Acosta Ingin Tiru 90% Kekuatan Marquez, Sisanya Tiru Stoner-Schwantz
Anindhya Danartikanya | 13 Juli 2021 14:05
Bola.net - Pembalap Red Bull KTM Ajo Moto3, Pedro Acosta, tak pelak lagi kini tengah jadi pusat perhatian di paddock MotoGP berkat performanya yang langsung meledak-ledak dalam musim debutnya. Ia pun kini digadang-gadang akan menjadi 'Marc Marquez Baru', bahkan sudah mulai diperhatikan oleh tim-tim kelas para raja.
Bagaimana tidak, juara Red Bull Rookies Cup 2020 ini meraih lima podium pada sembilan seri perdana Moto3 2021, yang empat di antaranya merupakan kemenangan. Ia pun memimpin klasemen dengan 158 poin, unggul 48 poin dari Sergio Garcia (Aspar Team). Alhasil, ia pun digadang-gadang sebagai kandidat juara dunia terkuat.
Acosta kabarnya sudah teken kontrak dengan KTM Ajo untuk naik ke Moto2 tahun depan. Ia juga diproyeksikan turun di MotoGP pada 2023 atau 2024 mendatang. Kepada MCN, rider 17 tahun ini mengaku ogah disama-samakan dengan Marquez, namun tak memungkiri dirinya sudah mempelajari rider Repsol Honda itu sejak lama.
Pelajari Marquez Bantu Kembangkan Gaya Balap

"DiaMarc dan saya Pedro. Kami berbeda. Tapi saya sangat ingin memetik semua pelajaran dari Marc, karena saat menang, ia sungguh superior, sangat berbeda dari rider lainnya. Anda bisa lihat, sejak ia masih di GP125, caranya berkendara sangat berbeda dari lainnya," ujar Acosta seperti yang dikutip Diario AS, Senin (12/7/2021).
"Mempelajari Marc membantu saya mengembangkan gaya balap. Jadi, saya ingin mendapatkan 90% dari apa yang dimiliki Marc, sementara 10% dari Casey Stoner atau Kevin Schwantz. Kevin adalah idola ayah saya, dan saya melihat banyak balapan Kevin dengan ayah, bahkan berulang-ulang. Saat kecil, saya selalu pakai nomor 34," lanjutnya.
Kini, seperti pembalap Grand Prix lainnya, Acosta tengah menjalani rehat musim panas selama lima pekan. Ia pun sudah tak sabar menanti dimulainya paruh kedua musim ini. Namun, uniknya ia masih belum mau pusing memikirkan peluang juara, karena gelar bukanlah targetnya sejak awal musim.
Yang Penting Senang-Senang Dulu
Rider yang juga menempati peringkat ketiga di FIM Moto3 Junior World Championship 2020 ini menyatakan ia masih ingin fokus menjalani seri demi seri dan mengumpulkan poin. "Saya tak punya target ini saat memulai musim. Namun, apa yang datang kepada saya, selalu saya sambut dengan baik," tuturnya.
"Jika kami terus bekerja keras seperti sekarang, terus bersenang-senang di atas motor, mungkin akhir musim nanti saya bisa merebut gelar. Tapi saya ingin fokus pada masa sekarang, balapan demi balapan. Jika tidak, ada risiko yang lain akan mengejar," pungkasnya.
Acosta akan kembali turun lintasan dalam Moto3 Styria dan Austria yang akan digelar di Sirkuit Red Bull Ring masing-masing pada 6-8 dan 13-15 Agustus mendatang. Sebagai catatan, trek ini merupakan kandang KTM dan juga Red Bull, hingga Acosta diharapkan bisa merebut kemenangan lagi.
Sumber: MCN, Diario AS
Video: Angka Covid-19 Meningkat, Australia Batalkan MotoGP dan Formula 1
Baca Juga:
Honda Tegas Tidak 'Halu' Soal Performa Jeblok di MotoGP 2021
Honda: Marc Marquez Balapan Pakai '1,5 Lengan', Tetap Tampil Kuat
Jadwal Pekan Balap Formula 1 GP Silverstone, Inggris 2021
Bintang F1 Lando Norris Dirampok Usai Nonton Final Euro 2020 di Wembley
Bastianini Girang Kembali ke Gresini, di Giannantonio Siap Debut di MotoGP 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
