Alat Bantu Pernapasan Buatan Mercedes Formula 1 Siap Diproduksi Secara Massal
Anindhya Danartikanya | 6 April 2020 11:50
Bola.net - Alat bantu pernapasan yang dikembangkan oleh tim Formula 1, Mercedes AMG Petronas, dengan bantuan Rumah Sakit University College London (UCL), telah mendapatkan persetujuan dari pemerintahan Inggris untuk diproduksi secara massal. Hal ini dilansir oleh Crash.net.
Selama dua pekan terakhir, para insinyur F1 Mercedes bekerja sama dengan para ahli medis yang ada di RS UCL untuk menciptakan alat bantu pernapasan yang tak terlalu rumit, demi melawan pandemi virus corona (Covid-19).
Pada Selasa (31/3/2020) lalu, insinyur Mercedes dan ahli medis RS UCL dikabarkan berhasil menciptakan alat tersebut, yang nantinya bisa menyalurkan oksigen ke paru-paru tanpa membutuhkan ventilator. Alat ini pun disebut 'Continuous Positive Airway Pressure' (CPAP).
Produksi 1000 Unit per Hari
CPAP akan didistribusikan ke berbagai rumah sakit, dan telah dipakai di China dan Italia. Alat ini juga akan digunakan para pasien yang tak harus segera dirawat di ICU, demi melonggarkan fasilitas tersebut untuk para pasien yang kondisinya lebih kritis.
Dalam proses pertama, Mercedes akan memproduksi 10.000 unit CPAP. Per harinya, tim yang bermarkas di Brackley, Inggris ini bisa memproduksi 1000 unit di fasilitas High Performance Powertrain milik mereka yang ada di Brixworth.
"Tim telah bekerja mengejar waktu untuk menciptakan alat ini kurang dari 100 jam. Alat tersebut kini telah mendapatkan persetujuan regulasi dan pemerintah Inggris telah memberikan pemesanan pertama sebanyak 100 unit," demikian bunyi pernyataan UCL.
Video: Marc Marquez Dikalahkan Sang Adik di MotoGP Virtual Race
Baca Juga:
Jack Miller, Satu-satunya Rider MotoGP yang Bisa Latihan Motor di Tengah Pandemi Covid-19
Charles Leclerc Menangi Seri Kedua Formula 1 Virtual Race
Jorge Lorenzo: Jangan Harap Saya Bisa Garang di Catalunya
Seri Kedua MotoGP Virtual Race Pakai Sirkuit Red Bull Ring
'Pensiun dari MotoGP? Valentino Rossi Tak Suka Bersantai'
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-10 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:45
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51







