Aleix Espargaro Akui Nyaris Bela Tim Pabrikan Ducati di MotoGP 2015
Anindhya Danartikanya | 15 April 2020 14:45
Bola.net - Pebalap Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro, mengaku dirinya sempat nyaris membela tim pabrikan Ducati di MotoGP 2015 usai berjabat tangan dan meraih kesepakatan verbal dengan General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna. Hal ini ia nyatakan dalam MotoGP Podcast versi Spanyol yang dikutip oleh MotoGP.com.
Espargaro sejatinya bukan sosok asing bagi Dall'Igna. Saat Dall'Igna masih menjabat sebagai Direktur Teknis Aprilia Racing, Espargaro sukses dua kali beruntun menjuarai kategori CRT di MotoGP pada 2012 dan 2013, bersama Aspar Team, yang kala itu menggunakan motor Aprilia CRT (ART).
Pada 2014, Espargaro pindah ke Forward Racing, mengendarai motor Open Yamaha yang jauh lebih kompetitif, meraih satu podium dan duduk di peringkat 7 pada klasemen akhir. Prestasi dan performa kuat Espargaro inilah yang membuatnya dilirik Ducati dan Suzuki.
Espargaro pun melakukan pertemuan dengan Dall'Igna pada akhir 2014, yang kala itu menjalani tahun keduanya sebagai General Manager Ducati Corse. Rider Spanyol ini hendak ditandemkan dengan Andrea Iannone di Ducati Team pada 2015, namun batal usai Andrea Dovizioso memilih bertahan.
Batal ke Ducati Gara-Gara Andrea Dovizioso
"Awal karier saya sangat tak terstruktur dan saat saya datang ke MotoGP, saya selalu membuktikan bahwa saya rider pekerja keras. Saat bersama Forward Racing, saya mengakhiri musim di peringkat 6 (7) dengan motor Open, dan lalu tanda tangan dengan Suzuki," kisah Espargaro.
"Tapi sejatinya saya sudah jabat tangan dengan Gigi tiga pekan sebelumnya, demi membela Ducati. Kala itu pada praktiknya semua sudah beres, tapi kemudian Dovi memutuskan bertahan. Jadi, saya akhirnya ke Suzuki," lanjut rider berusia 30 tahun ini.
Espargaro pun mengaku bangga sempat dapat tawaran dari dua pabrikan terbesar di MotoGP. Bersama Suzuki, ia pun menjalani tahun pertama yang cukup baik, selalu konsisten bertarung di papan atas dan meraih satu pole, meski gagal meraih podium.
Sayangkan Musim yang Ditunda
"Pada tahun kedua ada perubahan ban dari Bridgestone ke Michelin, dan ini sangat merugikan. Ini bukan alasan, saya memang tak bisa kompetitif. Maverick (Vinales) menang, dan ia jauh lebih kompetitif. Itu bukan tahun yang buruk karena saya sering masuk 5-6 besar, tapi saya memang tak bisa menyamai level Maverick," tuturnya.
Pada akhir 2016, Espargaro pun mengalami cekcok dengan para bos Suzuki, yang menurutnya telah melakukan tindakan tak bijak karena mendadak menggaet Andrea Iannone sebagai penggantinya tanpa bicara dengannya lebih dahulu. Pada 2017, ia pun akhirnya menerima tawaran untuk membela Aprilia.
"Di Aprilia, saya merasa bekerja dengan baik. Pabrikan lain tahu soal ini. Sayangnya musim ini harus tertunda, padahal motor kami kompetitif, dan saya yakin bisa membuktikan banyak hal dan tak ada yang tahu bagaimana jalannya 2021. Tapi saya tak punya pilihan selain main Zwift dan menghabiskan waktu dengan anak-anak saya," tutupnya.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
Jorge Lorenzo: Saya Bisa Juara Dunia Lagi, Tapi Saya Ogah!
Maverick Vinales, Rider MotoGP yang Pernah Jadi 'Anak Buah' Paris Hilton
MotoGP Tolak Gelar Dua Balapan per Seri Seperti WorldSBK
Ducati Usul Satu Motor per Pebalap, Tolak MotoGP Pakai Format WorldSBK
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



