5 Rider yang Juarai MotoGP dengan Tim Satelit, Akankah Fabio Quartararo Menyusul?
Anindhya Danartikanya | 5 Agustus 2020 11:25
Bola.net - Kemenangan yang diraih Fabio Quartararo di MotoGP Spanyol dan Andalusia yang sama-sama digelar di Sirkuit Jerez pada 19 dan 26 Juli 2020 lalu, membuat pembalap Petronas Yamaha SRT itu memimpin klasemen sementara pembalap dengan 50 poin.
Dengan 14 seri tersisa musim ini, Quartararo pun diyakini bisa tampil konsisten di papan atas dan meraih gelar dunia. Jika berhasil, maka ia akan menjadi pembalap tim satelit pertama yang sukses meraih gelar dunia di era MotoGP yang bergulir sejak 2002.
Perlu diketahui, meski membela Petronas Yamaha SRT yang berstatus tim satelit, mulai musim ini Quartararo mendapatkan motor YZR-M1 spek pabrikan yang sama persis dengan milik duet Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi.
Meski begitu, El Diablo takkan jadi rider tim satelit pertama yang meraih gelar di kelas tertinggi (GP500/MotoGP), melainkan ia akan menjadi yang keenam. Ya, menurut Motor Sport Magazine, ada lima rider tim non-pabrikan yang tercatat pernah jadi juara di kelas ini.
Siapa saja sih mereka? Apakah Quartararo bisa mengikuti jejak mereka? Simak ulasannya berikut ini ya, Bolaneters.
Kenny Roberts sr

Kenny Roberts sr merupakan pembalap non-pabrikan pertama yang mampu meraih gelar dunia kelas tertinggi, yang pada 1978 masih merupakan GP500. Rider Amerika Serikat ini tiba di Eropa untuk membela Yamaha dan menggulingkan dominasi Barry Sheene dan Suzuki.
King Kenny tak mendapatkan kontrak dari Yamaha pabrikan, melainkan dari Yamaha USA, yang memberinya motor spek pabrikan OW35 500. Kala itu, tim pabrikan Yamaha diisi oleh Johnny Cecotto dan Takazumi Katayama. Meski begitu, Roberts langsung sukses merebut gelar dunia.
Marco Lucchinelli

Marco Lucchinelli telah membela Suzuki di GP500 sejak 1976, dan pada 1981, ia membela tim satelit yang dipimpin oleh Roberto Gallina dan ia mengendarai XR35 spek pabrikan, sementara tim pabrikan kala itu diisi oleh Randy Mamola dan Graeme Crosby. Meski begitu, Lucchinelli sukses merebut gelar dunia.
Franco Uncini

Usai Lucchinelli memutuskan pindah ke Honda, Franco Uncini pun mengambil alih tempatnya di tim satelit Suzuki, yang juga masih dipimpin oleh Gallina pada 1982. Sama seperti Lucchinelli, Uncini juga mengendarai XR35 spek pabrikan, dan ia sukses meraih gelar dunia pada tahun yang sama.
Eddie Lawson

Usai sukses merebut gelar dunia GP500 1984, 1986, dan 1988 bersama Marlboro Yamaha Team Agostini, Eddie Lawson mendadak pindah ke Rothmans Honda yang berstatus tim non-pabrikan pada 1989. Ia pindah usai menganggap Yamaha ogah-ogahan mengatasi masalah karburator YZR500 dan ingin bekerja dengan Erv Kanemoto di Honda.
Meski begitu, Lawson tak mendapatkan kontrak langsung dari Honda Racing Corporation (HRC), mengingat tim Kanemoto berstatus tim satelit dan tim pabrikan Honda kala itu telah diisi oleh duet Australia, Wayne Gardner dan Mick Doohan. Meski begitu, Lawson sukses meraih gelar dunia.
Valentino Rossi

Valentino Rossi diketahui naik ke kelas GP500 pada 2000 usai menjuarai GP125 1997 dan GP250 1999. Ia mendapatkan kontrak dari HRC, namun tak menurunkannya langsung di tim pabrikan Repsol Honda. Ia justru membela tim satelit Nastro Azzurro Honda, yang bermarkas di Italia dan didukung oleh Honda Europe. Repsol Honda kala itu menaungi Alex Criville dan Tohru Ukawa.
Meski membela tim satelit, Rossi mendapatkan dukungan teknis mumpuni dari HRC. Timnya juga diawasi langsung oleh Mick Doohan, dan ia mendapatkan seluruh eks kru Doohan yang meraih gelar dunia GP500 1994-1998. Usai menjadi runner up pada tahun pertama, Rossi pun juara dengan tim yang sama pada 2001. Pada 2002, barulah ia bergabung dengan Repsol Honda.
Video: MotoGP 2020 Takkan Mampir Negara Non-Eropa
Baca Juga:
6 Catatan Unik Valentino Rossi Jelang MotoGP Ceko, Kejar Podium Ke-200
Alex Marquez Kian Semangat Pelajari MotoGP Jelang Balapan di Brno
Fabio Quartararo 'Hanya' Bidik Podium di MotoGP Ceko
Marc Marquez Resmi Absen Lagi, Digantikan Stefan Bradl di MotoGP Ceko
Jadwal Siaran Langsung: Formula 1 GP Silverstone, Inggris 2020 Kedua
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
LATEST UPDATE
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

