamai rekor Kenny Roberts sr (Yamaha USA), Marco Lucchinelli dan Franco Uncini (Roberto Gallina Suzuki), Eddie Lawson (Rothmans Honda), dan Valentino Rossi (Nastro Azzurro Honda).
Akhiri Puasa Gelar Terpanjang di Era MotoGP

Jika berhasil jadi juara dunia tahun ini, maka Marquez akan mengakhiri puasa gelar terpanjang yang pernah dialami oleh juara dunia di era MotoGP. Sebagai catatan, Marquez terakhir kali meraih gelar dunia pada 2019.
Valentino Rossi harus menunggu dua musim sebelum meraih gelar dunia kedelapan pada 2008. Jorge Lorenzo juga harus menanti tiga tahun sebelum meraih gelar dunianya yang ketiga pada 2015. Sementara itu, Casey Stoner harus menunggu empat tahun sebelum meraih gelar keduanya pada 2011.
9 Gelar Dunia

Jika berhasil jadi juara dunia musim ini, maka Marquez akan mengoleksi gelar dunianya yang kesembilan di ajang Grand Prix. Dengan begitu, ia akan menyamai rekor Valentino Rossi, Mike Hailwood, dan Carlo Ubbiali.
Untuk meraih prestasi ini, Marquez juga punya kesempatan di trek-trek yang belum pernah ia menangi, seperti Portimao, Red Bull Ring, Mandalika, Buddh, dan Sokol. Ia tercatat sudah pernah menang di 20 sirkuit berbeda, di belakang Mick Doohan (24), Rossi (23), dan Stoner (21).
Samai Rekor Kemenangan dan Podium pada Legenda

Selama berkarier di ajang Grand Prix sejak 2008, Marquez sudah mengantongi 85 kemenangan. Mengingat MotoGP 2024 terdiri dari 22 seri, maka Marquez bisa jadi menambah pundi-pundi kemenangannya dan menyamai rekor kemenangan para legenda MotoGP.
Lima kemenangan lagi akan membuat Marquez menyamai rekor kemenangan Angel Nieto (90) di ajang Grand Prix. Selain itu, sembilan kemenangan lagi akan membuat Marquez menyamai rekor kemenangan Giacomo Agostini di GP500/MotoGP (68).
Marquez juga sudah mengoleksi total 140 podium di ajang Grand Prix, yang 101 di antaranya ia raih di MotoGP. Ia butuh 12 trofi lagi untuk menyamai rekor Jorge Lorenzo (152). Selain itu, 11 podium lagi akan membuat Marquez menyamai koleksi trofi Dani Pedrosa di MotoGP (112).
Sumber: MotoGP
Baca juga:
- Dari Marc Marquez sampai Pedro Acosta, 9 Rider MotoGP 2024 Ini Pernah Lalui Didikan Aki Ajo!
- 'Pecco Bagnaia Dilarang Ngeluh Kalau Ducati Lenovo Team Gaet Marc Marquez'
- Marc Marquez Belum Mau Pilih-Pilih Tim untuk MotoGP 2025, Tapi Cari Opsi Terbaik
- Marc Marquez Soal Pindah ke Gresini: Ini Kemajuan, Saya Nggak Bisa Duduk Santai Tunggu Honda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











