5 Rider MotoGP yang Juara dengan 2 Motor Berbeda, Akankah Marc Marquez Menyusul?
Anindhya Danartikanya | 5 Maret 2024 15:47
Bola.net - Daftar pembalap MotoGP yang pernah jadi juara dunia dengan dua motor atau pabrikan berbeda. Ajang balap motor terakbar di dunia ini akan memasuki musimnya yang ke-76 pada 2024. Namun, sepanjang sejarah kelas GP500/MotoGP, ternyata baru ada 29 pembalap yang pernah jadi juara.
Dari 29 rider ini, 17 di antaranya pernah meraih dua gelar atau lebih. Sementara itu, 12 sisanya hanya pernah meraih satu gelar. Yang teranyar tentunya Pecco Bagnaia, yang menjuarai MotoGP 2022 dan 2023 bersama Ducati.
Meski begitu, dari 17 pembalap yang mengoleksi dua gelar atau lebih ini, hanya ada lima rider yang pernah jadi juara dunia dengan dua pabrikan berbeda. Marc Marquez tentu digadang-gadang menyusul. Pasalnya, ia meninggalkan Repsol Honda demi membela Ducati lewat Gresini Racing pada 2024.
Nah, siapa saja sih para rider yang pernah juara bareng dua motor berbeda? Berikut ulasannya. Simak yuk, Bolaneters!
Giacomo Agostini

Total gelar: 8
MV Agusta: 7
Yamaha: 1
Giacomo Agostini mengawali kariernya di GP500 pada 1965 bersama MV Agusta. Setahun kemudian, ia pun menjadi juara dunia. Ia bahkan mempertahankan status juaranya bersama MV Agusta selama enam tahun berikutnya.
Usai sekadar mengakhiri musim 1973 di peringkat ketiga, 'Ago' kemudian memutuskan pindah ke Yamaha pada 1974. Ia lalu menjadi juara dunia lagi pada 1975. Ia pun jadi juara Yamaha pertama dalam sejarah kelas para raja.
Berkat prestasi ini, Agostini sampai sekarang dikenal sebagai ikon baik MV Agusta maupun Yamaha. Ia pun sampai saat ini masih kerap mengunjungi paddock MotoGP untuk memenuhi undangan dari kedua pabrikan.
Valentino Rossi

Total gelar: 7
Honda: 3
Yamaha: 4
Valentino Rossi menjalani debutnya di GP500 pada 2000, usai menjuarai GP125 2007 dan GP250 1999 bersama Aprilia. Ia tak langsung membela tim pabrikan Honda, justru diletakkan di tim satelit bernama Nastro Azzurro Honda. Bersama-sama, mereka jadi juara pada 2001.
Saat MotoGP pertama kali digulirkan pada 2002, barulah Rossi dipindahkan ke Repsol Honda, dan ia langsung menjadi juara dunia pada musim itu juga, serta mempertahankannya pada 2003.
Namun, Rossi memilih pindah ke Yamaha pada 2004. Sempat diremehkan, ia malah langsung jadi juara dunia, begitu juga pada 2005, 2008, dan 2009. Rossi pun kini menjadi ikon terbesar Yamaha dalam sejarah.
Geoff Duke
Total gelar: 4
Norton: 1
Gilera: 3
Geoff Duke yang juga enam kali memenangi Isle of Man TT, menjalani debut Grand Prix pada 1950 dan membela Norton di kelas GP500. Ia pun mengakhiri musim sebagai runner up. Namun, setahun kemudian ia menjadi juara dunia.
Pada 1952, Duke hanya menjalani empat balapan dan mengakhiri musim di peringkat ketujuh. Setahun setelahnya, ia memilih pindah ke Gilera, dan langsung meraih tiga gelar dunia beruntun.
Pada 1958, ia membela BMW pada empat balapan pertama, dan kemudian membela Norton lagi pada tiga balapan terakhir. Namun, ia 'hanya' duduk di peringkat ketiga dan tak pernah lagi meraih gelar dunia.
Eddie Lawson
Total gelar: 4
Yamaha: 3
Honda: 1
Setelah menjuarai AMA Superbike pada 1981 dan 1982, Lawson menerima tawaran Yamaha untuk menjalani debut di GP500 pada 1983. Sebagai debutan, ia mengakhiri musim di peringkat keempat. Setahun kemudian, ia pun jadi juara dunia.
Lawson kemudian menjuarai musim 1986 dan 1988, juga bersama Yamaha. Namun, pada akhir 1988, Lawson secara mengejutkan mengumumkan kepindahannya ke Honda, rival bebuyutan Yamaha, pada musim 1989. Uniknya, ia juga bertandem dengan rival bebuyutannya sendiri, Wayne Gardner.
Namun, Gardner yang merupakan juara dunia 1987, jatuh di Laguna Seca dan patah kaki. Ini memuluskan jalan Lawson jadi juara dunia. Lawson pun tercatat sebagai rider pertama yang mampu meraih dua gelar beruntun dengan dua pabrikan berbeda. Rekor ini kemudian disamai oleh Valentino Rossi pada 2003 dan 2004.
Casey Stoner

Total gelar: 2
Ducati: 1
Honda: 1
Casey Stoner menjalani debutnya di MotoGP pada 2006 bersama LCR Honda. Namun, ia menerima tawaran untuk membela Ducati pada 2007. Ajaibnya, ia langsung tampil dominan dan merebut gelar dunia.
Sayangnya, Stoner tak bisa mempertahankan gelar ini pada tiga tahun beruntun setelahnya. Ia kemudian memilih hengkang ke Repsol Honda pada 2011. Ia pun langsung jadi juara dunia.
Namun, pada 2012, Stoner memutuskan pensiun pada akhir musim dalam usia 27 tahun. Setelah gantung helm, pria Australia ini menjabat sebagai test rider Honda pada 2013-2015 dan Ducati pada 2016-2018.
Baca juga:
Daftar Rookie Pemenang di MotoGP, Akankah Pedro Acosta Masuk Klub Elite Ini?
Gandeng Marquez Bersaudara, Gresini Racing Umumkan Tanggal Peluncuran Skuad MotoGP 2024
Daftar Juara Dunia MotoGP: Rekor Giacomo Agostini Belum Terkalahkan
Enea Bastianini Soal Kritik dari Jorge Martin: Saya Jawab di Trek Saja
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




