Akui Dikontak Ducati, Furusawa Tolak Kembali ke MotoGP
Editor Bolanet | 10 Agustus 2012 11:00
- Masao Furusawa, yang berhasil menciptakan transformasi teknis Yamaha MotoGP pada era Valentino Rossi, mengaku dirinya dimintai pertolongan oleh Ducati. Furusawa mengambil alih proyek balap Yamaha yang 'kacau' pada tahun 2003, di mana hanya berhasil meraih satu podium.
Sejak tahun 2004, Furusawa merayakan empat gelar dunia bersama Rossi dan satu gelar bersama Jorge Lorenzo tahun 2010. Pada tahun yang sama, ia memutuskan pensiun, tepat setelah Rossi hengkang ke Ducati.
Kontak yang dilakukan Ducati terhadap Furusawa diisukan sebagai upaya agar Rossi bertahan musim depan. Sembilan kali juara dunia tersebut memang mengaku tak nyaman karena motornya yang tidak kunjung kompetitif. Ia pun dirumorkan akan kembali ke tim Garpu Tala.
Wartawan asal Jepang, Akira Nishimura mewawancarai Furusawa mengenai kunjungan 'rahasia'-nya ke pabrikan Ducati di Italia. Melalui akun Twitternya (@akiranishimura), Nishimura menulis, Furusawa mengaku bahwa kunjungannya ke Italia adalah undangan dari Ducati. Ia diminta untuk memberi bantuan.
Dalam tweet selanjutnya, Nishimura menjelaskan bahwa General Manager Ducati Corse, Filippo Preziosi berkata kepada Furusawa, Saya hanya ingin membuat motor-rmotor kami lebih baik. Tak masalah jika saya kehilangan jabatan. Dalam percakapan tersebut, Furusawa berdalih bahwa Preziosi memiliki semangat seorang samurai.
Saya lebih memilih hidup tenang. Itulah sebabnya saya pindah dari Iwata (markas Yamaha di Jepang) ke Kyoto, ujar Furusawa kepada Nishimura, menegaskan bahwa dirinya tak berniat kembali ke MotoGP. (cn/kny)
Sejak tahun 2004, Furusawa merayakan empat gelar dunia bersama Rossi dan satu gelar bersama Jorge Lorenzo tahun 2010. Pada tahun yang sama, ia memutuskan pensiun, tepat setelah Rossi hengkang ke Ducati.
Kontak yang dilakukan Ducati terhadap Furusawa diisukan sebagai upaya agar Rossi bertahan musim depan. Sembilan kali juara dunia tersebut memang mengaku tak nyaman karena motornya yang tidak kunjung kompetitif. Ia pun dirumorkan akan kembali ke tim Garpu Tala.
Wartawan asal Jepang, Akira Nishimura mewawancarai Furusawa mengenai kunjungan 'rahasia'-nya ke pabrikan Ducati di Italia. Melalui akun Twitternya (@akiranishimura), Nishimura menulis, Furusawa mengaku bahwa kunjungannya ke Italia adalah undangan dari Ducati. Ia diminta untuk memberi bantuan.
Dalam tweet selanjutnya, Nishimura menjelaskan bahwa General Manager Ducati Corse, Filippo Preziosi berkata kepada Furusawa, Saya hanya ingin membuat motor-rmotor kami lebih baik. Tak masalah jika saya kehilangan jabatan. Dalam percakapan tersebut, Furusawa berdalih bahwa Preziosi memiliki semangat seorang samurai.
Saya lebih memilih hidup tenang. Itulah sebabnya saya pindah dari Iwata (markas Yamaha di Jepang) ke Kyoto, ujar Furusawa kepada Nishimura, menegaskan bahwa dirinya tak berniat kembali ke MotoGP. (cn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi Tegas Tak Mau Tes Motor MotoGP: Saya Nggak Kangen!
Otomotif 13 Maret 2026, 10:52
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Uruguay vs Cape Verde: Kevin Pina
Piala Dunia 22 Juni 2026, 07:20
-
Man of the Match Belgia vs Iran: Alireza Beiranvand
Piala Dunia 22 Juni 2026, 04:36
-
Hasil Belgia vs Iran: Setan Merah Gagal Jinakkan Cheetah Persia
Piala Dunia 22 Juni 2026, 04:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28

















