Alex Briggs Sedih Batal Pensiun Bareng Valentino Rossi
Anindhya Danartikanya | 10 Desember 2020 10:27
Bola.net - Mekanik setia Valentino Rossi, Alex Briggs, mengaku sedih batal pensiun dari MotoGP bersamaan dengan The Doctor. Dalam wawancaranya dengan The Race pada Rabu (9/12/2020), Briggs pun menyatakan bahwa tadinya rencana ini sudah ia godok bersama Rossi dan mekanik-mekanik lainnya sejak lama.
Briggs diketahui telah menjadi mekanik Rossi sejak debut rider Italia itu di GP500 2000. Sejak itu, Briggs pun selalu jadi bagian dari tradisi Rossi yang memboyong seluruh krunya tiap pindah tim. Tapi tradisi ini harus terhenti pada 2021 karena Rossi hanya diizinkan membawa crew chief, teknisi data, dan pelatih balap ke Petronas Yamaha SRT.
Dua mekanik Rossi lainnya, yakni Bernard Ansiau dan Mark Elder, tampaknya akan bertahan di Monster Energy Yamaha untuk bekerja dengan Fabio Quartararo. Namun, Briggs dan Brent Stephens harus pensiun dan masing-masing kembali ke Australia dan Selandia Baru, walau tak menutup kans kembali bekerja di MotoGP pada 2022.
Rossi Sempat Getol Pertahankan Krunya

"Ketika lihat ke belakang, saya senang berpikir bahwa saat Vale pensiun, maka itu waktu yang sangat tepat bagi saya pensiun juga. Nyatanya, ini tak terwujud," kisah Briggs, yang juga eks mekanik Daryl Beattie dan lima kali juara dunia GP500, Mick Doohan, sebelum menjadi mekanik Rossi di Nastro Azzurro Honda.
"Kami melakukan beberapa rapat di Jerez (pada Juli lalu), dalam motorhome Vale, soal apa yang akan terjadi. Vale coba mempertahankan kami sebagai satu tim, tapi ternyata tak bisa. Saya pun bilang padanya, jika tak bisa bekerja dengannya, maka saya akan pensiun saja, dan batasan itu sangatlah istimewa," tutur Briggs.
Briggs juga menyatakan bahwa negosiasi Rossi, beserta sang asisten pribadi, Alessio 'Uccio' Salucci, dengan Yamaha untuk mempertahankan semua mekanik berjalan sangat serius. Namun, akhirnya Petronas Yamaha SRT menolak. Rossi pun hanya boleh membawa David Munoz, Matteo Flamigni, dan Idalio Gavira.
Ingin Bagi Pengalaman dengan Rider atau Mekanik Muda
"Awalnya, kami melakukan beberapa rapat dan Vale membicarakan apa yang terjadi, dan kemudian membahas adanya kemungkinan bahwa sesuatu bisa berubah, berkat usaha Uccio. Ia melakukan negosiasi, tapi pada akhirnya keinginan kami semua tak bisa terwujud," ungkap Briggs.
Briggs pun menyatakan, ia bisa saja kembali ke MotoGP suatu saat nanti, namun tak mau sekadar jadi mekanik biasa. Ia ingin menjadi pembimbing orang-orang muda di paddock. "Jika saya dapat tawaran yang sangat baik dari orang lain, mungkin saya akan pertimbangkan bertahan. Tapi 'tawaran yang baik' itu seperti apa?" tuturnya.
"Yang jelas, ini bukan soal uang, melainkan soal situasi, apa saya bisa memanfaatkan pengalaman saya? Jika hanya jadi mekanik dan tak memakai pengetahuan apa pun, maka itu takkan cukup bagi saya untuk bertahan. Ada pengalaman yang juga ingin saya nikmati untuk diberikan kepada para rider atau mekanik muda," pungkas Briggs.
Sumber: The Race
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
Corak Motor Ducati Milik Luca Marini Dipamerkan Lewat X-Factor
Pemerintah Ogah Biayai Aspal Baru, Ceko Resmi Mundur dari MotoGP 2021
Klasemen Sementara Formula 1 2020 Usai Seri Sakhir, Bahrain
Hasil Balap F1 GP Sakhir: Ban George Russell Rusak, Sergio Perez Menang
Marc Marquez Tegas Tekad Rebut Gelar MotoGP dari Joan Mir
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


