5 Rider MotoGP 2023 Kembali ke Tim Lama, Bisakah Ulang Sukses Masa Lalu?
Anindhya Danartikanya | 17 Maret 2023 12:01
Bola.net - Pada musim kompetisi MotoGP 2023, terdapat delapan pembalap yang bakal membela tim atau pabrikan berbeda dari musim sebelumnya. Namun, lima rider di antaranya justru bakal mengusung bendera skuad yang sudah pernah mereka bela pada masa lalu.
Empat pembalap pernah meraih sukses besar bersama dengan skuad-skuad lama mereka, bahkan ada yang pernah menjadi juara dunia di kelas berbeda. Ekspektasi pun tentunya melambung tinggi, berkat harapan untuk bisa mengulang sukses pada masa lalu.
Namun, perlu diingat pula, bahwa situasi tim atau pabrikan bisa jadi sudah berubah setelah bertahun-tahun ditinggalkan sang rider. Hal ini pun menimbulkan perasaan deg-degan bagi para rider tersebut, dan bahkan bisa jadi beban tersendiri saat mengulang proses adaptasi.
Nah, siapa saja sih para pembalap MotoGP 2023 yang kembali ke naungan skuad lama mereka? Berikut ulasannya. Simak yuk, Bolaneters!
Jack Miller

Tim lama: Caretta Technology KTM (GP125 2011), Red Bull KTM Ajo (Moto3 2014)
Tim sekarang: Red Bull KTM Factory Racing
Jack Miller pertama kali mengendarai KTM di ajang Grand Prix saat jadi rider pengganti di Caretta Technology pada seri-seri terakhir GP125 2011. Namun, gebrakannya terjadi pada 2014, saat ia membela Red Bull KTM Ajo, yakni skuad junior utama KTM di Moto3. Kala itu, ia meraih 10 podium, 6 kemenangan, dan jadi runner up.
Setelah membela KTM Ajo, Miller langsung melompat ke MotoGP pada 2015. Ia sempat membela Honda selama tiga musim dan Ducati selama lima musim. Uniknya, kini ia justru kembali ke naungan KTM lewat tim pabrikan. Rider Australia ini bagai memutar waktu, karena baju balapnya cukup mirip dengan yang ia pakai pada 2014.
Joan Mir

Tim lama: Leopard Racing Honda (Moto3 2015 dan 2017)
Tim sekarang: Repsol Honda
Joan Mir pertama kali mengendarai Honda di ajang Grand Prix saat ia jadi rider pengganti di Leopard Racing pada Moto3 2015. Saat Mir menjalani debut penuh pada 2016, skuad itu beralih ke KTM. Namun, pada musim selanjutnya, Leopard kembali ke Honda, dan Mir langsung meraih gelar dunia dengan cara dominan.
Kala itu, Mir mengoleksi 13 podium, termasuk 10 kemenangan. Sejak naik ke MotoGP pada 2019, ia selalu membela Suzuki Ecstar. Uniknya, kini ia kembali ke Honda lewat Repsol Honda, setelah Suzuki memilih hengkang dari MotoGP. Alhasil, Mir memiliki beban tersendiri untuk mengulang prestasinya pada masa lalu.
Pol Espargaro

Tim lama: Red Bull KTM Factory Racing (MotoGP 2017-2020)
Tim sekarang: GASGAS Factory Racing Tech 3
Pol Espargaro sempat membela Red Bull Factory Racing pada 2017-2020. Ia meraih lima podium dan mengakhiri musim 2020 di peringkat kelima, yakni prestasi terbaik seorang rider KTM sampai saat ini. Namun, 'Polyccio' secara mengejutkan pindah ke Repsol Honda pada 2021-2022, tetapi ia justru terpuruk.
Kini, ia kembali ke naungan KTM, lewat GASGAS Factory Racing Tech 3. Meski GASGAS merupakan produsen motor berbeda, Espargaro akan mengendarai motor yang sama persis dengan KTM di MotoGP 2023. Uniknya lagi, ia juga pernah membela Tech Racing pada 2014-2016, saat tim itu masih bernama Monster Yamaha Tech 3.
Alex Rins

Tim lama: Estrella Galicia 0,0 Honda (Moto3 2014)
Tim sekarang: LCR Honda Castrol
Alex Rins pertama kali mengendarai Honda saat masih turun di Moto3 2014, tepatnya bersama skuad Estrella Galicia 0,0. Kala itu, ia tampil cukup garang, meraih 8 podium, termasuk 2 kemenangan. Ia juga mengakhiri musim di peringkat ketiga, di belakang sang tandem, Alex Marquez, serta rider KTM, Jack Miller.
Menjalani debut MotoGP pada 2017, Rins selama ini selalu membela Suzuki Ecstar. Namun, mengingat Suzuki hengkang dari MotoGP, Rins harus mencari tim baru untuk musim 2023. Pintu LCR Honda Castrol pun terbuka untuknya, dan ia diharapkan bisa tampil segarang saat masih membela Honda di Moto3 dulu.
Miguel Oliveira

Tim lama: Andalucia Banca Civica Aprilia (GP125 2011)
Tim sekarang: CryptoDATA Aprilia RNF
Miguel Oliveira menjalani debut Grand Prix di GP125 2011 bersama Aprilia lewat tim Andalucia Banca Civica. Ia menjalani 11 balapan pertama saja, dan harus absen pada sisa musim akibat gagal mendapatkan bantuan sponsor untuk tetap balapan. Beruntung, pada musim selanjutnya di Moto3, ia digaet tim kompetitif.
Sejak itu, rider Portugal ini membela banyak tim dan pabrikan berbeda, dari Suter-Honda, Mahindra, KTM, sampai Kalex. Namun, musim ini, ia kembali ke naungan Aprilia. Meski tak sukses di GP125 2011, kini kans Oliveira tampil baik lebih tinggi karena kini ia lebih berpengalaman dan motor Aprilia terbukti kompetitif.
Baca juga:
6 Kuda Hitam MotoGP 2023, Bisa Mendadak Acak-Acak Persaingan Juara Dunia
Jadwal Lengkap Formula 1 GP Arab Saudi di Sirkuit Jeddah, 17-20 Maret 2023
Ducati Soal Kans Kembalinya Andrea Iannone ke MotoGP: Bisa, Tapi Sulit
Musuh Tapi Kompak: Marc Marquez-Valentino Rossi Tunggu 30 Tahun Lagi untuk Baikan
Alex Marquez Sebut Ducati Lebih Jinak dari Honda, Kini Merasa Lebih Dihargai
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
