Alberto Puig: Honda Salah Kalau Nekat Gaet Pedro Acosta, Mending Gandeng Luca Marini
Anindhya Danartikanya | 29 Desember 2023 12:54
Bola.net - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, mengaku pihaknya tak pernah mempertimbangkan menggaet rider muda dari Moto2 seperti Pedro Acosta dan Fermin Aldeguer untuk jadi pengganti Marc Marquez di MotoGP 2024. Menurutnya, jika Honda melakukannya, maka akan jadi kesalahan besar.
Marquez memang mengambil keputusan sensasional dengan meninggalkan Repsol Honda usai 11 tahun, demi membela Ducati lewat Gresini Racing. Honda pun sempat pusing mencari penggantinya, dan ada banyak macam gosip yang beredar soal pembalap mana yang akan mereka gandeng.
Meski begitu, semua gosip akhirnya pudar sekalinya Repsol Honda menjatuhkan pilihan kepada Luca Marini, yang diakui Puig lebih dulu bergerak mendekati Honda. Puig membeberkan alasan mengapa skuadnya akhirnya menerima rider yang sebelumnya membela Ducati lewat VR46 Racing Team itu.
Sudah Amati Luca Marini Sejak di Moto2

"Pertama, tak ada banyak opsi. Kedua, kami telah menganalisis kariernya di Moto2 dan MotoGP. Ia rider yang konsisten, analitis, muda... Jelas kami akan dapat masukan-masukan baik darinya, karena ia datang dari motor pemenang dan bisa memberi kami banyak informasi," ujar Puig via Marca, Jumat (22/12/2023).
Sebelum Marini dipilih, ada nama-nama lain yang sempat digosipkan saling lirik dengan Repsol Honda. Mereka adalah Fabio di Giannantonio dan Iker Lecuona, serta dua rider Moto2, Pedro Acosta dan Fermin Aldeguer. Acosta sendiri tak dimungkiri punya prospek cerah karena merupakan dua kali juara dunia.
Namun, Puig mengaku bahwa menggaet rider muda dari Moto2 yang tak punya pengalaman di atas motor MotoGP sangatlah berisiko bagi Honda. Pasalnya, Honda sedang terpuruk, dan mereka justru butuh pembalap yang sudah berpengalaman. Dengan begitu, mereka bisa berbagi informasi dari pabrikan lamanya.
Butuh Rider yang Sudah Kenal Motor MotoGP

"Saya tak pernah mempertimbangkan menggaet rider non-MotoGP untuk musim depan, karena Acosta dan Aldeguer tak punya pengalaman dengan motor MotoGP. Jika kami menggaet mereka, mereka takkan memberi kami data, justru mereka yang akan dapat data dari kami, dan kami tidak butuh itu," tutur Puig.
"Kami butuh orang yang sudah kenal motor MotoGP, tahu cara mengendalikan motor-motor ini, demi dapat sesuatu dari mereka. Itulah prioritas kami: rider berpengalaman di MotoGP. Apakah ada rider Moto2 yang sangat cepat? Kami tahu, tapi bakal jadi kesalahan menggaet rider yang baru naik kelas," tutupnya.
Acosta sendiri naik ke MotoGP pada 2024, tetapi membela GASGAS Factory Racing Tech 3 yang merupakan tim satelit KTM. Sementara itu, Aldeguer akhirnya bertahan di Moto2 bersama Speed Up Racing, meski sebelumnya juga dikabarkan sempat melakukan negosiasi serius dengan VR46 Racing Team.
Sumber: Marca
Baca juga:
- Daftar Pembalap Motor dengan Gelar Dunia Grand Prix Terbanyak, Favoritmu Punya Berapa?
- Ditunggu-tunggu Samai Rekor Valentino Rossi, Marc Marquez Tak Ambisius: Ini Sebuah Kehormatan
- Alberto Puig Sebut Reuni Honda dan Marc Marquez Takkan Jadi Prioritas
- CEO Ducati: Andai Bisa, Kami Juga Ingin Gelar 2023 untuk Jorge Martin
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






